PERANG STRATEGI PRABOWO VS JOKOWI
Melihat kekalahan telak kubu Prabowo dari Geng Solo hari ini, apakah kalian masih yakin Prabowo akan tetap jadi Presiden tahun depan?
Kepemimpinan Prabowo yang terlalu vokal dan gegabah justru membangunkan oligarki serta para cukong yang selama ini merampok kekayaan negeri. Mereka selama ini bersembunyi di balik Pria pesugian yang diwakili oleh parcok sebagai team pengaman mereka .
Si pria pesugihan yang selama ini diam ternyata tidak diam saja. Ia sedang bermain catur tingkat tinggi. Parcok dan KaPeKa masih berada di bawah kendalinya. Dengan tangan dingin dan strategi yang sangat rapi, ia menggoyang Prabowo tanpa Prabowo sadar.
Febrie, yang dulu dianggap tangan kanan Prabowo dan TAK TERKALAHKAN, akhirnya jatuh. Bukan karena serangan frontal, melainkan karena permainan halus ala Pria pesugihan.
Langkahnya sangat licik dan terstruktur wak.
Pertama, mereka geledah kafe di Cipete untuk membangun narasi publik. Kedua, baru kemudian menggeledah lokasi-lokasi lain secara serentak, termasuk rumah mewah di Sentul. Yang paling cerdas nih wak,mereka PURA-PURA mendekati rumah Febrie sehingga TNI datang berjaga. Seketika Febrie dan kubu Prabowo terjebak dalam posisi Antagonis yang keras dan menyebalkan. Opini publik yang sudah dibentuk sejak penggerebekan pertama langsung memuncak tinggi membela parcok. Cerdas bukan
Febrie yang masih merasa kuat muncul di konferensi pers pagi hari, membantah dan mengatakan uang serta emas itu ADA PEMILIKNYA. Itu justru kesalahan fatal. Parcok langsung melancarkan PSYCHOLOGICAL ATTACK terjitu yang perna awak lihat wak. mereka memamerkan hasil sitaan emas 74 kg + ratusan miliar di depan publik, sengaja menunda konferensi pers, dan tidak menyebutkan nama pemiliknya. Tekanan publik terus naik. Febrie makin kelabakan. Ia tidak perlu dipaksa mundur, tekanan opini sudah cukup membuatnya menyerah wak.
Hasilnya? Dini hari tadi Febrie resmi mengundurkan diri sebagai Jampidsus. Orang yang dulu menjadi andalan Prabowo kini tertunduk dan terhina. pertanyaannya dimana posisi prabowo? Habis manies sepah dibuang. Dan setelah kejatuhan febrie akan semakin mudah menggoyang prabowo.
Ini baru langkah pembuka. Pria pesugihan dari Solo masih punya banyak senjata di dalam kabinet Prabowo sendiri. Jika Prabowo tidak segera membuka mata dan membersihkan TIKUS DALAM RUMAH, maka 2027 Indonesia kemungkinan besar akan punya presiden baru: Gibran.
PRABOWO VS JOKOWI
2014 :❌️
2019:❌️
PRABOWO VS JOKOWI+GIBRAN
2026:❓️❓️❓️
Kemunginan score akhirnya
Jokowi 3 – 0 Prabowo
Bagi Jokowi, terlalu easy untuk mengalahkan Prabowo 🤌🤏🤏
April, 13 tahun yang lalu, Andie Peci dibacok dan dipukuli sekitar 12 orang berbadan besar.
Peci dianiaya beberapa saat setelah ia mengikuti aksi damai mendukung Persebaya Surabaya 1927 yang tak diakui eksistensinya oleh PSSI.
Karena sepak bola, pria2 beringas itu hendak menculik Peci. Namun Peci menolak, melawan, dan menangkis sabetan2 celurit pelaku. Tangan Peci berdarah, beberapa bagian tubuhnya lebam. Di rumah sakit, Peci menerima 29 jahitan pada tangannya.
Teror itu tidak pernah menghentikan Peci. Dia bersuara semakin lantang, semakin aktif turun ke jalan. Sampai hari ini, para pelaku pembacokan itu tidak pernah terungkap. Siapa otak di balik penyiksaan itu tidak pernah tersingkap.
Hari ini, Peci meninggal dunia, meninggalkan jejak kenangan berupa keberanian dan idealisme pilih tanding.
Peci, sebuah kehormatan bisa mengenalmu. Selamat jalan. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Innalillahi wa innailaihi rojiun.
