Petugas kesehatan telah disiagakan untuk melakukan skrining pelaku perjalanan melalui aplikasi All-Indonesia. Selain itu, sistem pemantauan darurat (SKDR & PHEOC) diaktifkan 24 jam penuh.
Laboratorium nasional juga disiapkan untuk deteksi cepat jika ditemukan kasus yang mengarah pada Ebola.