Can't stop reminding everyone that jokes macam Bunted, WowoTedi, Tedi gay, and any ableist jokes/takes (NPD, Autism, Sakit Jiwa, etc) itu gak berefek ke org2 yg kalian ledekkin, tapi efeknya ke kaum marjinal. Ngerubah struktur enggak, nambah stigma negatif iya.
coba bayangkan itu pekerjaan first time dia yang didapat, terus dia lapor mamah nya kalo udh kerja, mamah nya ikut ngerasain bahagia dan inisiatif buatin kue buat kantor tempat anak nya kerja tpi malah di julidin,
Kurang2i deh gaya senioritas begini nyet
kalo mayoritas palestine bukan islam juga gabakal dibela segininya, kemungkinan besar malah dihina hina dan diwajarin seakan akan mereka dikasih azab sama tuhan karna ga beragama islam.
Reminder jika kalian lupa kalau di tahun 2020 ada seorang youtuber bernama Ferdian Paleka, bikin konten prank sembako isi sampah ke transgender/boti/waria, u name it.
Dia jadi bahan hujatan netizen, jadi buron polisi, ditangkap, dibully, diplonco saat di dalam sel penjara.
Tapi coba lihat sekarang, seolah membenarkan diskriminasi terhadap minoritas. Kemana perginya akal sehat kalian 6 tahun lalu?
Benar untuk menerima perbedaan dan bukan penyimpangan, tapi apa yang membenarkan tindakan kekerasan yang kalian para "boti hunter" lakukan?
Gua yakin kalau Ferdian melakukan prank sampah hari ini, tidak ada dari kalian yang akan menyalahkannya, mungkin justru akan didukung.
Padahal ada isu yang lebih besar sedang terjadi dan butuh perhatian.