Kita belajar pada pandemi, betapa nilai kemerdekaan atas lingkungan yang sehat dan nyaman itu mahal harganya walau hanya sebentar.
Merdeka di ruang publik kini dan nanti akankah hanya menjadi sesuatu "trial and error" untuk umat manusia?
Selamat Hari Merdeka 🇮🇩
#hutrike75
Kaget melihat footage hujan dan banjir Semarang. Sepertinya hujan ekstremnya tidak terprediksi oleh BMKG?
Jika iya, ini mengingatkan pada hujan ekstrim yg tertinggi dlm sejarah pencatatan Jakarta pas malam tahun baru 2020.
Krn krisis iklim, kita akan makin sering alaminya.
Siaran Pers:
Advokasi Hak Hunian Layak di Kampung Kota Jakarta
Menang Gold Medal World Habitat Awards 2024
Advokasi dan kolaborasi multipihak di kampung kota Jakarta dalam memenuhi hak atas hunian layak memenangkan anugerah tertinggi yaitu Gold Medal di ajang World Habitat Awards 2024. Ini adalah kerja bersama antara kurang lebih 20 kampung kota yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin Kota, Urban Poor Consortium (UPC), Rujak Center for Urban Studies (RCUS), dan didukung juga oleh ASF Indonesia, AKUR, Departemen Arsitektur Universitas Indonesia, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ini adalah pertama kalinya Indonesia mendapatkan anugerah Gold Medal di World Habitat Awards, setelah sebelumnya Arkom Indonesia di 2021 mendapatkan Bronze Medal untuk proyek rehabilitas dan pembangunan kembalii permukiman pasca gempa Palu.
Setelah kampung kota Jakarta mengalami gelombang penggusuran paksa pada tahun 2014-2016, warga kampung kota yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin Kota, bangkit dan berjejaring serta melakukan berbagai advokasi bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk RCUS dan UPC, dengan tujuan untuk merebut hak atas hunian layak. Hak atas Hunian Layak adalah mandat konstitusi seperti tercantum dalam Pasal 28H UUD 1945 dan telah diratifikasi dalam UU 11/2005 tentang Ratifikasi Konvensi Internasional tentang Hak Ekonomi Sosial dan Budaya.
Upaya advokasi bersama di kampung kota Jakarta terwujud dalam berbagai strategi, antara lain advokasi dan kampanye multilevel, penataan mandiri, advokasi kebijakan, pengorganisasian antar kampung, desain dan perencanaan, kegiatan kesenian dan kebudayaan, serta litigasi.
Kegiatan advokasi dan kampanye multilevel termasuk dengan mengundang UN Special Rapporteur Leilani Farha di September 2016 untuk melihat langsung korban penggusuran paksa dan solusi warga dalam mencegah penggusurah di Jakarta. Advokasi dan kampanye bekerja sama dengan berbagai universitas dalam dan luar negeri, jurnalis, seniman hingga pembuat film agar terus menyuarakan apa yang terjadi di kampung kota Jakarta.
Warga kampung kota juga mengorganisir diri dalm menyusun kontrak politik dengan Calon Gubernur (masa itu) Anies Baswedan jelang Pilkada DKI Jakarta 2017, yang akhirnya menghasilkan konsep Community Action Planning di Jakarta dan mendorong terbitnya Peraturan Gubernur 90/2018 tentang Peningkatan Kualitas Permukiman dalam Rangka Penatawan Kawasan Permukiman Terpadu dengan total penerima manfaat adalah 220 RW. Advokasi kebijakan lain adalah keberhasilan kampung untuk mendorong revisi pada Rencana Detil Tata Ruang, sehingga kampung kota menjadi terakomodasi dalam Pergub 32/2022 tentang Rencana Detil Tata Ruang. Sekitar 12 kampung kota Jakarta telah mendapatkan IMB Sementara secara kolektif berbasiskan koperasi.
Secara khusus, penghargaan ini memberikan perhatian kepada 2 proyek dalam program advokasi ini, yaitu penataan hunian mandiri oleh Komunitas Anak Kali Ciliwung (KAKC) dan pembangunan kembali Kampung Susun Akuarium. KAKC telah berulang kali mendapatkan ancaman penggusuran paksa, yang kemudian dijawab oleh KAKC dan bekerja sama dengan JRMK, UPC, ASF Indonesia, Departemen Arsitektur Universitas Indonesia melakukan penataan mandiri dengan memotong bangunan sehingga menghasilkan ruang publik sepanjang sungai. KAKC mendorong lahirnya gagasan Kampung Inspeksi, dimana seluruh elemen kampung, baik ruang dan warganya menjaga dan merawat kali.
