Video termahal…!!
Namun kejadian kapan dan di mana tidak disebutkan…
Ibu ini berani sekali memvideokan kejadian nyata.
Mana nih, kinerja aparat.
Terang benderang kayak gini.
Masyarakat sipil yang tergabung dalam MBG Watch menggelar aksi di depan Gedung Badan Gizi Nasional, hari ini, Rabu (10/6). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan kritik terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai penuh polemik dan terus menghabiskan uang pajak dengan sewenang-wenang.
📸 Laras Ciptaning Kinasih/Konde.co
#MakanBergiziGratis
#BadanGiziNasional
Koalisi MBG Watch berunjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (10/06) untuk mendesak agar program MBG dihentikan.
Mereka turun ke jalan dan membentangkan poster: “Bunyikan Klakson Jika Kalian Muak dengan MBG".
@noirzaa “Dan seorang hamba yang Allah tidak berikan harta, tetapi Allah memberinya ilmu, lalu ia berkata:
‘Seandainya aku memiliki harta, niscaya aku akan beramal seperti si fulan (yang dermawan).’
Maka ia mendapatkan pahala sesuai niatnya, dan pahala keduanya sama.” (Tirmidzi)
Video ini jangan sampai hilang, karena pastinya akan diputar di Pengadilan.
Penyebutan nama Jusuf Kalla adalah bukti fitnah yang dilakukannya secara terang benderang.
#PenjarakanGraceNatalie
Apakah ini fakta tindakan hakim di persidangan? Ataukah hanya rekayasa AI? Saya tak sempat nonton sidangnya. Kalau benar ini atraksi hakim di persidangan: Duh Gusti, mengapa dunia peradilan kita begini?
BGN tertawa melihat ini. Yustina Yuniarti, guru honorer yang mengajar siswa kelas V di SDK Wukur, Desa Sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur harus rela berjalan kaki sejauh 6 Kilometer setiap hari. Yustina diketahui menerima gaji 150 perbulan.
Sebuah video memperlihatkan puluhan warga bergotong royong menandu seorang perempuan yang sedang sakit menuju fasilitas kesehatan. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Patudaan, Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat dan memilih membawa pasien ke fasilitas kesehatan di wilayah lain. Tujuan mereka adalah Puskesmas Seko Barat di Luwu Utara.
Sebuah video percakapan hangat antara Mr. Komang dan seorang wisatawan bernama Peter mendadak viral.
Dalam dialog tersebut, Mr. Komang menjelaskan bahwa shalat bukan sekadar rutinitas, melainkan momen sakral untuk melepas beban duniawi dan berserah diri kepada Sang Pencipta.
Peter tampak terkesan dengan penjelasan logis mengenai filosofi gerakan ibadah tersebut.
Aksi Mr. Komang ini pun banjir pujian warganet karena dinilai berhasil memperkenalkan wajah Islam yang damai sekaligus mempererat toleransi antarbudaya di Pulau Dewata.
-
Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store.
#inilahNews #Bali #Inilahcom #TitikTengah #titikcerah
📷📸 Mungkin bagi orang lain, itu hanya kendaraan biasa. Namun baginya, sepeda itu adalah satu²nya kenangan yg tersisa dari ayahnya.
Tak ada kemewahan, tapi hanya kayuhan pelan dan perjuangan tanpa henti, berjalan sederhana penuh makna dan cinta yang tak tergantikan.
“Saya gak mau ada anak didik saya yang hanyut lagi. Cukup sekali kejadian tragis itu, gak boleh terulang lagi,” kata Pak Rudi.
Kejadian itu bikin Pak Rudi bersiap lebih pagi di pinggir Sungai Muara Kulam Sumsel, untuk menyeberangkan para muridnya, di samping bersemangat mengajar di ruang kelas, beliau juga dengan ikhlas peduli terhadap pulang pergi para murid dari sekolah ke rumah.
Kendati sang guru sudah mengabdi beberapa tahun namun bulanan yg di dapatkan baru sekitar 300 ribu....
Respon Cerdas Pendeta Gilbert Atas Potongan Video Pak JK. Pastikan Bagikan Video Penting Ini Agar Sahabat Kristen Tidak Terprovokasi Video Potongan.
~Sumber: updateinfonusantara~
Wah kacau. Nampak seorang wanita pengendara mobil di Mojokerto marah2 ke ibu pengendara motor yang tiba2 memotong jalan. Namun hal yang tidak pantas, selain marah2 wanita tsb juga melakukan kekerasan fisik ke anak kecil yang di bonceng si ibu2 dengan memukul kepalanya berkali2.