Kenapa saat w jual MBA M2 16/256 ditawar rendah sampe 9 JT dan itu masih ada warranty nya padahal w lagi itu jual di angka 12 JT. Ga ngotak bgt yg nawar!
#wts#zonauang#zonajajan️️
Dijual.😍
MacBook Air M2 8/256 GB.
13 inch. Midnight. Resmi iBox Indonesia ID/A.
Perfect condition bangetttt😍✨
Garansi Off. Cc 523. Normal/awet.
Mulusss. No dent. Lengkap fullset original ibox
Best deal 12.999 negoin, yaa.
Bisa payment Paper/CC, E-com, dll.
Thank you.
Izin om @bhaguz_403@ichsanzulfikar
HAIR TONIC THRANDUAL
Kemasan :
100ml ( 105K )
250ml ( 245K )
pesan via wa : 081931283259
- meningkatkan pertumbuhan rambut
- mencegah rambut rontok
- melembabkan kulit kepala
- memperbaiki rambut rusak/kering
- mengurangi uban
- mengatasi ketombe
wajib bagi yang sering ngecat rambut yang sering pake pomade dan yang malas cuci rambut
Cara pemakaian
semprotkan produk ini ke kulit kepala dan rambut kapan saja bisa saat kering atau saat basah ( setelah keramas ) lalu pijat lembut agar meresap sempurna.
Dentuman gini ga cuma sekali ini aja. Beberapa bulan, dan tahun lalu ada yg laporin kejadian serupa di sosmed juga. Bahkan pertama kali tau ada yg laporin dentuman langit waktu jamam corona.
Nah semua kejadian itu mostly ditulis oleh yg tinggal di Pulau Jawa bagian barat aja
Pas banget penjelasan suamimu. Saya juga membatasi, karena efek kafein di tubuh saya sampai 14 jam
Kafein itu antagonis kompetitif reseptor adenosin, terutama A2A. Sepanjang kita terjaga, adenosin menumpuk sebagai “tekanan tidur”. Kafein cuma duduk di kursi yang sama, jadi otak nggak denger sinyal “udah waktunya tidur”. Adenosinnya sendiri tetap ada.
Half-life kafein rata-rata 5–6 jam, tapi bisa 8–10 jam kalau metabolisme CYP1A2-nya lambat. Makanya cutoff jam 1 siang buat tidur jam 10–11 malam itu masuk akal secara neurosains.
Yang sering dilupakan: bahkan kalau kamu tetap ketiduran, kafein bisa nurunin deep sleep (slow-wave) dan bikin aktivitas otak saat tidur lebih “terjaga”. Banyak orang nggak ngerasa, padahal kualitasnya sudah turun.
Jadi kita harus lebih mindful untuk ngopi demi kualitas tidur yang lebih baik.
Ada satu penyesalan dari keluarga pasien stroke di IGD yang sering banget bikin aku ikut nyesek pas dengernya:
"Dok, tadi pagi badannya tiba-tiba lemas, kirain cuma kecapekan biasa. Terus disuruh tidur dulu aja..."
Atau, "Tadi udah dibawa ke tukang urut Dok, tapi malah makin parah, separuh badan ga bisa gerak."
Ternyata pas diperiksa di IGD, kondisinya udah lewat dari masa emas.
Tolong ya ges, di bagian saraf, kami punya pegangan erat: Time is Brain. Waktu adalah otak.
Pas pembuluh darah di otak mampet karena sumbatan, setiap detiknya ada jutaan sel otak yang mati kelaparan ga dapat oksigen. Makanya ada yang namanya Golden Period atau masa emas penanganan stroke, yaitu maksimal 4,5 jam sejak gejala pertama kali muncul.
Kenapa sih ngejar waktu di bawah 4,5 jam itu penting banget? Karena kalau pasien datang cepat, kami masih punya senjata buat menyelamatkan sel otak yang belum mati.
Ada obat khusus yang disuntikkan lewat infus untuk menghancurkan gumpalan darah yang nyumbat itu. Tindakan ini namanya Trombolisis. Ibarat saluran air yang mampet, obat ini tuh kaya cairan pembersih super kuat buat ngelancarin alirannya lagi.
Terus, gimana kalau gumpalan darah yang nyumbat ukurannya gede banget? Ada tindakan lanjutan namanya Trombektomi. Dokter bakal masukin semacam selang kecil dari pembuluh darah di paha, terus naik ke arah otak, buat "menangkap" dan menarik gumpalan darah itu keluar secara langsung.
Tapi ges, tindakan krusial kaya Trombolisis dan Trombektomi ini butuh fasilitas khusus seperti alat CT-Scan dan kesiapan tim medis, yang biasanya cuma ada di Rumah Sakit besar.
Jadi kalau ada saudara atau orang tua yang tiba-tiba ngalamin gejala kelemahan separuh badan, pelo, atau gejala stroke lainnya...
Tolong jangan buang waktu. Jangan tunggu "siapa tau nanti sore mendingan". Langsung bawa ke IGD Rumah Sakit besar, bukan Puskesmas atau Klinik
Ingat, argo 4,5 jam itu berjalannya cepet banget. Makin cepat sumbatan dibuka, peluang pasien selamat dari kecacatan permanen jauh lebih besar.
Boleh minta tolong di-bookmark atau dibagikan ya postingan ini. Siapa tau dari satu retweet teman-teman, ada nyawa dan masa depan seseorang yang bisa terselamatkan 🙏🏽
Ada kekhawatiran bahwa dalam 5–10 tahun ke depan, bank-bank besar seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BCA bisa menghadapi tantangan yang semakin berat.
Selama ini, bank berkembang karena nasabah membangun riwayat kredit secara bertahap. Seseorang mungkin memulai dengan pinjaman kecil, kemudian ketika kondisi ekonominya semakin baik, ia bisa mendapatkan kredit yang lebih besar seperti KPR atau pinjaman untuk modal usaha.
Namun, munculnya pinjaman online atau pinjol mengubah pola tersebut. Banyak anak muda yang belum memiliki kondisi keuangan stabil justru sudah mengambil pinjaman dengan mudah. Ketika gagal membayar, riwayat kredit mereka menjadi buruk. Akibatnya, ketika suatu hari mereka ingin membeli rumah atau mengembangkan usaha, mereka justru kesulitan mendapatkan kredit dari bank.
Ketika nasabah generasi lama mulai pensiun atau meninggal, bank akan kehilangan banyak nasabah berkualitas. Sementara itu, generasi baru yang seharusnya menggantikan mereka sudah terlanjur memiliki masalah kredit akibat pinjol.
Jika fenomena ini terus berlangsung, bisa terjadi masalah regenerasi nasabah: bank memiliki banyak calon nasabah muda, tetapi semakin sedikit yang memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit.