Tadi sore gue bahas kenapa Aston Villa mau memasukkan release clause senilai £35 juta ke kontrak Youri Tielemans.
Nah, sekarang muncul pertanyaan atau bahkan keraguan lain: Kalau emang Tielemans sebagus itu, kenapa baru sekarang klausulnya ditebus? Kenapa gak dari awal?
Jawabannya ya karena Ederson. Terlepas dari hasil tes medisnya, Ederson memang target utama klub di bursa transfer musim panas ini. Dan itu udah dikonfirmasi oleh banyak reliable sumber. Bahkan transfernya sudah terbilang selesai. Tinggal satu langkah lagi, lalu akhirnya gagal.
United dan Atalanta bahkan sudah mencapai kesepakatan transfer senilai €40,5 juta plus bonus. Personal terms juga sudah disepakati. Tinggal menjalani medical sebelum transfer diumumkan secara resmi.
Namun hasil pemeriksaan medis menemukan potensi masalah. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan di Inggris bersama dokter spesialis klub, United memutuskan untuk tidak melanjutkan transfer dengan nilai yang sudah disepakati.
Di titik itulah situasinya berubah.
United langsung mempercepat proses untuk merekrut Tielemans dengan mengaktifkan release clause pada kontraknya. Kalau membaca kronologinya doang, mungkin muncul kesimpulan bahwa Tielemans hanyalah opsi darurat setelah Ederson gagal. Which is kesimpulan yang sangat bisa dimengerti. Tapi berhenti di kesimpulan itu juga gak tepat karena ceritanya gak sesederhana itu.
The Athletic mengungkap bahwa ini bukan pertama kalinya United mencoba merekrut Tielemans. Mereka sempat mempertimbangkannya pada 2019, kembali mendiskusikannya pada 2022, lalu kembali memiliki kesempatan saat ia berstatus free agent pada 2023.
Bedanya, setiap kesempatan itu selalu gagal karena alasan yang berbeda. Jadi ketika transfer Ederson batal, United gak perlu mencari nama baru. Mereka tinggal kembali kepada pemain yang sudah bertahun-tahun ada dalam radar klub.
Dengan kata lain, Ederson mungkin memang Plan A. Tapi Tielemans bukan nama yang muncul tiba-tiba karena panik. Dia memang udah target lama yang akhirnya kejadian waktu timing-nya tepat.
📝: @TheAthleticFC