Alert BDG!!
...Dugaan saya...
Untuk yang daerah bandung dan sekitarnya terutama daerah Mall Pasir Kaliki 23 atau Paskal 23 untuk berhati-hati di area parkirannya, terutama parkiran dibelakang dekat Matcha Maru.
Kejadian siang hari, ada 3 orang seperti "komplotan" ingin melancarkan aksi kejahatan.
Kejahatannya yaitu gesek nomer rangka dan nomer mesin kendaraan, kejahatan seperti hal ini sudah terjadi di beberapa tempat, mereka membuat BPKB palsu dengan nomer rangka dan nomer mesin korbannya.
Saya menduga ketiga komplotan ini sudah merencanakan aksinya. Sedikit cerita, ketika saya sampai di Mall Paskal23 sekitaran Parkiran Matcha Maru, ada seseorang yang memakai jaket + tas membawa motor Nmax Berwarna Putih (Plat nomer saya lupa), orang tersebut mengikuti saya hingga parkiran. Ketika saya sudah sampai parkiran, orang yang membawa motor tersebut menelfon rekannya, kemungkinan besar yaitu si Pelaku kedua yang memakai Kaos Hitam Celana Panjang tersebut.
Karena setelah Pelaku Pertama yang membawa Motor Nmax Berwarna Putih Tersebut selesai menelfon, si Pelaku Pertama langsung berangkat dan munculah Pelaku Kedua yang berpakaian Kaos Hitam Celana Panjang. Setelah itu, Pelaku Pertama yang membawa motor Nmax Putih menunggu di Parkiran dekat dengan Proyek yang ada Mobil Crane. Pelaku Kedua menunggu di depan mobil saya seperti orang mencurigakan. Pelaku Kedua tersebut memberi isyarat tangan menyilang kepada Pelaku Pertama...
Dugaan saya, mengapa Pelaku Kedua memberikan isyarat tangan menyilang kepada Pelaku Pertama yaitu memberitahukan bahwasannya target mereka tidak memungkinkan. Karena memang saya diam di Mobil untuk menunggu seseorang. Saya menghitung waktu tunggu mereka sekitar 30 - 40 menit di depan kendaraan saya dan akhirnya memberikan isyarat tangan menyilang. Tetapi tidak sampai situ saja, selang beberapa menit kemudian datanglah Pelaku Kedua yang membawa Nmax Putih dan Berjaket itu ke Pelaku Pertama...
Entah mereka membicarakan soalan apa, tidak lama kemudian si Pelaku Kedua Baju Hitam tersebut pindah posisi kebelakang Mobil orang lain tetapi mobil orang lain tersebut disebelah mobil saya. Saya memperhatikan gerakan orang tersebut, sepertinya saya tau kalau mereka komplotan "GESEK NOMER MESIN DAN NOMER RANGKA KENDARAAN".... Tidak selang lama, munculah Pelaku Ketiga, Pelaku Ketiga dan Pelaku Kedua mereka berdia dibelakang kendaraan orang lain tetapi bersebelahan dengan mobil saya...
Disitu saya sengaja mengarahkan Spion Sebelah Kiri dan Sebelah Kanan ke kearah bawah (Karena Posisi Nomer Rangka ada disamping ban belakang sebelah kanan dan Posisi Nomer Mesin ada disamping ban depan sebelah kanan)... Antara Pelaku Kedua dan Pelaku Ketiga itu saya tidak tau membicarakan persoalan apa, mungkin karena saya tidak turun juga dari kendaraan. Si Pelaku Kedua ke Arah depan mobil saya lagi dan Pelaku Ketiga masih diposisi belakang mobil....
Untuk Pelaku Pertama dia Standby dengan Motornya si Nmax Putih itu didekat protek yang ada mobil crane. Ketika saya tidak kunjung turun dari mobil. Akhirnya yang ke2 kalinya si Pelaku Kedua memberikan isyarat tangan menyilang lagi kepada Pelaku Pertama dan Pelaku Kedua (Tidak terekam oleh saya), setelah itu Pelaku Kedua memberikan Isyarat kepada Pelaku Pertama dan Pelaku Ketiga dengan memberi kata "Yuu" dalam artian sudahi saja karena target gagal....
Intinya dari sini adalah, untuk kalian berhati-hati yang mempunyai kendaraan bermotor. Karena kejahatan model seperti ini sudah banyak dimana-mana dan bahkan kejadiannya di siang hari... Saya sempat menemukan kejadian seperti ini di Parkiran Mall Summarecon Bandung Lantai 2, sama persis seperti ini. Komplotan 3 Orang, satu mengolong kedalam mobil, satunya lagi menunggu di tangga tempat orang turun ke lantai 1, dan satu orang lagi di lorong parkiran masuk dari lantai 1 menuju lantai 2....
cc : lowprofilbosss
Orang-orang yang gak sadar dirinya udah berbuat baik:
- yang ngasih review video dan foto di toko online
- yang fotoin menu buat Google maps
- yamg masang pricelist di WA Business atau IG
🚨 𝗕𝗥𝗘𝗔𝗞𝗜𝗡𝗚: FIFA has confirmed that no disciplinary action was taken against Leandro Paredes after the World Cup final. 🇦🇷
Paredes was initially reported as having been sent off by referee Slavko Vinčić for appearing to push Gavi by the throat.
However, the red card was removed from the official record shortly afterwards, with FIFA confirming to BBC Sport that no sanction was ultimately issued.
(Source: @DaleJohnsonBBC)
Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.