Saya berdiri di sini, hari ini, mewakili: Diri Saya Sendiri… Sama hal-nya seperti almarhum ayah, paman/tante dan pendahulu kita 79 tahun yang lalu dan pada saat² kritis di mana nasib Republik kita sedang dipertaruhkan… Karena kita semua, sadar tidak sadar, dgn cara masing², sedang ikut menentukan dunia yg ingin kita wariskan pada anak, cucu dan generasi berikut… 🙇🏻♂️🙏🏼
I’m standing here today, representing: Just Myself… Like my late father, my late uncles/aunts, and our forefathers who stood in the same place at the same time 79 years ago and at other critical moments when our Republic was hanging in the balance… Because all of us right now, aware or unawares, each in our own way, are shaping the world we want to leave behind for our children, our grandchildren and future generations… 🙏🏼🇮🇩
#kawalputusanmk
@detikcom Jika benar, sekelas jakarta yg sdmnya lebih maju daripada daerah lain saja berani mereka lain2. Kalau masyarakatnya diam saja, berarti memang sudah darurat negri ini.
Ada saatnya kita menjadi pendukung capres atau cawapres.
Tapi hari ini, kita akan menonton film ini sebagai sesama warga negara.
11 Februari, 11.00 WIB
#DirtyVote
Ketika telinga @andre_rosiade sudah panas sampe ke ubun-ubun akhirnya berontak juga...
Endingnya terpancing apa yang sudah diucapkan RG 🤣
https://t.co/PhZMXXuD5q
@DKIJakarta mohon di Tindak lanjuti pengaduan Warga terkait Cucian Mobil Karonta di jln Dermaga Rt. 09 RW 11 Kel. Klender, di sinyalir tidak ad AMDAL (tidak ada Ijen warga, air tanah warga terganggu, merusak saluran, bising
@DKIJakarta mohon di Tindak lanjuti pengaduan Warga terkait Cucian Mobil Karonta di jln Dermaga Rt. 09 RW 11 Kel. Klender, di sinyalir tidak ad AMDAL (tidak ada Ijen warga, air tanah warga terganggu, merusak saluran, bising
dulu pidato 17an presiden panggung menimbang gagasan kemerdekaan dgn kenyataan berbangsa bernegara, kata merdeka pun mengalami proses pemudaan kembali, dan yg dengar terbakar oleh apinya
sekarang jadi panggung pertunjukan teater boneka, hanya kostum dan baju serta kebisuan
Akhirnya semua yg keterlaluan harus diakhiri ! Keterlaluan tidak pro-rakyat, keterlaluan pro-oligarki. Tampang ndeso, hatinya untuk oligarki. Pak Harto otoriter, tapi masih ada hati untuk rakyat & petani: SD Inpres, Puskesmas, Pasar Inpres, Subsidi Pupuk.
Sudah lama terjadi perdebatan tentang bentuk partai kiri u/ memenangkan tuntutan kelas pekerja: partai kiri luas vs. partai pelopor.
Apa yg disampaikan Sjahrir ini, adalah konsepsi partai pelopor: partai yg hanya menampung orang2 terpilih yg militan & memahami teori x praktik.
Fenomena Aldi Taher belakangan ini kerap dibaca banyak orang sebagai hal lumrah, mengingat persona Aldi sebagai selebriti yang jenaka. Tapi dalam diskursus politik, sebenarnya hal ini menunjukkan adanya indikasi alienasi politik. Apa itu? #KotakSuara https://t.co/5cGG3nms9G
Tugas pokok tim ini adalah melahirkan naskah akademik soal permasalahan hukum di Indonesia. Dari soal mafia peradilan, tanah, hingga pertambangan. #newsupdate#update#news#text https://t.co/g2CnRcpVT0