"Hidup Perempuan! Hidup Buruh! Hidup LGBT!"
Begitulah suara tuntutan yang digemakan dalam aksi Aliansi Perempuan Indonesia (API) hari ini.
Aksi berpusat di depan Gedung Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham), Jakarta Selatan, sebagai bentuk peringatan sekaligus seruan untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok ragam gender dan seksualitas.
Aksi berlangsung pada pukul 13.00 hingga 16.30 WIB dengan mengusung tuntutan "Hentikan Kekerasan Terhadap Ragam Gender dan Seksualitas."
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen organisasi yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia—menyatakan solidaritas terhadap perjuangan HAM tanpa diskriminasi.
Peserta aksi menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan, ujaran kebencian, dan tindakan persekusi yang masih dialami kelompok ragam gender dan seksualitas. Mereka juga menolak berbagai kebijakan yang dinilai diskriminatif serta mendesak negara untuk menjamin perlindungan hak asasi manusia bagi setiap warga negara tanpa membedakan identitas gender maupun seksualitas.
📸Elvina Manuella Simanjuntak/Konde.co.
SKANDAL PANAS‼️ seorang guru pns di tanjung balai membawa seorang murid laki laki ke suaminya untuk DI SODOMI‼️
Dalam unggahan tersebut, guru yang bersangkutan diduga membawa muridnya kepada sang suami, yang kemudian disebut-sebut melakukan perbuatan tidak senonoh yaitu sod0mi. Korban diketahui merupakan seorang anak yatim, sehingga kabar ini memicu kemarahan warga sekitar. Massa disebut sempat mengamankan terduga pelaku.
Ini dia pelakunya.
Guru yang tega bawa muridnya sendiri, kelas 2 SD, yatim piatu, buat di sdm suaminya.
Sumpah abis baca berita ini dada jadi sesek luar biasa. Ga habis pikir ada manusia sekeji ini. Orang yang harusnya jadi tempat anak merasa aman malah jadi pihak yang ngehancurin hidupnya.
Btw, sampe siang ini warga Tanjung Balai masih demo depan polres tempat pelaku diamankan. Semoga dua lucknud ini dihukum seberat-beratnya, dan si adik dpt pendampingan psikologis terbaik 💔🥺