Baru Cincha Laura Kiehl artis yg brani nyenggol kebijakan pemerintah yg morat-marit ky ranjang Teddy.
Dia tegas menyuarakan kesejahteraan & keadilan rakyat yg TIDAK merata sejak kepemimpinan badut gemoy
Artis lainnya masih aman dan tenang berlindung dibalik lagu ok gas.. ok gas...
Waduh, investor mulai berani teriak!
Sedang beredar surat terbuka dari Kamar Dagang Tiongkok (CCC Indonesia) langsung buat Presiden. Isinya benar-benar tamparan keras buat wajah birokrasi kita!
Bayangin aja, mereka terang2an bongkar borok yg dihadepin investor/pengusaha di lapangan:
1. Pungli & Pemerasan: Mereka mengeluhkan adanya praktik korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang sudah sangat mengganggu operasi bisnis.
2. Ada denda kehutanan "rekor" sebesar US$180 juta yang dijatuhkan secara sepihak dan dianggap berlebihan.
3. Kebijakan nikel berubah-ubah mendadak sampai bikin biaya produksi melonjak 200%
4. Birokrasi korup. ada masalah, saluran resmi macet, tapi kalau lewat perantara dan pake pelicin baru masalah bisa beres.
Gimana mau ekonomi tumbuh 8% kalau investor aja merasa dirampok dan ga ada kepastian hukum?. Nasib jutaan pekerja sekarang di ujung tanduk karena ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim usaha yang bersih. Mana ini Bowo katanya mau sikat korupsi, jangan sampai Indonesia dicap sebagai sarang pungli internasional
surat terbuka dari CCCI bisa dibaca selengkapnya di: https://t.co/yOgVQdAKWr
🚨 A major Indonesian nickel firm—whose nickel is sold to companies that supply EV makers like Tesla & BMW—discovered toxic heavy metals in fish eaten by local communities
Instead of warning the public, the company deleted and buried the findings
Story https://t.co/zBIO39TQ7q
Malaysia has always been at the forefront in providing assistance whenever there is a disaster in Aceh. Hopefully, this assistance will also reach our brothers and sisters in Sumut and Sumbar.
The Indonesian government has turned a blind eye to what is happening in Sumatra
Gue ga akan bangga Indonesia ada dalam panggung Piala Dunia, kalau bahkan negara ini aja gabisa menjamin hak dasar termasuk keadilan untuk korban Tragedi Kanjuruhan
Kalau liga kita masih jauh dari berkualitas. Proses dipotong atas nama prestasi instan. Prestasi yang sebetulnya mereka harapkan jadi elektabilitas
Kalau Federasinya masih korup. Masih rangkap rangkap jabatan. Sepakbola kita masih diisi oleh mafia yang juga elite politik dan oligark negeri ini
Everything is political. Desak dan tuntut perbaikan sepakbola kita sampai akarnya!