@psychologiq Sama plss padhaal mau kuliah bukan mau sekdin tapi selalu disuruh atau dipaksa ke sana terus seakan’ sekdin adalah solusi yang menjamin di ekonomi yang sekarang suka sedih kalau baca ginian kecuali kalau anaknya emng maunya sekdin bukan kuliah :(
jujur.....gue suka banget tidur....soalnya kalo tidur gue ga overthink......kepala gue ga berisik......gue ga melihat/membaca hal2 yg triggering.....jadi ya gue menghilang aja gitu.....tapi ga meninggal......i'm not existing for a while......menikmati hari.....istirahatin pikiran
Kalau pemerintah bilang :
"orang miskin ga boleh bicara politik"
Gimana kalau kita ganti kalimatnya :
"orang tidak kompeten ga usah jadi pemimpin"
SEPAKAT?
YANG SEHARUSNYA DAPAT GAJI BESAR
1. GURU
2. NAKES
YANG SEHARUSNYA TIDAK MAHAL
1. PENDIDIKAN
2. BUKU
3. IKAN, BUAH & SAYUR
YANG SEHARUSNYA SAMA
SISTEM SEKOLAH TIDAK ADA SWASTA TIDAK ADA NEGRI 😭
Instagram Ahmad Dhani
Sama seperti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (benar ya nulisnya?), saya tidak nonton pernikahan anak Ahmad Dhani dan Maia Estianty (dua idola saya di waktu kuliah).
Tapi apa yang ditulis Dhani di Instagram-nya saya baca, dan langsung teringat dengan salinan putusan pengadilan agama Jaksel yang dulu pernah beredar di Twitter (masih bernama itu, belum X).
Saya ulas di sini karena cukup mengernyitkan dahi ketika membaca tulisan Dhani itu.
"Kok, beda dengan yang saya baca dulu?"
Saya urai sejauh bacaan saya, apakah "pengakuan" Dhani ini sesuai dengan fakta hukum 2008 atau tidak?
(Disclaimer: ini putusan tingkat pertama [PA], bukan putusan kasasi MA. Untuk amar di banding atau kasasi, saya belum pegang berkasnya)
1. "Maia ditalak 3"
Talak satu bain sughra, bukan talak tiga. Dan ini bukan Dhani yang menjatuhkan, melainkan putusan pengadilan atas gugatan cerai Maia.
Dhani justru menolak perceraian.
2. "Maia selingkuh dengan pemilik TV swasta, diakui tertulis dan ditandatangani"
Tidak ada di dokumen. Majelis menyatakan tegas (kutipan langsung):
"...tidak ada yang mengarah kepada terjadinya nusyuz Penggugat kepada Tergugat."
3. Narasi "suami selingkuh dengan orang ketiga" disebut drama palsu Maia
Tamara Geraldine bersaksi di bawah sumpah mendengar langsung pengakuan perempuan yang mengaku dinikahi siri Dhani, di rumah Melly Goeslaw, sekitar 2006.
Menurut kesaksian Tamara, Dhani pernah mengirim SMS ke perempuan itu mengakui "memang enak punya dua isteri".
Setelah pengakuan itu, Tamara menerima teror dari Dhani. Majelis tidak memutus sah-tidaknya nikah siri, tapi mencatat isu ini nyata-nyata memicu kehancuran rumah tangga.
4. "Laporan KDRT palsu"
Maia melapor ke Polda Metro Jaya 20 April 2007 (bukti P.22). Tiga saksi di bawah sumpah (ayah, ibu, pembantu Maia) menerangkan: barang Maia dikeluarkan dari rumah, pakaian dikirim ke Surabaya, kamar dibongkar, lemari dijebol, baju dirobek, sepatu dibuang. Banyak hal terjadi saat Maia umrah.
Dhani tidak membantah peristiwanya. Pengakuannya sendiri: itu cara "memberi pelajaran" karena Maia tidak menuruti perintahnya.
Tidak ada temuan majelis bahwa laporan itu palsu.
5. "MA hanya mengabulkan permohonan cerai saja, hak asuh tidak dikabulkan"
Putusan PA Jaksel mengabulkan: cerai (talak satu bain sughra), hak asuh tiga anak ke Maia sampai dewasa, Dhani wajib serahkan anak, nafkah anak Rp 7.500.000 per anak per bulan, sita marital atas tujuh aset sah, harta bersama dibagi dua.
NB: HAK ASUH
Oiya, ini tidak ada di Instragam, tapi ada di PA (bahkan saya juga kaget karena dulu gak baca sampai sana): Maia dituduh memakai narkoba oleh saksi-saksi yang dihadirkan Dhani.
Awalnya Maia menggugat agar tiga anaknya (Al, El, dan Dul) ditetapkan dalam asuhannya. Dhani menolak keras dan menghadirkan sembilan saksi yang menggambarkan Maia tidak layak mengasuh.
Salah satunya: Maia adalah pemakai narkoba.
Beberapa saksi yang dihadirkan Dhani bahkan mengaku ikut memakai narkoba bersama Maia.
Kemudian, Maia mengajukan hasil tes lab dari RS Azra Bogor dan RS Marzoeki Mahdi Bogor, dan keduanya membuktikan bahwa Maia negatif narkoba.
Majelis menerima bukti ini.
Maia juga dituduh mengabaikan anak. Namun Maia mengajukan 14 rapor sekolah anak (2006-2008) yang ditandatangani sendiri sebagai bukti keterlibatan.
Plus, ijazah S1 FISIP UI sebagai bukti kapasitas mendidik.
Amar putusan: hak asuh tiga anak ke Maia sampai dewasa. Dan Dhani dihukum menyerahkan anak, dan wajib memberi nafkah anak Rp 7.500.000 per anak per bulan.
Saya akan lampirkan berkasnya di reply, silakan baca sendiri. Dan sila koreksi jika ada kekeliruan.
@cabiuw@DesiBieby@IndoPopBase tapi for me relationship ga bisa cuma kt simbolin dengan makna begitu sih, kalau memang orangnya mengerti tugas dan kewajibannya as a partner and commit, mau istri atau suami yang lebih show cintanya ga akan kalah dan ga ngubah apapun krn sling mengerti dan paham tugas msing’
@tickleyum but we don’t need to wory to changes our characters bcs if he’s really gentle man he would no longer play around with such stupid things and maybe lots of factor memong cerai sm lakinya, dan hal yg kt tau itu hanya sekilas, but no matter what, get better soon for memong
@tickleyum That’s fact, so as a woman who feel we dominan, powerfull maka carilah a man yang lebih dominan, lebih powerfull dari kita karna pada dasarnya laki-laki adalah kunci dalam hubungan and in dosmetic relationship he is leader that’s why they not want to be taken by their wife
Quote dari anak muda gen z ini menggetarkan bagaimana kondisi negara ini dan para pejabat hingga anggota DPR RI dan DPRD.
Rakyat yg memilih klen kok malah klen yg memeras, mencekik, biat kebijaka tdk pro rakyat.
Bacot klen nantang-nantang buat kegaduhan menjadi bom waktu.
@hahahuhuaja@kdramadaisy kalau gue personally ga kak soalnya setiap eps bertambah keseruannya juga meningkat dan nonton my demon kyak naik roller coaster kadang di atas kadang jg di bawah dan ga melulu happy trs sometimes sad and scream too
@Positvevbs Cara ngatur duit, investasi, asuransi
Pendidikan anak, hutang
Cara pandang dia tentang prioritas, problem solving
Hal yang disuka dan gasuka
Diskusi tentang hal yang lagi banyak disorot tp bukan gosip