Inilah tampang NURIDIN (50 tahun) 🤬
Ajun Inspektur Polisi Satu, anggota Polres Tegal Kota, mantan Kanitreskrim Polsek Tegal Selatan, Jawa Tengah yang selama 2,5 tahun menjadikan istri sirinya:
- budak seks
- dipaksa konsumsi & meracik narkoba sabu
- disiram air keras hingga luka bakar 47% tubuh
- dipukul gagang pistol & kekerasan fisik lainnya
- diintimidasi & ancaman sebarkan video asusila
- disekap dalam rumah, dll
😭😭😭
(1)
Semarang, Rabu, 24 Agustus 2022
Iwan adalah seorang PNS di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang.
Iwan berangkat pagi itu, dengan agenda ke salah satu acara di sebuah hotel sebagai narasumber dari Badan Pendapatan Daerah kota Semarang, tempat dia bekerja.
Malamnya keluarga Iwan mulai khawatir, Iwan tidak kunjung pulang kerja.
Malam semakin larut dan Iwan tidak kunjung pulang. Hapenya tidak aktif, tidak bisa dihubungi.
Keluarga menghubungi kantor Iwan, dan ternyata Iwan tidak datang hari itu. Ke hotel maupun ke kantor.
Keluarga akhirnya melaporkannya ke polisi, dengan detail kejadian hari itu.
Iwan berangkat dengan motor dinas Vario warnah merah, dengan plat merah bernomor H 9799 RA.
Polisi pun mengecek CCTV, dan memberikat informasi, motor tersebut terlihat di Jalan Raya antara Jl. Prof Sudarto Undip dan Akpol Semarang.
Terakhir, Iwan terlihat mengendarai motornya di salah satu perempatan di jalan itu.
Seminggu tak ada kabar, kantor dan keluarga Iwan berusaha mencari Iwan dengan menyebar informasi di sosial media. Twitter, grup Facebook, Instagram, semua diposting.
Nihil.
***
Kamis, 25 Agustus 2022
Sehari setelah kejadian itu, seharusnya Iwan dijadwalkan menjadi saksi sebuah kasus.
Kasus dugaan korupsi hibah tanah dari PT Karya Deka Alam Lestari di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Tanah itu berlokasi di Perumahan Bukit Semarang Baru.
Kasus ini mulai diselidiki polisi atas laporan masyarakat.
Iwan dijadwalkan menjadi saksi di hari itu, surat undangan dari Kepolisian sudah diterima oleh kantornya.
Iswar Aminuddin, sekretaris daerah kota Semarang mengkonfirmasi hal itu.
Iswar juga menjelaskan tentang kasus korupsi ini, "Anggarannya kalau tidak salah Rp3 miliar, tetapi baru digunakan sebanyak Rp300 juta atau Rp400 juta untuk tim, kepengurusan dan sebagainya."
Jadi hanya 10% dari anggaran 3 milyar yang dipakai. Ke mana sisanya?
Tapi Iwan hilang, dia tidak hadir.
***
Sabtu, 27 Agustus 2022
Polisi mendeteksi ponsel Iwan akhirnya menyala kembali, posisi ponselnya terlacak di Balai Kota Semarang.
Mereka langsung mengecek ke sana. Tapi nihil, ponselnya tidak aktif lagi.
Mereka kehilangan jejak.
***
Kamis, 8 September 2022
Seorang petugas kebersihan Pantai Marina sedang memotong rumput.
Sampai di suatu titik, alat berat itu nyangkut di benda aneh.
Sebuah motor, tapi dalam keadaan hangus terbakar.
Petugas itu langsung melapor ke polisi.
Setelah polisi melakukan pengecekan nomor, jenis, dan rangka mesin, polisi memastikan motor itu adalah motor yang dipakai Iwan.
Langsung dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Di lokasi, ditemukan name tag "Iwan Boedi P." Pencarian lebih lanjut dilakukan.
Tak jauh dari situ, ada temuan yang mencengangkan: sebuah jasad, hangus terbakar, semua terbakar, 100 persen. Kepalanya hilang, kedua telapak tangannya tidak ada, salah satu kakinya juga hilang.
Polisi langsung melakukan tes DNA. Setelah hasilnya keluar, terkonfirmasi.
