Renungkan ini:
Ya Allah, aku sudah terlalu nyaman di dunia luar, hingga lupa tempat pulangku adalah akhirat. Aku terlalu sibuk mengejar yang sementara, hingga lalai menyiapkan bekal abadi. Maka bangunkan hatiku dari kelalaian, tarik aku kembali padaMu sebelum semuanya terlambat.
Layaknya bahagia yang tidak pernah abadi, hari-hari berat juga pasti akan terlewati. Sakitmu hari ini akan menjadi penguat di masa depan, lelahmu saat ini akan menjadi kebanggaanmu nanti, sedihmu kali ini akan mengajarimu nikmatnya kebahagiaan esok hari.
Sejak kapan high value itu dilihat dari gaya hidup, barang-barang branded, dan mengikuti standar sosmed?
Padahal high value itu dapat dilihat dari kejujuran, komunikasi yg positif, wawasan yg luas, banyak pengalaman, loyalty, dan yg paling penting problem solving. Mari jadikan otakmu lebih berkelas daripada label di pakaianmu.