Our president, leader of the Republic of Indonesia, watches the poor eat their meal.
He does the watching from a lavish setting, his own plate stacked with expensive food.
Poverty as an evening's entertainment.
Halo, presiden biadab @prabowo. Saat mengundang 7 pemred kenamaan ke Hambalang sampean dicecar perihal keberlanjutan embege di saat negara berpotensi menghadapi problema moneter dan fiskal karena perang yang berkecamuk di timteng. Dengan lantang sampean mengatakan, "Tetap saya jalankan! Lebih baik saya memberi makan rakyat saya daripada uang itu dikorupsi!"
Lihat ini. Pemberian makan sampean tak sesuai target, tak bergizi, yang diamanahkan ketahuan basah korupsi, dan ekonomi negara yang sampean pimpin carut-marut!
Mundur!
ketika guru-guru dinaikkan gajinya hingga 300% tapi cuma beberapa detik🥹
“karena itu pemerintah saya telah menaikkan gaji-gaji guru. ada yang sampai hampir 300% naiknya penghasilan guru-guru. EEEEE HAKIM-HAKIM KITA.”
Mohon bantuannya min 🙏
Info Orang meninggalkan rumah
Nama : Febiana Kumala sari
Jenis Kelamin : Perempuan
Usia : -+ 19Th
Alamat : DroncoRT. 02 Girirejo Imogiri Bantul
Kronologi :
Pada hari :Selasa,14 April 2026
Pukul :14.30 WIB
yang bersangkutan di ketahui oleh orang tua sudah tidak berada di rumah sampai saat ini.saudara dan kerabat sudah berupaya untuk mencari info di berbagai tempat dan teman dekat hingga saat ini nihil informasi.
Pakaian : baju bergaris lengan panjang,celana panjang
Mohon untuk bantu mencari keberadaan yang bersangkutan dan apabila mengetahui atau pernah bertemu dengan ciri'ciri yang sama mohon segera hubungi 083840287824 A/N ( DWI SUNGKONO)
Atas bantuan informasinya kami segenap kluarga mengucapkan banyak trimakasih..🙏🙏
@TurnerNovak I was investigating a guy running 30 accounts with Indonesian IP addresses and I was trying to figure out what tools he was using.
I found out it was AI: Actual Indonesians.
Bro to bro:
Jangan pernah deketin cewe yg udah dilamar atau yg udah mau nikah, lo ga tau sesakit apa cowo yg dikhianati cewe yg dia perjuangin mati-matian sampe kepelaminan itu.
Semoga kita ga jadi pria brengsek dan menyedihkan itu.
Gw ada temen, dia tuh bisa seharian di rumah cuma ngegame atau baca buku. Gak keluar, gak ngobrol sama siapapun, gak ngehubungin siapapun.
Dan dia baik baik aja.
Gw pernah chat dia siang, gak dibales. Sore, gak dibales. Malem baru muncul, 'oh sorry gw lagi asik.'
Asik ngapain? Ngegame sendirian. Atau baca buku sampe ketiduran.
Bukan karena dia lagi sedih. Bukan karena ada masalah. Emang itu hari normalnya dia.
Gw yang justru heran sendiri kok bisa ya? Gw sejam aja di rumah tanpa ada suara orang udah mulai gak karuan.
Tapi dia? Tenang. Gak gelisah. Gak ngerasa ada yang kurang.
Saya suka merasa layanan pemerintah itu sering banget pakai istilah bahasa hukum atau singkatan internal masing-masing.
Memang itu akan memudahkan pelaporan dan administrasi negara, tapi kan jadi sering menyusahkan masyarakat awam.
Contoh, ada pertanyaan di Coretax
“Apakah anda menerima penghasilan yang tidak termasuk objek pajak?”
Kan bisa diganti…
“Apakah Anda menerima uang yang bebas pajak (seperti warisan atau hibah)?”
Istilah "objek pajak" itu sering bikin dahi berkerut karena terdengar seperti bahasa hukum yang berat.
Intinya, pertanyaan itu kan ingin tahu apakah kita punya pemasukan yang bebas pajak atau kagak.