patut diakui, editor Bloomberg KEREN banget ngett ngett !!!!!
visualisasi perbandingan GDP beberapa negara di S.E.A tahun 2025 pake motif kain batik gini
ada juga visualisasi Pelemahan Nilai Rupiah juga pake pewayangan gini; ini kreatif banget.
Bloomberg tahu bagaimana bercerita tapi pendengar/audiensnya adalah masyarakat Global dengan identitas Universal.
Bahkan ketika berbicara tentang PILIHAN TAK SEHAT, dia menganalogikan ini semua dengan GORENGAN yang terlihat nikmat namun sesungguhnya unhealthy.
🙂
🚨🚨🚨
pernah denger sidikalang?
ya, salah satu daerah penghasil kopi robusta terbaik di indonesia, kini tanah penghasil kopi ini terancam keberadaan tambang PT Dairi Prima Mineral (PT DPM).
sebagai yang terlahir di Sidikalang, tumbuh besar dari hasil kopi dan dan sekarang setiap butir nasi yang masuk ke perut ini adalah hasil dari kopi sidikalang, jelas menolak keberadaan PT. DPM.
warga dairi jelas menolak keberadan tambang PT. DPM yang berpotensi merusak hasil tani dan merusak alam dairi dapat menimbulkan bencana.
warga Dairi dan organisasi masyarakat sipil telah dan akan akan melaporkan lagi menteri lingkungan hidup ke Ombudsman Republik Indonesia dan ke Komnas Perempuan.
Mohon dukungan kawan kawan sekalian bagi kami warga dairi...
kalau kawan kawan disana berjuang agar pemerintah mengevaluasi perekonomian dan kebijakan indonesia, kami disini berjuang menyelamatkan tanah kelahiran kami.
kita sama sama berjuang, sampai menang.
sc video: Yasasan Diakonia Pelangi Kasih
Di Seoul:
1) Harga bensin RON95 hari ini 2009 won per liter.
2) UMR bulanan Seoul: 2.156.880 won
3) Persentasi 1 liter per UMR: 0.00093%
Di Taipei:
1) Harga bensin RON95 hari ini 33,9 dolar Taiwan per liter.
2) UMR bulanan Taipei: 29.500 dolar Taiwan
3) Persentasi 1 liter per UMR: 0.001%
Di Jakarta:
1) Harga pertamax 16.250 rupiah per liter
2) UMR bulanan Jakarta: 5.729.876 rupiah
3) Persentasi 1 liter per UMR: 0.002%
Di Yogyakarta:
1) Harga pertamax 16.250 rupiah per liter
2) UMR bulanan Jakarta: 2.417.495 rupiah
3) Persentasi 1 liter per UMR: 0.007%
LEBIH MURAH DARI MANANYA TED?
Lo tau nggak, ada proyek olahraga senilai Rp 1,25 TRILIUN yang sampe sekarang masih mangkrak di bukit Bogor?
Namanya P3SON Hambalang.
Dan di baliknya, ada salah satu skandal korupsi paling kotor di era reformasi.
Ini bukan cerita fiksi.
Ini cerita lo, gue, dan semua rakyat Indonesia yang kena tipu.
Perlawanan tetap berlanjut, kami mengecam dengan keras proyek korup (MBG) masuk ke dalam anggaran pendidikan.
Dan kami pada Senin, 15 Juni 2026. Pukul 13.30 WIB, di Mahkamah Konstitusi.
Tuntutan mahasiswa kadang memang kurang mudah dipahami atau musah dikomunikasikan ke publik awam, sehingga mudah dipelintir.
Di situ apa yang disampaikan Mbak Anggota DPRD inj ada benarnya,bahwa mahasiswa memang perlu menjelaskan “menolak apa, dan menawarkan apa” di dalam demonstrasi mereka.
Tapi menurut saya, oal MBG, mahasiswa umumnya tidak menolak ide memberi makan anak miskin.
Yang ditolak adalah desain dan prioritas anggarannya.
Program ini menyedot puluhan triliun per tahun, sementara kasus keracunan massal terjadi berulang di banyak daerah, ada dugaan korupsi (harus saya sebut "dugaan" dulu ya) di rantai pengadaan, dan dana pendidikan serta kesehatan justru dipangkas atau ditahan untuk membiayainya.
Maka, menolak MBG versi sekarang itu bukannya membenci orang miskin. Itu seperti bilang “saya menolak rumah yang fondasinya buruk”, bukannya “saya menolak rumah”.
Lagi pula, perbaikan gizi lewat posyandu lebih tepat sasaran dan lebih murah dari memasak jutaan porsi tiap hari.
Tanya saja pakar. Bandingkan dengan kajian soal MBG. Mana yang lebih saintifik?
Soal Pertamax, ini salah kaprah yang paling sering dipakai untuk memframing mahasiswa sebagai pembela orang kaya.
Pertamax (RON 92) memang lebih banyak dipakai mobil pribadi. Saya salah satu pemakainya. Dua motor saya, dan satu mobil LCGC milik istri, tak pernah nenggak selain Pertamax.
Tapi jelas saya bukan orang kaya.
Yang sebenarnya jadi isu dalam banyak demonstrasi adalah subsidi yang salah sasaran, transparansi tata kelola Pertamina, dan kebijakan energi secara keseluruhan, bukan “tolong jangan naikkan harga BBM orang kaya”.