Andie Peci dan Rumah yang Akhirnya Ia Wariskan
Ada satu adegan dalam Invictus yang selalu saya ingat: Nelson Mandela memilih rugby — dulu simbol kekuasaan kulit putih Afrika Selatan — sebagai alat rekonsiliasi. Sepak bola bukan sekadar permainan. Ia bahasa yang menyatukan orang-orang yang saling curiga, asal ada nilai yang sama-sama diperjuangkan.
Andie Peci paham bahasa itu. Hari ini, Jumat 10 Juli 2026, ia pergi untuk selamanya.
Saya dan Andie tidak selalu sependapat. Tapi cara pandang kami soal tata kelola sepak bola Indonesia selalu punya tempat untuk singgah bersama — itulah yang membuat kami satu barisan saat revolusi PSSI di era Nurdin Halid. Bukan karena benci Nurdin secara personal, tapi karena muak dengan nilai yang dibawa dia dan genk-nya: korup, tertutup, menolak dikoreksi. Dari sana lahir "Korupssi" dan "aku berlindung dari godaan Nurdin yang terkutuk"— olok-olok sekaligus perlawanan. Andie punya konsistensi soal ini, saya juga, meski dari sudut yang tak selalu sama. Barangkali di situlah pelajaran terbesarnya: solidaritas sejati tidak butuh kesepakatan total, hanya nilai yang sama-sama dipertahankan sampai titik tersulit.
Nama aslinya Andy Kristiantono, lahir di Madiun, pindah ke Surabaya sejak 1996. Ia dikenal sebagai Presidium Arek Bonek 1927, di garda depan sejak Persebaya diperlakukan tidak adil oleh PSSI pada 2010 — dari orasi di Taman Bungkul hingga Kongres Luar Biasa PSSI — hingga status klub pulih dan kembali ke kasta tertinggi pada awal 2017. Di luar tribun, ia aktivis buruh di Kasbi, jejak yang menjelaskan mengapa ia mengorganisir Bonek secara disiplin dan terstruktur, bukan sekadar kerumunan emosional. Ia bahkan membawa luka fisik — bekas sayatan pisau di siku kiri — akibat menentang mafia dan milisi sepak bola.
Namanya kembali mencuat setelah Tragedi Kanjuruhan 2022, ketika ia mengimbau Bonek tidak menggelar konvoi kemenangan sebagai penghormatan bagi korban yang mayoritas Aremania — ini jadi fondasi rekonsiliasi Bonek-Aremania yang selama puluhan tahun terjebak rivalitas keras.
Ada warisan Andie yang jarang disebut eksplisit: pola suporter turun ke jalan untuk isu kerakyatan yang lebih luas — bukan cuma bola — sedikit banyak ia yang memulai. Ia mengubah massa yang dulu dicap sekadar "bondo nekat" menjadi kekuatan sipil yang tahu mengorganisir diri dan menekan kekuasaan secara terstruktur. Karena itu pula, pulangnya Persebaya 1927 ke pangkuan PSSI pada 2017 bukan sekadar kemenangan Bonek. Itu pembuktian bahwa sepak bola memang alat perjuangan, bukan hanya sekedar hiburan akhir pekan.
RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya jadi tempat terakhirnya, setelah berbulan-bulan sakit yang tak banyak diketahui orang. Jenazahnya rencananya dimakamkan di Manisrejo, Madiun — kota kelahirannya, sebelum Surabaya dan Persebaya menjadi rumah kedua yang lebih ia perjuangkan.
Rumah yang ia perjuangkan selama tujuh tahun kini menjadi rumah abadi baginya. Selamat jalan, Cak Peci.Sudut pikiran dan pandang yang tidak selalu sama denganku, tapi selalu berlabuh di nilai yang sama, adalah warisan yang jauh lebih berharga dari sekadar kesepakatan.
Maaf ditulis dengan terburu-buru, kamu layak mendapatkan orbituari yang lebih baik dari ini Bung, atau setidaknya @persebayaupdate dan Bonek bisa memberikan moment one minute silence sebagai penghormatan terbaik.
Terima kasih
FIN
Kang Gilang Mahesa | KGM
Pertandingan selesai ⏳️
Hasil pertemua sore ini!!!
Prabowo menyuruh Jampidsus Febrie Adriansyah Jentelmen Mundur.
Score akhir : POLRI 1 VS 0 KEJAGUNG
yah....🤭🤭🤭 kalah sama parcok🤡
Kalo yang mau tahu hasil dari pertemuannya dirumah prabowo baca direply wak Poin-poin nya.
