Temen gue kena PHK.
HR kasih dokumen "Perjanjian Bersama Pengakhiran Hubungan Kerja."
Suruh tanda tangan hari itu juga. "Ini formalitas aja, Pak."
Dia sign. Di dokumen tertulis pesangon Rp 25 juta.
Seminggu kemudian dia ngobrol sama temen yang pernah di-PHK. Masa kerja hampir sama, gaji hampir sama. Temennya dapat Rp 73 juta.
Bedanya Rp 48 juta. Hilang karena dia sign tanpa ngitung.
Lo kena PHK? Jangan sign sebelum cek 3 hal ini:
Akhirnya yang menjadi sekat kebaikan dan keburukan dari memiliki bekingan adalah MORAL.
Karena bagaimanapun juga, bekingan alias kelebihan yang dimiliki itu bisa datang dari mana saja. Bahkan dari karunia Sang Ilahi.
Tinggal bagaimana yang dikaruniai bersikap.
Simpan ini yuk sebagai pedoman Cek Kesehatan😉
-- GULA DARAH --
Normal
Usia <6 tahun : 100-200 mg/dL
6-12 tahun : 70-150 mg/dL
>12 tahun : <100 mg/dL
Gula darah Puasa
Usia <6 tahun : ± 100 mg/dL
6 - 12 tahun : ± 70 mg/dL
>12 tahun : 70-130 mg/dL
Gula darah setelah makan & sebelum tidur
Usia <6 tahun : ±200 md/dL
6-12 tahun : ± 150 mg /dL
>12 tahun : ±180 mg/dL (setelah makan), 100-140 mg/dL sebelum tidur
-- ASAM URAT --
pria dewasa: 3,4 - 7,0 mg/dL
wanita dewasa: 2,4 - 6,0 mg/dL.
-- KOLESTEROL Total --
Baik : <200 mg/dL
Batas tinggi : 200-239 mg/dL
Tinggi : ± 240mg/dL
-- KOLESTEROL LDL --
Baik : <100 mg/dL
Batas Tinggi : 100-129 mg/dL,
Tinggi : >129 mg/dL
-- KOLESTEROL HDL --
Baik : ± 60 mg/dL
Batas tinggi : 40-59
Tinggi : <40
-- TRIGLISERIDA --
Baik : <150 mg/dL
Batas Tinggi : 150-199 mg/dL
Tinggi : >200 mg/dL
-- TEKANAN DARAH --
Bayi baru lahir -6 bulan : 60/40 mmHg, kemudian meningkat secara perlahan menjadi 65-90 mmHg (sistolik) dan 45–65 mmHg (diastolik) hingga usianya 6 bulan.
bayi 6-12 bulan: 80–100 mmHg (sistolik) dan 55–65 mmHg (diastolik)
Bayi 1–2 tahun : sekitar 85–113 mmHg (sistolik) dan 37–69 mmHg (diastolik).
Anak 3 tahun : berkisar di angka 91–120 mmHg (sistolik) dan 46–80 mmHg (diastolik).
Anak 6–12 tahun : 96–131 mmHg (sistolik) dan 55–62 mmHg (diastolik).
remaja (13–18 tahun) : 112-128 mmHg (sistolik) dan 62–80 mmHg (diastolik).
orang dewasa : 90–120 mmHg untuk tekanan darah sistolik dan 60–80 mmHg untuk tekanan darah diastolik.
lansia : 90–120 mmHg (sistolik) dan 60–80 mmHg (diastolik).
Meski ada quick count jual beli suara disinyalir tetap marak dalam perhitungan manual berjenjang terutama di tingkat PPK. Tanpa ada quick count, Pemilu jadi milik partai2 dan caleg2 kaya.
Ubah sistem Pemilu menjadi e-voting, pemungutan dan penghitungan suara secara elektronik.
Saat ini gerak semu Matahari sudah mendekati Zenith Jawa, dan akan tepat berada di atas pulau Jawa pada tgl 27 Februari hingga 4 Maret.
Siap2 memasuki fase suhu panas ngentang2.
Jualan es ramai kembali.
Alangkah eloknya kalau segera setelah para kandidat ditemukan kalah dalam quick count atau exit poll keluar menemui massa pendukungnya menyatakan menerima kekalahan dan mengucapkan selamat pada pemenang. Pemilu selesai. Aman. Damai. Tak ada drama.
