Udah ngecek keabsahan beritanya. Beritanya valid. Lebih tepatnya pssi-nya Norway mendonasikan seluruh hasil penjualan tiket pertandingan vs. Israel waktu itu kpd sebuah organisasi kemanusiaan yg mendukung bantuan medis di Gaza dan wilayah terdampak di Palestina.
and that's where the hypocrisy lies
you enjoy queer media, you listen to songs by queer artists, you watch queer movies/series
but the moment the conversation becomes, "jangan diskriminasi" suddenly it's "stop normalisasi"
FUCK Y'ALL
Banyak yg fokus apakah perpres "itu" bisa memidana. Pdhl yg jauh lebih berbahaya adl potensinya utk memicu persekusi secara massal. Rejim ini bukan hanya gak belajar dari tragedi pasca-65 dan 98, tapi bahkan terkesan sengaja ingin mengulang modusnya!
suharto tolol lbh banyak bangun tol drpd jalur kereta api
suharto tolol ketika menonaktifkan jalur2 kereta di jawa & madura
suharto tolol ketika membunuh rel tram perkotaan
suharto tolol menganaktirikan PJKA drpd BUMN lain
Rumah jaksa dijaga tentara. Biar gak ditangkap polisi karena bisnis cuci uang tambang batu bara yang bikin blackout listrik. Ini adalah sebuah plot cerita di negeri para bedebah.
NGERIII...
awal mula pernyataan "lgbt menular" ini sebenernya drmn sih bangsat? i have a BUNCH of queer friends, and I'M STILL INTO DICK?? can homophobes explain that shit??? PLEASE LGBTQ+ INFECT ME, I'M BEGGING
aku suka sedih deh kalau denger/liat org yg bilang mhdhh
"andai mereka nggak berulah"
"siapa suruh ikut campur"
dan perkataan semacamny. i mean, they risked a lot just to fight for justice. so why would you trust all that mediaplay while mhdhh are fighting against a huge company?
The concept of hajj is so capitalistic in a way that one of the holiest experiences in Islam can feel like something you have to spend years saving and competing for and every year it feels like it gets more exclusive.
“Pergi haji jika mampu” ya iya sih masih ada kata ‘jika’ but that doesn’t mean pemerintah boleh menyusahkan masyarakat yang mau naik haji.
di kajian yang gue datengin 2 minggu lalu ustadnya bilang kalo pemerkosaan bisa terjadi di lingkungan pesantren itu karena kiyai2nya terbiasa interaksi dgn santriwati yg lagi ga pake jilbab 🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂 grown ass man tidak mengerti konsep timpang kuasa dan power abuse
again. gue hetero, tapi sebagai minoritas kalimat seperti ini udah biasa gue denger.
“lu bersyukur aja di sini masih bisa hidup, kalo kami intoleran lu semua udah mati.”
SURVIVING is not the equal with LIVING.
wake up people. dulu suku. ras. agama. sekarang orientasi seksual dan gender. do you think you’re safe and will be excluded? who knows what reason they will find tomorrow to pick on you and persecute you?
and by then no one will stand up with you because you’re the only one left.