Yujiem! Guys apa yang harus sender lakukan ya.. secara disini apa apa susah karena 3T dan hal yang disini realitanya jauh dengan yang dijanjikan di awal..
“Citra UGM dirusak oleh mahasiswa yang tidak tahu caranya berdiskusi.”
Orang-orang yang hari-hari tiap memperkenalkan diri dari UGM pertanyaan selanjutnya selalu soal ijazah:
Orang ciuman, mau sama mau, cinta sama cinta, sama-sama konsen, didemo sampe DO. Giliran korbannya mahasiswi sampe dosen, cuma sanksi paling berat 3 semester 🤣 gak sekampus, tapi kalo ada otak & “kami menolak penyimpangan”, “bisa sama-sama dilawan” harusnya sih bereaksi.
Good morning. Woke up to $1 now equals 18.100 rupiah. Pertamax has risen from Rp12.300 to Rp16.250, and 5kg rice from Rp75.000 to Rp90.000. If you see nothing wrong with Indonesia's current fucked-up situation, you're either a nepo baby or braindead assholes who voted for 02.
indonesians HATE to be oppressed by the cops and the government, but at the same time they LOVE to oppress the minorities/marginal communities on a daily basis
it's not about the kissing, isn't it?
real SA perpetrators and enablers are given grace And protected by their campus, but two consensual individuals doing a non-criminal thing got kicked out and socially sanctioned? publicly shamed? give me a fucking break.
tadi lagi nulis postingan di LinkedIn tapi bingung kata-katanya yang bener gimana, terus explore deh nemu web yang bisa convert kalimat kita ke LinkedIn Speak, cocok banget buat mahasiswa yang lagi sering-seringnya update post disana, atau yang bingung gimana cara bales email 🥹
ya makanya ruang belajar terbuka itu penting. perpustakaan kek, ruang terbuka kek, coworking space kek, WE NEED IT. haduh… banyak banget dosa pemerintah sampe akhirnya yang kebentur rakyat lagi, rakyat lagi.
Gw jadi inget guys, gw dulu SNBT kan daftar UI tapi ga lolos. Emang sih gw tiap hari doanya gini "Ya Allah pengen kuliah di Depok."
Dan yap gw lolosnya di UGM
Iya sih depok, tapi kan jg maunya depok margonda bukan depok sleman 😭
Pelajaran: kalau doa yg lengkap guys
the discomfort some people feel when being called “mbak” often linked to an anxiety about being associated with a lower socioeconomic class which exposes both gender bias and class prejudice operating at the same time