@EccePasser @chunderboolt@jakeshieldsajj@MattWalshBlog Japan's Conditional Surrender :
1. Keep their Emperor
2. Keep their occupied territory in Manchuria, South East Asia, and Pacifics
3. Demilitarized at their own terms
4. Setting up their own tribunal for their own war crimes
except the first, those aren't acceptable terms.
@saidbasalim@JJRizal bayar, tapi cuma 150 KM sampai Karangsambung. sisa 850 KM nya, dia nyuruh Karesidenan (Bupati atau Raja Lokal) untuk gerakkan penduduknya melakukan kerja wajib.
https://t.co/y5Kf9xiW7O
@rhinoprit revisi sejarah omong kosong, ini sudah pernah di-debunk dari tahun 2015.
https://t.co/zfNYO5IlLh
https://t.co/y5Kf9xiW7O
mohon kalo menyebarkan sejarah lebih teliti lagi, jangan setengah-setengah dan langsung ambil kesimpulan sendiri
@WariiHimaWari@naufalharjo@HabisNontonFilm yg dibom atom justru infrastruktur militer, bengkel industri, yang menopang perang terus berlanjut. korban sipil itu cuma collateral damage di mata panglima. tinggal pilih ngorbankan 100 rb warga sipil atau 1 juta personil militer.
@sir_amirsyarif kalau THR emang hak pekerja/kewajiban perusahaan. kalo gaji ketigabelas itu berlaku untuk ASN, dan ga diatur untuk Swasta alias bonus
https://t.co/3ZZe3l3USg
https://t.co/RAq7jSI8qL
@Sultanhfd@sponsorsofmud@neohistoria_id loh karl marx sendiri kok yg bilang bahwa agama itu opiun untuk massa, alat untuj mengontrol publik. apalagi Soviet dan CCP sangat anti dengan agama dan mengontrolnya. ya wajar dikaitkan dengan atheisme. walau tidak memungkiri bahwa ada yg beragama
@RandomWorldWar@neohistoria_id si vis pacem, para bellum
kita emang ga mau perang, tapi untuk menjaga perdamaian, kita perlu bersiap akan hal tersebut.
@amatalidla@BBCIndonesia PBB itu ya bekerja sesuai dengan kontribusi anggota-anggotanya. coba cek, Indonesia sudah meratifikasi Konvensi 1958 dan Protokol 1967 UNHCR belom?
@KucingMedsos@VredeAarde@kegblgnunfaedh sejak kapan menolak menjustifikasi justru malah menjadi justifikasi itu sendiri?
sudah pakai kesesatan berpikir dikotomi palsu, sekarang ditambah ad hominem serta mengubah arti dari kata-kata itu sendiri. kalo ga kuat mempertahankan argumen emang baiknya kabur, sih😌👍
@KucingMedsos@VredeAarde@kegblgnunfaedh TIDAK! Pelecehan seksual terjadi karena pelaku memaksakan hasratnya kepada korban. stop menjustifikasi dan menormalisasi pikiran jahat.
jangan naif, dengan menanyakan alasan-alasan terjadinya pelecehan seksual, itu namanya anda memaksakan moralitas ambiguitas anda.