Kita sering kali disuruh tersenyum; diminta bahagia; dipaksa bersyukur. Padahal, rasa kecewa adalah bagian dari menjadi manusia. Masalah mestinya dibereskan, bukan dipendam lalu pura-pura semuanya baik-baik saja
Kalau ada yang usul Pemilu 2019 diulang, kita minta mereka terlebih dahulu menghidupkan kembali 91 petugas Pemilu yang telah mengorbankan nyawa untuk Pemilu kemarin.
Dulu, saya selalu merasa, apa yang rusak, baiknya dibuang saja—termasuk hubungan. Sekarang, saya tahu, ada kalanya kita harus mencoba memperbaiki, perlahan. Prosesnya tidak selalu lancar. Seringkali mesti menemui jalan buntu. Tapi, bukankah perjuangan memang tidak mudah?
harusnya kata2 "nanti kabar2an lagi aja ya" itu diperjelas lagi dong. siapa yang ngabarin, terus siapa yang dikabarin. biar ngga saling nunggu
hingga
semuanya
tak berguna
terbuang sia-sia
Menikahlah dengan seseorang yang tahu bagaimana buruknya kamu, bagaimana kacaunya kamu. Tapi ia selalu sigap untuk memperbaiki, tak membiarkanmu memelihara keburukanmu. Dan yang (tetap) bersedia memelukmu meski pun kamu salah.