Ada yg mengeluh, 01 bikin kampanye menarik dgn diskusi intelek tapi kok tetap kalah. Paham gak sih justru disitu masalahnya? Pendukung 01 di X itu diisi orang2 yg merasa paling intelek dgn narasi yg ndakik2 tapi lupa suara mereka sama nilainya dgn suara pemulung sampah.
Dr kmrin2 kan dah pada berdoa kepada Tuhan YME utk diberikan pres-wapres yg terbaik.
Nah apapun hasilnya nanti, percaya ajaa itu dah kehendak Tuhan ya. Jgn kl gak sesuai dg pilihan pribadi, Tuhan dianggap sedang keliru. 😂
Siapapun yg menang, kita kawal dan support kebijakannya
Kemenangan 02 sangat besar, dengan selisih sekitar 16% terhadap pasangan 01 dan 03.
Dibawa ke MK pun hampir mustahil untuk menang.
Saya pikir sebaiknyalah Anies dan Ganjar memberikan ucapan selamat atau "concession speech" kepada pasangan Prabowo-Gibran
And we move on.
Ridho Allah swt pada hambaNya itu tidak ada latar bekakangnya. Tandanya jika Allah meridhoimu, kamu ditakdirkan taat & berbuat baik. Jika Allah membencimu takdirmu maksiat & menentang Allah swt.
Semua sudah tertulis. Kamu hanya bisa memilih tanda2. Apa tandaNya saat ini padamu?
SEMUA ORANG AKAN GAGAL MENEBAK JOKOWI
Jokowi adalah politisi kelas dewa. Dia akan jadi legend. Kenapa? karena langkah-langkah politik nya tidak pernah tertebak.
Politisi hebat adalah politisi yang bisa menyembunyikan langkah-langkah politik nya. Langkah nya harus tersembunyi karena jika diketahui, lawan politik dengan seketika bisa melakukan counter manuver / antisipasi. Siapa yang bisa menebak:
1. Maruf Amin menjadi Wapres Jokowi
2. Prabowo Subianto (rival berat) jadi pembantunya
3. Kaesang menjadi Ketua Umum PSI
Politisi di Indonesia dengan rekor win-streak tanpa kekalahan hanya Jokowi. Dari terbawah sampai puncak. Dari Wali Kota sampai Presiden, tanpa kekalahan.
Mendekati tahun 2024, Jokowi kini dalam peradilan spekulasi, analisa, dan hinaan. Saat ini tidak hanya dari lawan politik nya, tapi mungkin juga kawan nya. Namun, seperti biasa, Jokowi akan keluar sebagai pemenang dan kita semua dibuat terkaget-kaget.
Kenapa kita selalu salah menebak? Siapa konsultan politik Jokowi? Apakah Jokowi memikirkan semua ini sendiri? Saya tidak tahu, tapi yang saya tahu pasti adalah Jokowi selalu memenangkan pertarungan, bahkan pertarungan yang mustahil dimenangkan.
GRAND MASTER POLTIK JOKOWI
William A. Sarana
Bagaimanapun, gebyarnya Ganjar saat ini jauh berbeda dibanding Jokowi di tahun 2014. Padahal Ganjar sudah lebih lama dipersiapkan melanjutkan Jokowi.
Namun ketika akhirnya dia tidak sekubu lagi dengan Jokowi, gebyar Jokowi tidak dia dapatkan.
Ahok, Slank, Butet, atau siapapun yang dulu dukung Jokowi dan sekarang dukung Ganjar, tak cukup kuat mengangkat Ganjar untuk bisa setara Jokowi 2014.
Momentum Ganjar saat ini tak sebagus yang diharapkan selama ini.
Para artis yang dulu dukung Jokowi 2014 memang sangat berperan memenangkan Jokowi. Tapi harus selalu diingat bahwa para artis pendukung itu bagaimanapun hanya sebagai faktor pendukung, bukan unsur utama.
Dan ketika beberapa artis di antaranya sekarang berseberangan dengan Jokowi, nanti akan kita lihat siapa yang "pembawa" suara utamanya.
Yang pasti, gerakan massa yang masif mendukung Jokowi di 2014 tak terlihat sekarang terhadap Ganjar meski sempat kita akan mengira akan begitu.
Tidak, gebyar Ganjar tak sebesar gebyarnya Jokowi 10 tahun lalu. Bahkan jauh dari itu.
Opung Luhut kembali 😄
Tanpa ragu katakan kalo Tom Lembong dan Imin itu Pembohong menggunakan data asal2an
Ini baru keren, diajak tuh ke Morowali
@cakimiNOW ?