Salah, itu.
Makanya, ada strawman dalam menyederhanakan tuntutan kompleks menjadi “mahasiswa belain pemilik mobil”.
Kenapa disebut strawman?
Karena postingan ini memakai teknik klasik, menempelkan motif terburuk pada lawan (seperti “kalian sengaja menyakiti orang miskin demi orang kaya”) supaya substansi kritik mahasiswa yang demo tidak perlu dijawab.
Padahal kritik mahasiswa hampir selalu soal akuntabilitas, prioritas anggaran, dan tata kelola, bukan soal benci-bencian kelas.
Lagian, yang bikin postingan hampir pasti bukan orang yang terusik dengan bunyi token listrik yang hampir habis.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Qodari, menjawab tuntutan BEM UI hari ini:
"Kenapa jangan berhenti? Ada ibu hamil. Emang hamilnya bisa berhenti? Ada ibu menyusui. Emang bayinya disuruh berhenti menyusu?"
Pertanyaan bagus, Pak.
Sekarang izinkan rakyat yang balik tanya:
📌 Januari–September 2025: ribuan anak keracunan massal dari MBG, tercatat Kemenkes dan dilaporkan publik
📌 ICW: 102 yayasan pengelola MBG di 38 provinsi terafiliasi politisi, aparat, dan militer. Bukan dipilih berdasarkan kompetensi gizi
📌 Biaya bangun dapur SPPG: antara Rp600 juta sampai Rp2,5 miliar per unit, tanpa standar harga yang jelas , ICW sebut ini indikasi mark-up
📌 Transparency International Indonesia sudah peringatkan sejak Juni 2025: MBG "dikepung risiko korupsi sistemik"
📌 Juni 2026: tiga pejabat BGN : Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, Lodewyk Pusung , ditahan Kejaksaan Agung atas dugaan korupsi tata kelola MBG
Anggaran program ini: Rp335 triliun APBN 2026.
Jadi bukan mahasiswa yang mau menghentikan ibu hamil menyusu, Pak.
Yang diminta dihentikan adalah program senilai Rp335 triliun yang terbukti keracunan massal, dikelola yayasan afiliasi partai, dan sudah memenjarakan tiga pejabatnya sendiri.
Atau semua itu belum cukup untuk disebut masalah?
“Aku, aku, aku” orang Indonesia ini NPD nya akut banget, kah? Iya, KAMU masih bisa isi pertamax full ga mikir. Banyak orang di luar sana yang mikirin pengeluaran sampe di angka seribu perak. Kapan lu sadar hidup bukan cuma tentang “Aku”?
@baseconvo and the fact that most of them actually berada di kelas ekonomi yang paling rawan tapi ya denial aja is really something….
kayaa… lu kebelet dianggep jadi orang kaya kahh dengan komen kek gitu??
Minggu ini pemerintah Indonesia punya dua kabar bersamaan.
Kabar 1: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin minta anggaran pertahanan 2027 sebesar Rp667 triliun.
Ditolak.
Dikasih Rp139 triliun.
Lalu minta tambahan Rp195 triliun lagi ke DPR , biar total jadi Rp334 triliun.
Kabar 2: Di saat yang sama, mahasiswa turun ke jalan karena harga BBM nonsubsidi naik 32%, harga bahan pokok melonjak, dan anggaran dipangkas atas nama "efisiensi."
Sekarang hitung bareng gue:
Rp667 triliun yang diminta Menhan = 2,5 kali anggaran MBG yang katanya program prioritas untuk anak-anak kurang gizi.
Rp334 triliun yang diminta total = hampir dua kali lipat seluruh anggaran Kemenkes + Kemensos.
Dan ini bukan sekadar soal angka.
Ini soal logika prioritas negara.
Rakyat diminta ikat pinggang.
BBM naik.
Subsidi dipangkas.
Anggaran pertahanan justru diminta naik lebih dari dua kali lipat dari pagu yang ada, sementara 500 personel TNI ditugaskan mengawal aksi mahasiswa yang memprotes daya beli.
Pertanyaannya sederhana: negara ini dibangun untuk melindungi siapa?
Dengar nggak? Kalau menterinya minta anggaran Rp5 triliun, dia kasih Rp10 triliun.
Bangganya luar biasa ngomong begitu, seolah-olah itu uang dari kantong pribadi. Padahal itu uang rakyat. Heran, kok bisa merasa gagah saat menghambur-hamburkan uang yang bukan miliknya.
Hhmmm... kenapa baru sekarang dan bukan dari Maret?
Kan BBM non-subsidi, jelas harganya harus ikut pasar dunia. Pertamina sudah gak kuat ya nahan kerugian? 😂
Boleh jadi harga Pertamax kita lebih murah, tapi gak dikasih tau kan komparasi daya beli kita dengan negara2 pembanding itu.
KDMP ini udah jelas2 pasti gagal.
Even secara konsep lebih jelek dari MBG.
Ga jelas masalah apa yg coba diselesaikan. Implementasi lebih buruk lg. Cm jd mainan kacang ijo.
Kalo mau mainan roleplay minimarket mah diajak ke Kidzania aja.
Ga perlu sampe bikin bangunan miliaran, beli pick up dari India, ngabis2in uang pajak kita