Benar benar baru "ngeh" kalau panduan hidup itu ya ada di "kitab suci"mu yg notabene sebagai dasar cara hidup di dunia. Sama kayak beli elektronik kek, motor kek, etc pasti ada panduanya.. jadi kalau ada apa apa ya searchnya di buku panduan. Way of life, right? ❤️
Jumat, 12 Juni 2026. BEM Universitas Indonesia akan menggelar aksi demo dengan beberapa substansi tuntutan. Di antaranya adalah:
- Hentikan program MBG dan Koperasi Merah Putih
- Hentikan pemborosan APBN
- Menurunkan harga BBM dan kebutuhan pokok
- Hentikan militerisme di ruang sipil
Lo pernah dengar kisah pengusaha muda yang bisa kumpulkan Rp 621 miliar sebelum usia 31 tahun , murni dari kerja keras sendiri?
Gue juga belum pernah dengar.
Sampai nama Kaisar Kiasa Kasih Said Putra muncul di LHKPN KPK.
Mari kita baca datanya pelan-pelan.
SD di Singapura dan Hongkong
SMP di Malaysia dan Swiss
SMA di Inggris
Tapi 10+6=17
1 sama 7 delapan.
Dan para hadirinpun tepuk tangan.
Apes bener ini negara.
Aku dicolek2 Mbak2 muda di kereta, yg duduk disampingku, trs nunjukin layar hpnya.
Tulisannya : “kak mau beli puding coklatku? 2pcs 5k”
Aku tolak krn ga punya cash. Aku jg lg puasa.
Trs aku sedih, org nyari duit sampe begini, Pemerintahnya neken abis2an.
Akhirnya aku bales pake text hpku :
“Mbak, maaf aku puasa. Tapi temen2ku mau nih. Bisa QRIS? Aku gak ada cash”
Dia bilang bisa, yaudah aku beli 12pcs buat temen2ku yg stres BBM Naik diem2 😭🙏🏻
cc:threadsavirasavvv
Indonesia punya 56 juta "pengusaha."
Malaysia cuma 3 juta.
Kedengarannya bangga. Padahal itu alarm.
Malaysia 75% pekerjanya formal, bergaji, terserap sistem.
Indonesia? 38%.
Sisanya jadi "pedagang" bukan karena mau, tapi karena nggak ada pilihan lain.
Bukan wirausaha. Survival mode.
Selisih itu bukan bukti kita lebih entrepreneur.
Itu bukti sistem kerja kita gagal nyerap orang.