di indonesia terlalu banyak tekanan sosial, misal:
18-22 kuliah
22-23 lulus
23-27 kerja
28-30 nikah, punya anak
31+ punya rumah, mobil, dan lain lain
gatau deh stigma kayak gini beban banget, semuanya dipatok, semuanya harus nurutin standar. apes banget jadi wni.
Nongkrong sama temen. Dia keliatan BT.
"Kenapa, Bro?"
"Istri minta uang belanja LAGI. Baru tanggal 15."
"Gaji udah habis setengah. Dan dia minta LAGI."
"Padahal dia cuma di rumah."
Hmm bingung. Karena jujur ,dulu aku juga MIKIR kayak gitu.
"Bro, lo tau gak istri lo belanja APA aja?"
"Ya... dapur. Anak. Biasa lah."
"Biasa BERAPA?"
Dia tertegun.
aku benci banget:) bayangin km commission hijab ke penjahit. udh excited bgt mau punya hijab unik design yg belum ada di indo. tbtb diginiin. so rude bruh. you think this is OKAY?? MASIH PAGI DAH EMOSI🤯
met a senior engineer who got laid off from Meta
used to make $750k a year
plus every perk imaginable
now he can't afford his $9k/mo condo payment
frantically trying to find a new
he's interviewing to be CTO of every startup in the bay area
all he can get is $80k salary, 0.1% equity, and an air mattress on the floor of the founder's living room
he's not sure if his wife and two kids will be okay living like that
welcome to the tech job market in 2026
I broke up with the first girl I ever fingered and she spread a rumor at school that I was gay, so I told everyone her pussy stank. Guess which rumor stuck? - Signed, Faggot.
Mulai bermunculan babi-babi tamak yang finansialnya collapse. Kamu dermawan dan kondisi finansialnya sedang bagus-bagusnya?
JANGAN BANTU ORANG SEPERTI INI!
Mungkin satu-satunya cara membubarkan dinasti politik dan tribalisme kedaerahan is to dilute the locals.
Jakarta terbukti berhasil. Warga lokalnya orang Betawi, tapi mayoritas penduduknya udah tercampur-campur sama banyak suku.
Isu "akamsi"nya masih ga ada apa-apanya dibanding daerah lain. Gausah jauh-jauh, geser dikit ke barat aja ketemu Banten.
I could be wrong though