Indonesia Gelap
Indonesia Hancur
Indonesia Cemas
*Ada yang lebih membunuh dibandingkan gula dan rokok.
Yaitu negara yang gagal melindungi rakyatnya bersuara😔😔
Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, mengaku mengalami teror usai menyuarakan kasus kematian siswa SD berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Berdasarkan laporan media nasional seperti Tempo dan Media Indonesia, Tiyo menerima pesan ancaman penculikan dari nomor tak dikenal. Ia juga mengaku mengalami penguntitan serta pemotretan oleh dua pria tak dikenal pada 9–11 Februari 2026.
Peristiwa ini terjadi setelah BEM UGM mengirim surat kepada UNICEF, mendesak penguatan perlindungan anak serta jaminan anggaran pendidikan agar tragedi serupa tidak terulang. Dalam pernyataannya, Tiyo menegaskan bahwa dirinya dan BEM UGM tidak akan mundur meski mendapat intimidasi.
Kasus ini memicu perhatian publik terkait dua hal penting: perlindungan anak dan keamanan bagi pihak yang menyuarakan kritik kebijakan. Sejumlah pihak juga mendorong aparat untuk mengusut dugaan teror tersebut secara transparan.
Sumber:
– Tempo, MediaIndonesia
#BEMUGM