Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.
"Suatu saat, di kelak kemudian hari, kekayaan yang ada di segelintir orang akan pelan-pelan menetes ke bawah"
Yang disebut Prabowo itu, dikenal sebagai trickle-down effect: salah satu ilusi ekonomi terbesar dalam sejarah kapitalisme modern.
Secara sederhana, ini adalah keyakinan bahwa kalau kelompok kaya dibiarkan makin kaya, diberi ruang akumulasi lebih besar, diberi insentif, atau dilindungi kepentingannya, maka pada akhirnya kekayaan itu akan โmenetesโ ke masyarakat bawah lewat investasi, lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi.
Masalahnya, sejarah membuktikan bahwa teori ini sangat jauh dari kenyataan. kekayaan tidak otomatis menetes, yang terjadi justru kekayaan justru mengendap, berputar di lingkaran yang sama, lalu berubah menjadi kekuasaan politik.
Bahkan IMF sendiri pernah menunjukkan bahwa ketika porsi pendapatan kelompok terkaya naik, pertumbuhan malah justru cenderung melemah, sama halnya yang terjadi di Indonesia.
Pendeknya, trickle-down economics adalah dongeng paling sukses yang pernah dijual elite kepada rakyat miskin.
Dan dia adalah bagian dari elite yang menjual dongeng itu.
PUAS BANGETT ANJJ, GOOD JOB HAFIDZ UDAH SKAKMAT PERWAKILAN ISTANA ๐น๐น๐ซต๐ซต
Si Wowok klaim tau siapa yang bayar-bayar demo tapi dia gasebutin? Emang ada dua kemungkinan saat ini.
1. Pengen ngerasa gagah
2. Pengen rakyatnya konflik horizontal. https://t.co/DwB4YEzRil
Hasan : orang terdekatnya (Dadan) presiden saja ditangkap tanpa pandang bulu.
Fatimah : keberhasilan berantas korupsi bukan penangkapan seseorang tapi dari sistem, bukti gagalnya sistem orang terdekatnya presiden saja korupsi apalagi yang jauh disana?
Fatimah sedang memasak Hasan ๐ฅ
Ya allah benci banget liatnya. Ngapain nangis si??? Yang pantes nangis tu orang tua 33.000 siswa korban keracunan MBG. Bukannya dapet perbaikan gizi, malah dapet racun.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mengelak saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai realisasi anggaran motor listrik. Dengan pengawalan ketat, ia langsung bergegas menuju mobil Toyota Alphard miliknya tanpa memberikan sepatah kata pun, Senin (15/6/2026).
~RS
Kata Dino Patti Djalal:
"Menyuarakan kebenaran itu lebih nikmat daripada mengejar kekuasaan".
NICE QUOTE ๐๐
Selamat pagi....
Teruslah menyuarakan kebenaran jgn jadi setan bisu๐ซถ๐ซถ
Kepala BGN ditangkap Kejaksaan. Prabowo mengumpulkan 14.000 kepala SPPG se-Indonesia di Sentul.
Dari pola dan agenda acaranya, seragam, yel-yel, dan pidato, dapat dibaca tujuan utamanya bukan evaluasi program makan bergizi untuk anak-anak, tapi konsolidasi politik dan show of force dari Prabowo. Dengan estimasi biaya Rp 47โ55 miliar satu hari, ini politik gentong babi skala raksasa.
Sebanyak 14.000 kepala SPPG bukan sekadar pengelola dapur. Mereka adalah titik kontak langsung ke jutaan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia. Mereka tahu siapa yang mendapat manfaat dari program ini, tahu alamatnya dan hadir di komunitas itu setiap hari.
Golkar di era Orde Baru butuh puluhan tahun untuk membangun infrastruktur seperti ini lewat KORPRI. Prabowo melakukannya hanya dalam waktu dua tahun.
Anggaran BGN naik 4.890x, dari Rp54,8 miliar ke Rp268 triliun. Bedanya dengan mobilisasi politik biasa, ini tidak perlu dilaporkan ke KPU, tidak ada batasnya di UU Pemilu, dan dibayar pajak rakyat.
Gentong babinya sudah diisi, jaringannya sudah terbentuk, persiapan matang sebelum 2029.