Setelah saya putar obrolan panjang bareng Bung Ibam @ibamhariri (Pandit Sepak Bola Nasional), Pak Yoga @rskuntowiyoga (Sports Marketer, eks Pengelola Simamaung), dan Kang Mungki @omgitsmungki (Founder Bandung Football) di Channel "Kabulhaden Online" beberapa waktu lalu, saya sadar perbandingan ini terlalu cepat berhenti di permukaan.
𝙎𝙀𝘽𝙐𝘼𝙃 𝙐𝙏𝘼𝙎.
Pemain asal Prancis ini jadi pemain pertama yang direkrut Persib. Apakah ia bisa menggantikan peran Federico Barba? Sepertinya ekspektasi perlu agak diturunkan.
Analisis Gabriel Mutombo 👇
[Thread]
Di podcast bersama @KunsKurniawan dan @farisbudiman6, kami membahas soal bagaimana mayoritas gol Persib datang jelang pertandingan berakhir (baik babak 1 maupun babak 2). Ini jadi indikator kesuksesan latihan fisik tim yang dipimpin oleh Miro Petric.
Hatur nuhun, Miro!
Next.
Enam tahun lalu, tahun 2020 pernah iseng2 ngotret anak muda Bandung/ dididkan diklat/ pituin Jabar dalam satu formasi. Kurang satu bek tengah saat itu.
Kenyataannya sekarang Aziz jadi pebisnis, Ipul raja tarkam, Valeron influencer. Time flies.
Btw itu kiper Erlangga Setyo ya maksudnya.
Persib tdk boleh menurunkan kualitas sebagai tim juara, posisi juara itu harus direbut bukan diberikan, jadi biarkan klub2 lain mengejar kualitas Persib, memantaskan diri untuk bisa bersaing
Jangan larang Persib juara lagi, juara koq dilarang, nunggak gaji yg dilarang mah
Ada yang ngespill surat pemecatan wowo dari TNI.
Salah satu alasannya:
"sering ke Luar Negeri tanpa ijin dari Kasab (Kepala Staf Angkatan Bersenjata) ataupun Pangab (Panglima Angkatan Bersenjata)"
Ohh pantes moment sih ini haha
Munir :"Jejaknya (prabowo) memang cukup berdarah"
Jadi kalian gak usah kaget, kalo direzim wowo nyawa gak ada harganya sama kek direzim jokowi, nyawa manusia gak ada harganya!🥺
Guys, lu pada tahu nggak kenapa Habibie mencopot Prabowo dari Pangkostrat?
Dan yang lebih penting lu pada tahu nggak bahwa pencopotan itu terjadi dalam kurang dari satu hari setelah Habibie menerima laporan?
Ini bukan gosip.
Ini diceritakan sendiri oleh Habibie
dalam wawancara yang direkam tahun 2006.
Ini konteksnya dulu:
Mei 1998. Soeharto baru saja mundur.
Habibie dilantik sebagai presiden.
Indonesia dalam kondisi paling kacau sejak 1965 demonstrasi massal, kerusuhan, ekonomi hancur, dan kepercayaan publik terhadap negara di titik nol.
Habibie baru duduk di kursi presiden.
Belum hafal protokolnya.
Dia sendiri cerita waktu mau duduk di kursi kerja presiden, dia bingung mau duduk di mana karena tidak tahu posisi duduk yang benar sebagai presiden.
Sampai protokol yang kasih tahu.
Di tengah situasi sekacau itu Wiranto datang menemui Habibie dengan laporan yang sangat serius.
Ini isi laporan Wiranto:
Ada gerakan pasukan Kostrat yang bergerak menuju dua titik: Istana dan kawasan Kuningan tempat rumah Habibie berada.
Pangkostrat saat itu: Prabowo Subianto.
Wiranto juga menyampaikan satu hal lagi yang sangat penting: dia memegang Kepres yang memberikan kewenangan bertindak mengamankan situasi kalau keadaan membutuhkan "seperti Supersemar."
Bayangkan momen itu.
Presiden baru yang baru beberapa hari menjabat. Pasukannya sendiri bergerak tanpa perintah.
Dan Pangab datang dengan Kepres yang bisa memberinya kewenangan mirip Supersemar.
Habibie mendengar semua itu.
Diam sebentar.
Lalu menyimpulkan satu hal tentang Wiranto:
"Saya terkesan orang ini jujur."
Dan ini keputusan Habibie:
Tidak ada rapat panjang.
