Hari ini, Rabu 28 Agustus 2024 pasangan "RIDO" Ridwan Kamil - Suswono mendaftarkan diri ke KPUD Jakarta sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.
(Oktober 2022 - Oktober 2023 || PART 4)
Sepanjang masa pemerintahan Presiden Ir. Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin, Fraksi PKS DPR RI telah berikhtiar menjadi oposisi yang kritis & substantif sebagai bentuk kesadaran perlunya checks & balances di dalam pemerintahan.
(Oktober 2021 - Oktober 2022 || PART 3)
Sebagai mitra kritis pemerintah yang objektif dan konstruktif, Fraksi PKS DPR RI senantiasa konsisten memberikan kritik dan masukan kepada pemerintah dalam rangka mendukung jalannya pembangunan demi kesejahteraan rakyat.
(Oktober 2020 - Oktober 2021 || PART 2)
Konsistensi Fraksi PKS DPR RI sebagai penyeimbang dalam jalannya pemerintahan dibuktikan dengan menolak kebijakan-kebijakan yang tak sejalan dengan keinginan rakyat & mengapresiasi kebijakan pemerintah yang sesuai dengan kehendak rakyat.
KIPRAH FRAKSI PKS DPR RI 🇮🇩
(Januari 2020 - Desember 2020 || PART 1)
Selama mengemban amanah rakyat sebagai Anggota DPR RI periode 2019-2024 sejak dilantik pada 1 Oktober 2019 lalu, Fraksi PKS DPR RI senantiasa konsisten dlm memperjuangkan aspirasi & membela kepentingan rakyat.
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi PKS, Ansory Siregar, membacakan sekaligus menyerahkan Pendapat Fraksi PKS DPR RI terkait Pengambilan Keputusan atas Hasil Pembahasan RUU Pilkada di Senayan, Jakarta, pada Rabu (21/08/2024).
#fraksipksdprri#PKSpembelaRakyat
Apakah PKS sudah berubah?
Masih banyak yang penasaran tentang sikap PKS di Pilkada 2024.
Bismillahirrahmanirrahim..
1.Insya Allah PKS masih seperti yang dulu, tidak berubah. Azasnya tetap Islam dan cita2nya tetap Terwujudnya Indonesia yang berkeadilan, sejahtera dan bermartabat.
2.Insya Allah PKS tetap dalam rel dan koridor amanah reformasi yang berdasarkan kepada Pancasila dan UUD NRI tahun 1945. Upaya2 yang sungguh2 melakukan perubahan untuk Indonesia yang lebih baik, serta penyelamatan bangsa dan NKRI.
3.Sehingga PKS, sebagai salah satu kumpulan elemen anak bangsa, terjun ke ranah politik dengan menjalankan ketentuan2 dalam konstitusi dan aturan2 yang berlaku dalam sistem demokrasi di Indonesia.
4.Saat ini PKS memiliki kader berpendidikan S3, lebih dari 500 orang. Baik disiplin ilmu Syariah, Fanniyah(Teknik) dan Ilmiyyah (sains).
5.Dewan tertinggi di PKS namanya MAJELIS SYURO, beranggotakan 99 orang. Secara ideal dikomposisi 50% unsur Syariah, 25% Fanniyah dan 25% Ilmiyyah.
6.Keputusan2 strategis diambil lewat pembahasan di Majelis Syuro. Maaf di PKS, untuk hal2 strategis tidak ada itu istilah instruksi Ketum. Semua dimusyawarahkan.
7.Dalam kaitannya dengan Koalisi atau Aliansi, PKS memiliki empat tingkatan: Koalisi Ideologis, Koalisi Strategis, Koalisi Taktis dan Koalisi Teknis.
8.Dalam pengelolaan negara, ini level koalisinya strategis, pernah kami lakukan dengan pak SBY (2004-2014).
9.Adapun PILKADA ini, dalam pandangan PKS, hanya koalisi yg bersifat taktis. Bagaimana sandang, pangan, papan masyarakat daerah setempatan bisa terpenuhi. Bagaimana pengangguran menurun, bagaimana kesehatan terlayani dengan baik, bagaimana infrastruktur daerah dibangun dan dipelihara. Bagaimana pendidikan bisa maju dsb dsb.
10.Adapun koalisi teknis, lebih kepada koalisi kemanusiaan. Kalau kata Kiyai saya ‘ukhuwwah bashoriyyah”…
11.Agak rancu juga, jika dengan prinsip2 diatas, dalam upaya2 PKS di pilkada2, yang bersifat taktis itu, TAPI dievaluasi secara idelogis. Ada yang mengirimkan hadits ‘ayatul munaafiq tsalaatsun’. Dsb.
12.Dalam pertimbangan lain, Dewan Syariah Pusat PKS, semacam lembaga Yudikatif, juga memberikan arahan2 kaidah ushulul fiqh. Seperti: jika ada 4 orang calon, bagus2 semua, maka gunakan prinsip ‘man ahsana minhum’, pilih siapa yang terbaik dari mereka. Akan tetapi, jika hanya ada 2 calon, ternyata kurang bagus ke dua2nya, maka gunakan kaidah ‘akhoofudh dhoroorain’, siapa yang lebih ringan mudhorotnya. Yang paling penting, kepemimpinan itu harus tetap ada, harus dipilih.
13.Sesi pilkada 2024 ini, PKS mengurus lebih dari 400 pilkada. Semua menggunakan prinsip2 diatas.
14.Demikianlah usaha2 maksimum yang dapat kami upayakan. Bagi teman2 yang punya pendapat dan pilihan lain, silakan. Semoga mendapat pemimpin daerah yang terbaik dan bahagia dengan pilihannya. Kami mohon maaf, belum bisa memuaskan semua orang.
15.Dayung ke tepian bersama kekasih/ Cukup sekian dan terimakasih…😊
5. Kami masih meyakini presiden terpilih punya kuasa melalui sumber daya negara yang ada (pada saatnya) untuk mlkkn konsolidasi nasional. Dinasti jokowi pun segera menjadi marjinal.
Ini sunatullah kauniyyah…
4. Kami meyakini mobilisasi kebaikan lebih dimungkinkan, melalui organisasi, aparat, kewenangan dan anggaran negara sbg EKSEKUTING body.
Oposisi adalah pilihan terhormat menjaga check and balances.
2. Namun percayalah, kami tidak mmlk mentalitas JONGOS.
Ini bagian dari ijtihad maydaniah dari lingkungan strategis yg terus berubah.
Ada soal ideologis,
ada soal strategis,
ada soal yang bersifat taktis.
It's just a matter of tactics, not strategy, let alone ideology of PKS.
Hujatan, kritik, doa dan nasehat teman2 thd PKS, kami yakini adalah tanda kecintaan:
> Harapan besar thd @PKSejahtera sebagai benteng terakhir menghadapi dinasti pupus sudah, jebol juga ternyata.
> pks jangan jadi JONGOS jokowi.