@MarissaAnita You planned for it. Woke up in the morning, got dressed. Went. Stayed. Posed for the cameras.
Throughout all this it never crossed your mind “hey this might not be a good idea”?
Sounds like either you did not care or are simply out of touch 😂
Coba ganti kata "20 thn" dg "81 thn", dan "MOU" ganti dg kata "proklamasi". Nanti kerasa bahwa kalimat "tak punya guidemap mau ngapain supaya jadi negara yang mandiri" itu juga kalimat yg masuk akal.
LOL.
"Seandainya hari ini Engkau hanya menerima satu doa, kabulkanlah doa orang-orang terlemah dan paling membutuhkan di antara kami.
Bukan doa Menteri Agama dan Imam Besar Masjid yang pernah jadi komisaris pabrik semen ketika para petani berjuang melawan perampasan tanahnya"
- ngibarin foto pribadi
- doain diri sendiri & laporan program dia di doa dirgahayu ri
- ga ada doa buat bencana di NTT
- pake lagu AI di acara
- pesta pora di tengah rakyatnya yg kena musibah & menderita kesusahan
might be the worst upacara kemerdekaan hut ri ever
Hari di mana ibuku meninggal, pagi harinya aku masih membeli pampers dewasa.
Pampers tsb akhirnya tak pernah terpakai & kami donasikan ke panti.
Tweet ini menyakiti setiap anak yg pernah menjadi caregiver orangtuanya yg sakit ataupun jompo. We need to deplatform unmagnetism
Gua yang kerjanya beli pampers dewasa utk ayah gua yang sudah lama terbaring sakit cuma bisa bilang: sok tau sok asik sok alim lu dasar akun buzzer cenblu tukang adu domba rakyat. Ga barokah tujuh turunan.
Pengibaran foto presiden di HUT RI ini gak relevan dengan perayaan.
Ini bukan ultah presiden.
Ini bukan ultah presiden.
Praktik2 pengkultusan pemimpin gini umum di negara otoriter.
Emangnya sekarang kita udah masuk era Era otoritarian?