kupu-kupu itu sebenernya sejorok serangga lainnya, mereka tuh makan materi yang membusuk, keringet, urin, dan kotoran hewan untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.
tapi karena cakep aja jadi gaada yang jijik, beauty privilage
Oman ini emang Anomali negara Teluk, Mazhabnya beda sendiri (Ibadi). Masyarakat nya masih mau kerja blue collar & Sultanya ga jorjoran bangun kota ala-ala Dubai & Doha malah prefer bangun lanskap bangunan harus ngikutin alam sekitar
📌07/22
Umroh: 2-5k usd~30-75 gr emas
.
Hj Reguler(25-30thn): 3,5k usd~50 gr emas
.
Hj plus(7-8thn): 15k usd~200 gr emas
.
Hj Furodha (tdk antre): 20k-25k usd~300-400 gr emas
.
*angka dibulatkan*
Semoga kita diberi kemudahan rezeki harta dan waktu untuk menunaikan ibadah haji
Teringat kisah Wolfpack kapal selam Jerman (U-Boot) saat Perang Dunia ke-2 yang 'dikhianati' Sekutu, setelah mereka mengumumkan niatan dan lokasi mereka, yang pada saat itu sedang menyelamatkan ribuan kru dan penumpang RMS Laconia.
Kapal selam U-516 lah yang menenggelamkan Laconia, namun komandan kapal saat itu memutuskan untuk membantu proses evakuasi para kru dan penumpangnya secara langsung, memberikan pertolongan medis pertama, bahkan mengizinkan para penyintas untuk masuk ke dalam kapal selam.
Kewalahan, U-516 meminta tolong ke kapal selam Jerman lainnya, U-506, U-507, dan kapal selam Italia, Comandante Cappellini, untuk melakukan hal yang serupa, ditambah mengikat perahu karet penyintas ke kapal selam mereka. Karena jumlah penyintas terlalu banyak, mereka memustuskan untuk 'hailing for help' di radio, untuk semua kapal dan pesawat di dekat lokasi, termasuk milik Sekutu, yang bersedia untuk menolong.
Walaupun semua kapal selam tadi sudah mengibarkan bendera palang merah (atau bendera putih), bomber B-24 Liberator Amerika Serikat yang hadir di lokasi malah menyerang mereka, ada laporan juga bahwa ada perwira Inggris (penyintas Laconia) yang hailing kode morse, sinyal, ke bomber Amerika Serikat ini, dengan pesan, 'perwira AU Inggris berbicara dari kapal selam Jerman, penyintas Laconia berada di dalam kapal, tentara, warga sipil, perempuan, anak-anak', namun serangan tetap dilakukan, 'sink the sub'.
Karena serangan Amerika Sedikat ini, puluhan, atau bahkan ratusan penyintas Laconia terluka dan meninggal dunia, serta memaksa kapal selam-kapal selam ini untuk melakukan crash dive, menyelam secara cepat karena kondisi darurat, masih dengan penyintas berada di dalam kapal. Tidak bisa berharap ke 'kebaikan' Sekutu, akhirnya para penyintas, ribuan orang, di-transfer ke kapal milik Vichy France.
Dari sini lah Laconia Order terlahir, Admiral Dönitz melarang semua kapal selam Jerman untuk melakukan asistensi langsung terhadap kru dan penumpang kapal yang baru saja mereka tenggelamkan, walaupun pada kenyataannya, para kru kapal selam Jerman tetap melakukan hal serupa secara 'diam-diam,' dengan skala yang lebih kecil.
Almost half of our national team players were not born in Bosnia and Herzegovina.
They didn't go to our schools, they didn't grow up on our streets and villages... but love for their homeland is in their hearts.
They speak the Bosnian language, with pride.
They stand still, with their hands on their hearts and their heads held high during the singing of the national anthem. It is a love that is not learned from textbooks, it is a love that is carried from home.
The parents of our national team players deserve every recognition. You instilled that love for Bosnia and Herzegovina, you transmitted memories, stories, songs, language... You guarded the soul of Bosnia and Herzegovina.
Today, your children make us proud.
Thank you. Thank you for raising hearts that beat for the motherland, wherever it is. ❤️🇧🇦
DON’T JOKE WITH THIS DUA: Ya Allah,Make our future better than our past, Make our graves better than our home, Make our death better than our life, and Make Jannatul Firdos our final destination Ameen!