Our president, leader of the Republic of Indonesia, watches the poor eat their meal.
He does the watching from a lavish setting, his own plate stacked with expensive food.
Poverty as an evening's entertainment.
Katakanlah asumsi Prabs disabotase asing itu benar, lalu yg udah dia lakukan apaan?
Udah bijak ngatur sektor fiskalnya? Naruh orang yg kompeten gak di jajaran kabinetnya? Ngapain malah merapat jd "bestie" Israel?
Dia sendiri juga gak bisa menjaga public trust.
Gua tetap menolak untuk bisa mengerti dan paham kenapa bisa ada kelompok masyarakat terdidik, punya akses informasi, yang milih doi. Kok bisa?
Kurang terang apa kegelapannya?
By the way, opini Yth. @zalkad ini mustinya relevan juga untuk 'relawan' sama pegawai inti kubangan lumpur (espepege).
Sebuah peringatan dari rakyat ke rakyat itu sejatinya bentuk kasih sayang. Tapi, ya, kami tahu persis, di antara kita semua selalu ada orang-orang yang ngeyel.
info aja nih beredar video
ada bobon santoso dan prabowo
lagi nonton video pemberian makan
warga di wilayah NTT nihh
tapi salfok sama meja mereka
makan mewah + di tempat mewah
tapi nontonin orang yang untuk makan
pun harus berjuang tiap hari
miris gk sih??
JUST IN: Ada ribut-ribut dan polemik di unggahan instagram resmi bege'en. Bege'en tiba-tiba melakukan penyangkalan perihal narasi penghentian sementara aliran dana untuk program embege.
Di sisi lain, di kolom komentar ramai protes bahwa hingga malam ini, dana dari bege'en ke tiap kubangan lumpur belum kunjung cair.
Gimana nasib kubangan-kubangan lumpur (SPPG) di daerahmu? Apakah ada info perihal belum menerima dana dari pusat?
Mari ikuti dan simak polemik ini hingga malam Senin.
Cancel culture itu memang blm bisa diterapkan di Indo ya? Politisi problematik dihina2 di sosmed, tp ketika ketemu masih dipuja2, sampai minta salaman. Benar2 seperti ga ada apa2 yang terjadi dan dia lakukan utk negara ini. 🙃
ha-ha jadi gatel pengen kasih liat ini 😅
alokasi anggaran untuk program "makanan bergizi" di berbagai negara umumnya cuma sekitar 1% dari APBN.
sedangkan kita 🇮🇩 duit 300 T yg jadi t** itu menguras hampir 10% dari APBN.
Media ekonomi terbesar di Singapura, The Straits Times, baru aja bikin headline:
“Sell Indonesia.”
Jujur aja, itu headline yang bikin gw merinding. Karena biasanya investor gak teriak. Mereka cuma diam-diam jual.
TAPI SEKARANG MEREKA MULAI NGOMONG TERANG TERANGAN
Oalah.. ternyata harga untuk mengkhianati Palestina cuma senilai diskon receh 2,5%?
Rela gabung Board of Peace, buang prinsip UUD 45, eh dapatnya cuma potongan tarif kelas makelar.
“negara lainnya dikenakan tarif lebih tinggi, yakni 12,5 persen.”