Aku membaca sebuah cerita.
Seorang pengemudi TransJakarta melihat seseorang berlari kecil menuju halte.
Mungkin bajunya sudah rapi dari rumah.
Mungkin tasnya berat.
Mungkin pagi itu ia sedang mengejar absen, interview, meeting pertama, atau kesempatan yang sudah lama ia tunggu.
Lalu sang pengemudi menginjak rem.
Ia memutuskan menunggu orang itu sepuluh detik.
TransJakarta itu akhirnya berangkat sedikit lebih lambat.
Tapi bagi orang yang dikejar waktu, sepuluh detik itu terasa seperti pertolongan.
Ia naik.
Ia sampai tepat waktu.
Keterima kerja, pekerjaan impiannya.
hari itu, hidupnya bergerak ke arah yang lebih baik.
Perubahan yang datang dari hal kecil.
Datang dari orang yang mau memberi Sepuluh detik untuk menunggu.
Sering terjadi,
Sepuluh detik untuk menahan pintu lift.
Sepuluh detik untuk membalas pesan.
Sepuluh detik untuk memberi jalan.
Di tengah kota yang serba cepat, kadang yang paling kita butuhkan adalah manusia yang masih mau melihat manusia lain.
Hari ini, jadilah jeda kecil yang menolong hidup seseorang.
Karena bagi kita, mungkin itu cuma sepuluh detik.
Bagi orang lain, itu bisa jadi satu hari yang terselamatkan.
Membuka pintu berkah untuk kehidupannya.
Banyak orang lagi silent struggle. Keliatanya fine, ketawa, jalanin hari kayak biasa. Padahal deep down-nya lagi capek-capeknya bertahan.
So, be kind. Always. Kita ngga pernah tahu seberapa berat dunia seseorang hari ini.
Sakit tp lebih sakit lagi kalau lihat mama kesakitan. Selamat beristirahat dengan tenang ya ma, terimakasih untuk selalu kuat. sampai jumpa di kehidupan selanjutnya. Gonna miss u๐ฅ๐ค๐๏ธ