Pasca penggusuran paksa 11 April 2016, warga Kampung Akuarium gigih berjuang untuk membangun kembali kampungnya. Didampingi oleh JRMK, UPC dan RCUS, warga Kampung Akuarium melakukan berbagai terobosan antara lain, pembangunan hunian sementara bagi korban penggusuran paksa, desain partisipatif yang menghasilkan konsep kampung susun. Selain itu terobosan lain adalah pembentukan koperasi yaitu Koperasi Aquarium Bangkit Mandiri sebagai alat untuk menyejahterahkan warga dan embrio koperasi perumahan. Terobosan oleh Pemprov DKI Jakarta yaitu penggunaan dana hunian berimbang yang didapat dari kewajiban developer untuk membangun hunian secara partisipatif.
Jakarta telah lama dikenal sebagai kota yang tidak ramah untuk warga miskin dan kampung kota, dan melekatkan stigma keduanya. Karena itu kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya kepada Gubernur Anies Baswedan, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Asisten Pemerintah dan Kepala Dinas Perumahan, serta Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan DKI Jakarta 2017-2022, yang membuka ruang diskusi dan terobosan kebijakan hingga terjadi perubahan.
Secara khusus, Dewan Juri World Habitat Awards 2024, memberikan berbgai apresiasi kepada kerja bersama ini. Antara lain, Maimunah Mohd Sharif, Direktur Eksekutif UN Habitat (lembaga PBB yang bergerak di isu permukiman dan perumahan), menyatakan pujiannya terhadap kemitraan berbagai pihak dan keterlibatan warga sedini mungkin, termasuk keputusan untuk memanfaatkan kebijakan dan pendekatan politik untuk mendorong perubahan. Beliau juga mengapresiasi penggunaan koperasi untuk memberikan solusi tanah, mengurangi spekulasi dan memperkuat keamanan bermukim.
Sementara Leilani Farha, Direktur The Shift dan Pelapor Khusus PBB untuk Hak atas Hunian Layak 2014-2019, menyatakan Advokasi Hak atas Hunian Layak di Jakarta sebagai terobosan fantastis yang memberikan ruang bagi warga yang berisiko digusur dan telah tergusur, untuk melakukan advokasi bagi perubahan hukum dan politik yang signifikan. Terobosan ini berakar kuat pada pendekatan hak asasi manusia dengan fokus pada perubahan sistemis, keterlibatan masyarakat, dan jaminan keamanan bermukim. Ini adalah aspek-aspek mendasar dari hak atas perumahan. Saya menyadari bahwa keterlibatan masyarakat sering kali tidak terpusat pada pekerjaan perumahan, sehingga saya sangat terkesan dengan aspek proyek ini.
Sejak 1986, World Habitat Award adalah anugerah tahunan di bidang perumahan dan permukiman yang diberikan oleh World Habitat, bekerja sama dengan UN Habitat. Selain Advokasi Hak atas Hunian Layak di Jakarta, Gold Medal juga diberikan kepada Energiesprong, proyek adaptasi hunian yang berwawasan iklim.
Kontak: Dian (Rujak Center for Urban Studies), 082110349707
@rujakrcus@JRMK_Jakarta@Urbanpoor
Kalau begini sudah tak ada jaminan bus yg aman di negeri Wakanda ini. Rosalia Indah payah sekali ya penanganan kasusnya. Move on saja lah penumpang dari armada satu ini😫
Begitu Perpresnya diteken, pihak BP Batam dan Walkot Batam minggu lalu langsung bikin “konsultasi publik” utk Rempang dgn membawa Perpres ini.
Apakah demi Rempang ya, supaya cepat2 kosong dan mulai eksploitasi?
I’m at a total loss at word knowing this controversial project is really going (with a faster pace than the Outer Ring MRT)
Kalau memang niatan kita adalah mengurangi kemacetan, polusi dan ketergantungan kendaraan pribadi, bangun jalan tol ini bukan jawabannya. Dan saya senang khalayak publik banyak di komentar yang sudah sadar akan hal ini! @pupr_bpjt
Beban kepadatan di JORR existing hanya akan berkurang dengan transportasi massal
Dana 21 Trilyun lebih baik untuk transportasi umum!
