indonesian athletes had to travel for 24h just to get to nagoya bc flights from jakarta were affected by volcanic ash, so they had to fly from surabaya instead 😭
then only 2h after arriving, they had to evacuate cause of the flooding warning
they must be so exhausted 😭😭😭
🔵⚪️ Como president Mirwan Suwarso and club directors are giving up their Champions League seats for the UCL debut game against Leipzig.
Suwarso announced they prefer the seats to go to Como supporters born in 1950 or earlier, those who have followed the club through every era to celebrate this historical UCL debut.
Bayangin sudah mendukung sebuah klub selama puluhan tahun, melewati masa-masa sulit, bahkan melihat klub tersebut jatuh sampai harus memulai lagi dari Serie D.
Lalu suatu hari, klub yang lo cintai akhirnya memainkan pertandingan Champions League untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Tapi masalahnya, tiketnya sangat-sangat terbatas. Dan di tengah situasi ini, Presiden Como 1907 Mirwan Suwarso bersama beberapa direktur klub justru memilih memberikan kursi mereka kepada para supporter, tapi dengan syarat khusus: yakni hanya untuk mereka yang lahir pada 1950 atau sebelumnya.
Artinya, mereka yang berusia 75 tahun ke atas, dimana mereka adalah orang-orang yang sudah menunggu momen ini paling lama.
Como sendiri baru kembali ke Serie A pada 2024 setelah melewati perjalanan panjang dari Serie D. Sekarang, hanya dua tahun kemudian, mereka sudah berada di Champions League.
Dan ketika akhirnya malam bersejarah itu tiba, Suwarso ingin orang-orang yang sudah mencintai Como jauh sebelum klub ini punya sorotan sebesar sekarang ikut merasakannya dari dalam stadion.
What a beautiful gesture.
Karena sepak bola pada akhirnya bukan tentang siapa yang datang ketika klub sudah sukses. Tapi juga tentang siapa yang tetap bertahan ketika belum ada alasan untuk percaya bahwa hari seperti ini akan pernah datang.
Besok, Como akan memainkan pertandingan Champions League pertamanya sepanjang sejarah melawan RB Leipzig. Dan beberapa kursi di Sinigaglia akan ditempati oleh orang-orang yang sudah menunggu momen ini selama lebih dari setengah abad.
They waited the longest. So they deserve to be there. ❤️💙
KING NASSAR BEST!!!
Force majeure happened. Flight dari Jkt gagal. Cuma punya waktu SETENGAH JAM cari solusi. Akhirnya, konser di switch jadi virtual dari studio news. Kru yang libur literally ditelpon satu² buat show.
Show still went on and safely 🫶🏻
Interaksi tetap seru, yg nonton sampe diabsenin 😭
lagi rame yang muji kinerja Pram, and i think he’s finally getting the recognition he deserves.
sebagai wartawan, gue udah sering banget lihat langsung tabiat dan sifat berbagai pejabat. keliatan kok mana pejabat yang suka caper ke wartawan biar dapet exposure bagus, dan Pram tuh bukan tipe yang begitu.
terus kalau liput pejabat lain bisa ngaret 1–2 jam, tapi kalau Pram udah ngundang media, dia gak pernah telat. malah kita yang sering ditinggal karena dia selalu buru-buru lanjut ke agenda lain wkwkw 😭
gue pernah liput kebakaran di Muara Angke, yang kebakarannya itu terjadi di tanah sengketa milik suatu perusahaan. banyak orang yang malah ngehujat para penghuni, tapi Pemprov DKI tetep kasih bantuan full buat para korban.
pas live report gue bilang warga butuh toilet portable, pakaian layak pakai, air bersih, makanan bayi, dll. besoknya TRINGGG, semuanya ada 😭
karena besoknya gue beneran balik lagi ke sana buat live update. tanpa ngundang-ngundang media, tanpa pidato-pidato di dalam tenda, Pemprov DKI udah nyediain semuanya.
jadi selain karena kinerjanya bagus, gue juga respect sama Pram karena personality-nya beneran gak neko-neko sih.
memang bare minimum pejabat tuh harusnya kayak dia wkwkw. dan untungnya makin ke sini kinerjanya makin bagus sampai akhirnya mulai banyak yang notice.
harapan gue, semoga kinerja Pram setidaknya terus bagus kayak gini. dulu pas sesi doorstop dia pernah bilang kalau udah selesai jadi Gubernur DKI, dia mau pensiun.
gatau deh, bakal ada angin-angin yang beneran ngusung doi ke bangku RI 1 atau nggak 👀
Ada yang ngerasa relate nggak?
OP ini sadar kalau beberapa tahun terakhir dia makin jarang baca novel, nonton film, bahkan webtoon. Awalnya dia pikir karena lagi sibuk, tapi setelah mencoba membaca lagi tahun ini, dia malah sadar kalau ternyata ada sesuatu yang berubah dalam dirinya.
Dia merasa kebutuhan dan harapannya terhadap fiksi sudah hilang. Dulu dia bisa berharap menemukan sesuatu di dalam cerita, atau merasa hidupnya terwakili lewat fiksi. Sekarang dia sudah nggak merasa butuh itu lagi.
Bahkan ketika berpikir mungkin dia masih bisa menikmati fiksi karena ketertarikan tertentu, dia sadar kalau keinginan itu pun sudah nggak ada. Bukan karena fiksinya yang salah, tapi karena dirinya sendiri sudah berubah.
Kalau aku sendiri masih suka nonton drama atau film, tapi kalau soal baca novel, wattpad atau webtoon, entah kenapa keinginannya udah nggak segencar dulu. Dulu rasanya bisa betah berjam-jam baca, beli banyak novel, beli episode webtoon sekarang mau mulai aja kadang udah nggak ada niat 😭
hampir 20 tahun tinggal di jakarta, aku makin sadar kalau warga luar jakarta tuh cenderung lebih gak berisik dibanding warga jakarta. debu vulkanik pagi ini di jakarta aja langsung heboh dibahas, lengkap sama analisa dan narasi segala macem. sementara di kampungku, sinabung hujan debu separah apa pun, warganya kayak nrimo-nrimo aja 😭
sama juga soal mati lampu. kalau di jakarta listrik mati beberapa jam aja udah rame. di kampungku literally pernah seharian 😭
warga luar jakarta kayaknya harus belajar gimana caranya protes dan ngadvokasi diri sendiri kayak warga jakarta.
most likely warga jakarta bakal langsung geruduk sosmed BMKG, Badan Geologi, sama BNPB. yang mana ketiga lembaga itu anggaran operasionalnya dipangkas habis-habisan demi apa hayooo? 😭
Rezim Jokowi terasa mendingan krn dia mengelilingi dirinya dgn kalangan profesional macam Pramono.
Rezim skrg terasa amatir krn mengelilingi dirinya dgn ajudan-ajudan ABS karbitan tanpa pengalaman.
Beda kelas.
We used to have Pramono as Seskab, now we have Teddy.
Downgrade.
We’ve lost the art of fighting for friendships, relationships, or simply people worth fighting for. Everyone seems to be wearing their ego on their sleeves.
Ini anak perempuan, abangnya meninggal karena nolong dia. Bapaknya digosipkan selingkuh. Ibunya menceraikan ayahnya.
Engga gila aja udah bagus banget jir.
Islam tidak mengajarkan kita menghakimi trauma orang lain.
Let her find her own peace 🙏🏻