Mental health isn’t different from the rest of medicine, it just gets misunderstood more.
Some psychiatric conditions are chronic illnesses, just like diabetes, hypertension, or asthma. You don’t “cure” them, you manage them. Treatment controls symptoms, reduces relapses, and helps patients live stable, functional, meaningful lives.
On the other hand, there are acute and reversible conditions. Just like you can treat a urinary tract infection or pneumonia to full resolution, psychiatry also has conditions like adjustment disorder, acute suicidality, or a manic episode that can be treated into remission.
The key distinction is simple:
Acute illnesses → often resolvable
Chronic illnesses → manageable, not curable
Schizophrenia, OCD, GAD, like diabetes and hypertension, fall into that chronic category.
Treatment works. Lives improve. Function returns.
But cure isn’t always the goal, control and stability are.
Gue baru tahu kalo ternyata cahaya matahari ternyata bisa punya manfaat terhadap gangguan mental
Jadi ada penelitian yang melibatkan lebih dari 80 ribu orang dewasa yang menggunakan sensor accelerometer di pergelangan tangan untuk mengukur paparan cahaya secara objektif selama 7 hari.
Nah pas baca hasilnya gue jujur cukup amaze, karena gak nyangka kalo 𝘀𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗽𝗮𝗽𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗰𝗮𝗵𝗮𝘆𝗮 𝘀𝗶𝗮𝗻𝗴 𝗵𝗮𝗿𝗶 (𝗱𝗮𝘆𝗹𝗶𝗴𝗵𝘁 𝗲𝘅𝗽𝗼𝘀𝘂𝗿𝗲), 𝗺𝗮𝗸𝗮 𝗯𝗲𝗿𝗮𝘀𝗼𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗿𝗲𝗻𝗱𝗮𝗵 𝗿𝗶𝘀𝗶𝗸𝗼 𝗴𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝘁𝗮𝗹 𝗯𝗲𝗿𝗮𝘁.
Secara spesifik, orang-orang yang mendapat cahaya matahari siang lebih banyak punya risiko lebih rendah untuk terjadinya:
-Major Depressive Disorder (depresi berat)
-PTSD (gangguan stres pasca-trauma)
-Psikosis
-Self-harm (perilaku menyakiti diri)
Mekanismenya adalah cahaya matahari membantu mengatur ritme sirkadian tubuh kita. Ia membantu otak dan tubuh tahu kapan harus waspada, kapan harus istirahat, mengatur hormon kortisol di pagi hari (yang sehat), dan membuat kita lebih siap menghadapi stress sehari-hari.
Cahaya matahari, terutama saat pagi hari, diketahui dapat mengaktifkan sel-sel khusus di retina mata yang mengirim sinyal ke otak untuk menyesuaikan jam internal. Efeknya adalah tidur menjadi lebih baik, mood lebih stabil, energi lebih terjaga, dan risiko depresi turun hingga 20% di kelompok dengan paparan cahaya siang tertinggi
Semoga bermanfaat!
Artikel yang berani dr mz. Moh. Ainun Rizqi.
• Kurikulum Gonta-Ganti Terus: Tiap ada perubahan kurikulum, bahasanya selalu keren: "progresif" atau "visioner". Tapi kenyataannya, guru di sekolah sering bingung karena aturan mainnya berubah terus dari pusat.
• Suara Guru Nggak Didengar: Penulis pakai istilah keren epistemic injustice. alias Negara nggak percaya kalau guru itu pinter. Guru cuma dianggap sebagai "petugas" yang tinggal jalanin perintah, bukan ahli yang paham kondisi murid di lapangan.
• Regulasi "Sok Tahu" dari Pusat: Kebijakan pendidikan kita itu sifatnya top-down (dari atas ke bawah). Orang-orang di kantor pusat yang mungkin jarang masuk kelas, bikin aturan yang harus diikuti semua guru, tanpa nanya dulu ke gurunya: "Eh, ini cocok gak buat murid kalian?"
• Guru Jadi Korban, Di satu sisi harus nurut sama aturan administrasi yang ribet, tapi di sisi lain mereka yang paling tahu kalau murid-muridnya punya kebutuhan yang beda-beda. Akhirnya guru kayak robot yang dipaksa kerja pakai remote control dari jauh.
• Efeknya? Pendidikan Jadi berantakan. Kalau pemerintah terus-terusan merasa paling tahu dan mengabaikan pengalaman nyata guru di kelas, ya pendidikan kita nggak bakal maju-maju. Antara teori di kertas sama kenyataan di kelas bakal selalu nggak nyambung.
!jjk kalo diliat tuh emg sebenernya satoru suguru kelakuannya mpruy banget ya sampe shoko sama pak yaga aja gondok liat mereka 😭 gimana kabar utahime yg diragebait tiap ketemu 😭😭 songong banget lagi beda tiga tahun 😭😭
Sibuuuk! Yim SIwan cerita dia punya banyak ratusan chat di Kakao Talk yang belum dia buka, masih unread semua.
Bio-nya Yim Siwan juga nyantumin "Kontak aku dalam beberapa hari", nanti pas luang sama Siwan bakal dibuka satu-satu.
Siwan tapi prinsipnya, kalau ga punya waktu buat bales, jangan buka/read chat orang. Jadi Siwan bakal buka kalau dia udah ada waktu dan bales satu-persatu, kan ketauan tuh berapa yang belum diread chatnya, seperti dapet misi gitu (balesin chat orang).
Siwan minta maaf kalau ada chat yang belum dia bales, soalnya kalau hidup dia balesin chat doang nanti dia ga beraktivitas seharian.
https://t.co/ADC6uMgukv
work!
> buka linked*n
> liat loker intern
> cocok karena sejalur
> qualification: "fresh graduate majoring in xxx; having prior internship experience is preferable."
> requirements: "willing to learn independently", "able to handle various projects"
p mkst.
random Dutch guy in Bali:
- do dropshipping from some factory in China to customers from developed country with high purchasing power
- live in Bali
- pay ZERO taxes to Bali/Indonesia
average Indonesian:
- can only do dropshipping locally (because our local currency is too weak, so it's wayy too expensive to do marketing to reach out customers from developed country)
- average income is around $200 per month
- pay 22%+ corporate tax + 35% income tax
- even Stripe is not available
i'm tired boss, i will keep working but i swear no one asked to be born on a third-world country
2015 pernah liputan "wabah" di distrik Mbua, Papua. Hampir 50 anak meninggal dalam waktu satu bulan. Kota terdekat adalah Wamena, 5 jam naik mobil. Tau apa penyakitnya? Flu. Common flu.
Gak ada tenaga medis, obat, dan RS. Bukan covid. Flu biasa.
ya allah lindungilah hamba dari godaan applying the jobs that i don’t actually want out of desperation and scarcity state of mind dan mudahkan jalan hamba berjodoh dengan the job that i don’t mind to partake in the long run AMIN
Laras Faizati, salah satu perempuan kritis yang dikriminalisasi pasca demonstrasi Agustus 2025, menulis surat ini untuk kita semua.
Mereka bukan penjahat. Mereka warga yang bersuara karena peduli.
Hidup perempuan yang melawan!
#BebaskanKawanKami
gue gatau deh yang butuh baca ini siapa tapi bener deh, JUST DO IT, face it, overcome it. do it scared. do it trembling. do it ampe mual mual. life will always throw lemons at you and the sourness never fades away meski udah lo gayem ratusan kali. do it. do it for yourself.