Punya duit ratusan juta atau milyaran untuk beli mobil belum tentu punya otak untuk sesimpel berfikir untuk tidak lewat jalur Transjakarta
@NTMCLantasPolri@NTMCPoldaMetro tolong ditilang semua mobil yang saya foto dalam waktu beberapa menit saja ini
(1)
Putusan Vonis Bersalah Terhadap Trio Pakel Menambah Dosa PN Banyuwangi Atas Kasus Konflik Agraria
3 petani Pakel ini divonis 5 tahun 6 bulan atas kasus ini, padahal persoalan ini tidak terlepas dari persoalan konflik agrari, sehingga menghambat penyelesaian konflik. Dari sini telah jelas bahwa Hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi telah mengulangi kesalahan yang sama dengan kasus sebelumnya di mana gagal dalam melihat persoalan, sehingga menyebabkan seseorang yang memperjuangkan hak atas hidupnya dirampas kemerdekaannya.
Hari ini vonis bersalah kepada 3 petani Pakel merupakan bukti bahwa Hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi tidak berpihak pada rakyat dan keputusan tersebut akan semakin memperpanjang konflik agraria. Tentu hal ini menambah catatan hitam Pengadilan Negeri Banyuwang
#bebaskanpetanipakel
@WalhiJatim
https://t.co/U0mtUPN19I
Bener gak sih orang yg nolak penggusuran paksa otomatis anti modernisme, anti industrialisasi & gak mau NKRI harga mati jadi negara maju?
Btw: kamupun ndak mau kan jk rumah kamu yg turun menurun mendadak di-Rempang-kan? Atau itu hny berlaku utk orang lain saja?
Gara-gara tambang nikel, 25.000 hektare hutan di Indonesia Timur habis dibabat selama dua dekade terakhir.🌳🪓
Tak hanya itu, pembangunan smelter nikel yang terintegrasi tambang turut memicu konflik lingkungan, sumber daya, hingga ketimpangan ekonomi.😢🏭
https://t.co/ZGZWRr9a5a
Hai kamu mahasiswa!
Yuk, suarakan pendapatmu soal peluang & tantangan pekerjaan hijau lewat survei berikut.
Hasil survei ini akan digunakan untuk dorong pemerintah tuntaskan tantangan karier pekerjaan hijau, agar jadi peluang bagi anak muda.
https://t.co/pIupVSH0yy
Kami membutuhkan bantuan orang tua, siswa/alumni, guru, dan pejabat sekolah untuk mengisi survei ini. Survei berlangsung mulai 21 Juli sampai 3 Agustus 2023. Sebarkan formulir survei ini untuk memperluas perjuangan mencapai keadilan dalam pendidikan.
https://t.co/qgRCoaBiRt
Gambaran rute @brttransjateng Solo-Wonogiri yang kabarnya akan segera mengaspal di Agustus ini.
Operator di rute ini juga merupakan konsorsium dari operator eksisting di rute yang sama.
Nantikan update peta rutenya di https://t.co/LsgNeiEdjH
Hutan mangrove 🇮🇩 terluas ada di tanah Papua. Krisis iklim tak mungkin bisa diatasi bila penanaman mangrove hanya dijadikan acara seremonial Pemerintah, sementara di seluruh daerah terjadi deforestasi besar-besaran atas nama pembangunan! @SitiNurbayaLHK
Di mana aja car oriented tuh sudah dosa besar, sangat tidak berfaedah sama sekali untuk lingkungan apalagi hak hidup sesama pejalan kaki. Sayangnya Indonesia gak pegang prinsip itu🤧
Kalo semua kota punya mindset gini apa gak ancur semua kayak Jakarta?
Liat Bandung, Surabaya, Denpasar…. Semua awalnya mungkin ngetawain Jakarta karena macet, eh sekarang terjun semua ke comberan macet yang sama 🤷♂️
Why not do the right thing before it’s too late?
Meski pertumbuhan energi terbarukan global capai rekor pada tahun lalu, IRENA mengungkapkan, upaya yang dijalankan belum sesuai dengan Perjanjian Paris. Target pengembangan energi terbarukan yang lebih ambisius diperlukan untuk menutup celah tersebut.
Seperti yang diungkapkan Francesco La Camera, Direktur Jenderal IRENA, "Satu-satunya pilihan kita adalah mengikuti jalur berbasis sains yang paling menjanjikan, yang menempatkan energi terbarukan sebagai pusat solusi."
#EkonomiHijau #EnergiTerbarukan #IndonesiaCerah #EnergyTransition #RenewableEnergy