Selama dua dekade, setiap empat tahun sekali selalu ada satu nama yang tak pernah absen menghiasi panggung terbesar sepak bola: Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro.
Generasi berganti. Pelatih datang dan pergi. Format turnamen berubah. Teknologi VAR diperkenalkan. Bintang-bintang baru bermunculan.
Namun satu hal tetap sama. Cristiano Ronaldo selalu ada disana.
Ia menjalani debut Piala Dunia pada 2006. Ketika itu banyak pemain yang kini menjadi bintang bahkan belum memulai karier profesionalnya, beberapa bahkan belum lahir. Dua puluh tahun kemudian, ia menutup perjalanannya di Piala Dunia dengan menghadapi generasi yang tumbuh besar sambil menyaksikan dirinya.
It’s crazy how extraordinary Cristiano Ronaldo’s longevity has been.
Empat tahun dari sekarang, Piala Dunia akan kembali bergulir. Akan ada juara baru, bintang baru, dan cerita baru. Namun untuk pertama kalinya sejak 2006, tidak akan ada lagi nama Cristiano Ronaldo.
Football will move on. The World Cup will move on. But for millions who grew up watching him, it will never quite feel the same again.
Obrigado, Cristiano. 🐐❤️
#FeelEveryGoal | @toshibatv_id
🚨| BREAKING: Speed sends a HEARTFELT message to Cristiano Ronaldo and Portugal fans after their World Cup defeat
“Ronaldo, I love you… I’m so sorry you lost the World Cup. I wanted you to win…" 💔🇵🇹🙁
FULL-TIME: Portugal 🇵🇹 0-1 🇪🇸 Spanyol
90+1’ Merino ⚽️
Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Bersamanya, berakhir pula perjalanan Cristiano Ronaldo di panggung terbesar sepak bola.
Ini bukan akhir yang ia impikan. Tidak ada trofi yang bisa diangkat, tidak ada satu laga tambahan yang bisa dimainkan. Namun, itu tidak akan mengubah warisan yang telah ia tinggalkan.
Dari seorang bocah asal Madeira yang bermimpi menjadi pesepak bola, hingga menjelma menjadi salah satu pemain terbesar sepanjang masa. Lima Ballon d’Or, juara Eropa, juara UEFA Nations League, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional, dan sosok yang menginspirasi jutaan orang untuk percaya bahwa kerja keras bisa mengalahkan segalanya.
Piala Dunia mungkin bukan panggung yang memberinya trofi. Tetapi Piala Dunia tetap menjadi bagian penting dari kisah seorang Cristiano Ronaldo.
Malam ini, sebuah perjalanan yang dimulai pada 2006 akhirnya mencapai garis akhirnya.
Obrigado, Cristiano. Terima kasih untuk semua kenangan yang diberikan. Football will never forget you. 🐐❤️
#FeelEveryGoal | @toshibatv_id
🚨 Cristiano Ronaldo: “I will not be ‘more Cristiano’ if we win the World Cup, or ‘less Cristiano’ if we don’t win it”. 🏆🇵🇹
“I’m grateful to life. I’m enjoying every single day, I’ve been lucky. I learned to enjoy day by day”.