Kalau bener ulah intel atau pemerintah, seharusnya udah nggak perlu alat seperti itu untuk melacak. HP sampeyan saja sdh cukup, sampeyan kemana saja, koordinatnya tepat.
Kalau sampai ketahuan pakai alat fisik gitu, kemungkinannya cuma dua: antara memang teknologi intelnya yang kurang update, atau jangan-jangan ini murni ulah sampeyan sendiri.
Jangan tanya saya yang bener mana, saya juga nggak tahu. Jadi enjoy this drama aja👌🏻
Buat yang belum tau..
Saat ini ada krisis pasokan listrik PLN akibat stok batubara tidak cukup.
Menteri ESDM memangkas kuota batubara karena dipicu seretnya pasokan batubara DMO (Domestic Market Obligation) ke PLTU JaMaLi (Jawa Madura Bali).
Alhasil terjadi defisit daya 1.500 MW dan pemadaman bergilir di kota-kota besar.
Jadi buat menjaga agar harga batu bara dan nikel tinggi sehingga dapat pajak royaltinya besar, maka kuota produksi batu bara dipotong jauh
Contohnya Sinar Mas punya kuota produksi 55 juta ton tahun 2025. Tapi 2026 ini hanya disetujui 11 juta ton aja.
Dan dari 11 juta ton itu, 30% itu untuk lokal (ke PLTU, pabrik dan smelter di dalam negeri). Sisanya baru boleh ekspor.
Diperkirakan ini akan terjadi hingga September.
Jadi, siap2 aja kalo beberapa bulan kedepan bakal sering ada pemadaman listrik.
Siapa pun yang mencoba menghentikan impianku, mereka tidak jadi bagian dari impian itu lagi. Aku akan terus berlari mengejar hal yang aku ingini. Aku akan menemukan kembali bagian-bagian diriku yang baru, yang tidak akan menghentikan impianku.
Kejadian Istaka karya ini memang jadi titik awal pengiriman segala macem Satuan TNI ke pegunungan Papua.
Yang awalnya satgas TNI hanya Sekedar pamtas dan pamrahwan yang itu pun di urus sama korem dan Yonif jajaran Kodam 17.