This is not a good sign for the economy, nor for children’s health, btw.
Foto rak susu formula yg full anti-theft lock gini sbenernya "dystopian" kl dipikir2🥲
Ini bkn gadget, bkn whiskey premium.
Merely cuma susu bayi.
Kl produk kebutuhan dasar bayi dipasang pengaman berarti ada kombinasi:
>harga susu yang dirasa makin mahal,
>tekanan ekonomi rumah tangga, dan
>tingkat kriminalitas pencurian yg dianggap signifikan di sisi retailer
Punya bayi buat sebagian orang jadi terasa kayak expensive subscription service yang makin ga terjangkau.
Di sisi lain, dominasi susu formula sebesar ini juga nunjukin kalo:
>ga ada jaminan kesejahteraan buat ibu pasca melahirkan, sehingga ibu harus cepet2 balik kerja
>support breastfeeding jadi minim
>waktu keluarga makin sempit, dan
>industri formula makin agresif.
Akhirnya ASI yg gratis dan ideal scara kesehatan makin sulit dipertahankan scara sosial-ekonomi.
Perempuan yang tampil artikulatif, kritis, dan konsisten sangat dibenci oleh sistem otoritarianisme, karena yang terguncang bukan hanya kebijakan negara, tetapi juga struktur sosial patriarkal yang menopang legitimasi kekuasaan.
Ketika argumen sulit dipatahkan, respons kerap dialihkan ke serangan personal, stigma moral, atau pelabelan emosional untuk membungkam suara tanpa menyentuh substansi kritik.
Jadi jangan heran kalau mereka terus menerus dijadikan target oleh sistem yang menindas dan anti-kritis.
Anies never stopped calling what happened in Palestine as genocide, Ganjar got canceled for not wanting Israelis to step their feet here, but Indonesia elected the one who's sucking for validation from Trump and Netanyahu. Indonesia once again is on the wrong side of history.
Ratusan bus yang ditumpangi para petani untuk hadir di aksi Hari Tani sempat ditahan oleh aparat di jalan sejak dini hari hingga pagi. Para sopir diminta turun dan dimintai keterangan. @SeknasKPA
Di antara 295 anak yang ditangkap dan dijemput paksa, Farhan adalah salah satunya. Farhan ditangkap secara serampangan paska dituduh melakukan pengrusakan dan penjarahan.
Farhan hanya ingin melanjutkan sekolahnya, namun ia terancam dikeluarkan pihak sekolah akibat penahanan ini.
If we remain silent, we will be next. Speak up before it's too late.
#BebaskanKawanKami
As someone who has experienced being paid only IDR 1.5 million for a couple of months in Jakarta to the point where I didn't have transport money and had to walk 8.5 km home every night, I hope the Minister of Religious Affairs could experience the same.