Tidak ada sidang kabinet darurat.
Tidak ada negosiasi.
Habibie memberikan petunjuk langsung kepada Wiranto:
"Sebelum matahari terbenam Pangkostrat diganti.
Dan kepada penggantinya ditugaskan untuk segera mengembalikan semua pasukan Kostrat ke tempatnya masing-masing."
Satu kalimat perintah.
Satu hari. Selesai.
Prabowo dicopot dari Pangkostrat sebelum hari itu habis.
Dan ini pertemuan yang paling mengejutkan setelahnya:
Prabowo tidak terima.
Dia datang langsung ke ruang kerja presiden menemui Habibie.
Habibie sebenarnya bisa menolak.
Tidak ada kewajiban protokol untuk menerima perwira yang baru dicopot tanpa permintaan formal.
Tapi Habibie menerima karena dua alasan pribadi:
Satu — ayah kandung Prabowo adalah Prof. Sumitro Djojohadikusumo yang sejak Habibie SMA sudah jadi idolanya. Keluarga yang sangat dihormatinya secara intelektual.
Dua — Habibie menduga mungkin ada titipan pesan dari ayah mertua Prabowo yaitu Soeharto yang saat itu sudah tidak bisa ditemui langsung.
Tapi yang terjadi di ruangan itu sama sekali tidak seperti yang Habibie perkirakan.
Prabowo menurut cerita Habibie sendiri langsung berkata:
"Anda ini presiden apa? Naif."
Dan ini jawaban Habibie yang menurut gue paling berkarakter dalam seluruh cerita ini:
Tidak marah.
Tidak tersinggung.
Tidak balas dengan ancaman atau kemarahan.
Habibie menjawab santai:
"Masa bodoh.
Yang penting saya presidennya.
Saya yang menentukan finish."
Lalu Habibie menambahkan refleksi yang sangat jujur: banyak orang memandangnya sebelah mata "Habibie kan tukang, bisa buat kapal terbang, mejanya penuh teknologi, tidak ngerti yang lain."
Tapi bagi Habibie justru itu keuntungan.
Karena dia tidak merasa terhina oleh kata-kata itu.
Dan ini yang paling penting untuk dipahami:
Habibie adalah presiden yang legitimasinya paling dipertanyakan dalam sejarah Indonesia.
Naik bukan karena dipilih rakyat.
Naik karena Soeharto mundur.
Banyak yang meremehkannya.
Banyak yang menganggapnya tidak punya otoritas nyata.
Banyak yang berpikir dia hanya boneka transisi yang bisa dikendalikan.
Tapi dalam momen paling krusial itu ketika pasukan bergerak tanpa perintah menuju Istana dan rumahnya sendiri Habibie tidak panik.
Tidak ragu.
Tidak menunggu situasi makin memburuk.
Dia memberi satu perintah.
Sebelum matahari terbenam.
Dan ketika perwira yang dicopot itu datang menyebutnya naif di mukanya langsung dia menjawab dengan ketenangan orang yang tahu persis di mana otoritasnya berdiri.
Yang penting saya presidennya.
Saya menentukan finish.
Habibie mencopot Prabowo
bukan karena dendam pribadi.
Bukan karena politik.
Tapi karena ada gerakan pasukan yang tidak sesuai struktur komando bergerak menuju Istana dan rumah presiden tanpa perintah resmi.
Dan dalam sistem militer manapun di dunia itu bukan sesuatu yang bisa dibiarkan.
Tidak peduli siapa yang memimpin gerakan itu.
Tidak peduli seberapa dekat hubungan personalnya dengan presiden.
Habibie mungkin dianggap naif oleh banyak orang.
Tapi orang yang dianggap naif itu dalam satu hari mengambil keputusan militer yang mungkin menyelamatkan Indonesia dari skenario yang jauh lebih buruk dari yang benar-benar terjadi.
Dan 27 tahun kemudian perwira yang dicopot itu menjadi presiden.
Sementara yang mencopot sudah lama berpulang dan dikenang sebagai salah satu tokoh paling bersih dalam sejarah republik ini.
Sejarah punya cara tersendiri untuk menjawab siapa yang naif dan siapa yang tidak.
Skuad pertama yang diketahui ku sim abdi keur budak ololeho keneh, yang terpatri dalam sanubari pemain bernama Cornellis dan Vence Sumendap. Kaleresan kapungkurmah Vence sok ameng ka bumi. Poster pertama yang terpasang di dinding kamar ya Skuad Persib Juara 1986.