Jasad itu adalah Iwan Boedi Prasetyo Paulus.
Kepalanya dan bagian tubuh lainnya tidak pernah ditemukan, sampai hari ini. Iwan dimakamkan tanpa bagian tubuhnya yang hilang.
Dia meninggalkan istrinya Onee Anggarwati, dan empat orang anak.
***
Sampai hari ini, kasus ini belum ditutup dan belum ada kejelasan siapa pelakunya.
"Hari ini sudah memasuki tahun kedua, dan proses penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap pelaku di balik pembunuhan ini," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol. Dwi Subagio tanggal 27 Desember 2024.
"Kami mohon, jika ada yang mengetahui sesuatu mengenai kasus ini, segera hubungi kami. Setiap informasi sangat berarti."
Bagaimana dengan kasus korupsinya?
Sama, juga belum ada kejelasan hingga hari ini.
Apakah ada hubungannya? Entah, mungkin waktu yang akan menjawab, atau hanya Tuhan yang tahu nantinya.
Semoga keluarga mendapat keadilan.
DARITADI NANGISIN INI😭😭,
“saya butuh makan”😭
“rumah saya dibekasi pa”😭
“anak saya sekolah” 😭
“saya butuh makan pak”😭
“tolong pak” “tolong”😭
“Saya minta tolong pak”😭😭😭😭
Driver ojol ini motornya diangkut dishub dia habis ambil orderan customer di pisang goreng bu nanik. Dan sekarang pihak bu nanik pun minta tolong buat yang kenal dengan drivernya. Tolong bantu viralkan ya!!!😭😭😭
Guys ini namanya Ketika hati nurani sudah tidak ada lagi nggak sih?🥲
Ntah kepada siapa lagi kita berharap😭
sc:threadsyetyhandayanii
Nasib tragis menimpa satu keluarga di Solok Selatan, Sumbar (31/5/2026). Gara-gara berani melaporkan kasus pemerkosaan anaknya ke polres beberapa bulan lalu, rumah mereka malah dikepung 15 orang dan diserang secara brutal.
Di dalam rumah cuma ada ibu (ER), suami, dan bayinya yang masih berumur 2,5 tahun!
Mirisnya, pelaku pemerkosaan yang harusnya mendekam di penjara tapi gak ditangkap-tangkap polisi, malah ikutan datang mengepung dan menyerang korban!
Padahal keluarga korban baru aja berani pulang setelah berbulan-bulan kabur, murni cuma mau mengadakan acara akikah anaknya.
Pelaku pemerkosaan bebas berkeliaran dan malahan balik mempersekusi korbannya tanpa takut hukum.
Tolong pak Kapolri, atensi kasus di Solok Selatan ini!
Bantu sebarluaskan video/berita ini gaes agar pelaku cepat diciduk!
Ada peraturan baru yg aneh, apabila menyimpan uang di bank, dlm setahun tdk ada transaksi, maka rekening bank tsb akan diblokir oleh PPATK..
Yuuk diviralkan apa yg disampaikan oleh Hotman, repost, like, komen dan share ke saluran2 medsos yg ada, karena kalo tdk berisik dan hanya didiamkan, maka peraturan aneh itu dianggap telah disetujui publik..
Truk TNI diduga terlibat kecelakaan, seorang wanita meninggal dunia
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Seorang wanita berinisial AM (51) meninggal dunia di lokasi kejadian.
Menurut saksi di sekitar Pasar Segar Kalideres, truk yang diduga terlibat sempat berhenti, namun kemudian melanjutkan perjalanan.
Dugaan keterlibatan kendaraan dinas TNI kini sedang diselidiki.
Polda Metro Jaya menyatakan tengah berkoordinasi dengan Den POM TNI untuk memastikan fakta di lapangan.
Bukti rekaman CCTV menjadi kunci dalam mengungkap kejadian ini.
cr. https://t.co/GE3zKQFUYd
Menindaklanjuti permintaan dari masyarakat Indonesia untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Iran, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia telah membuka rekening resmi donasi.
Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi individu, institusi, maupun organisasi yang ingin menunjukkan solidaritas dan dukungan nyata kepada masyarakat Iran.
Seluruh donasi yang diterima akan digunakan untuk mendukung upaya rekonstruksi dan rehabilitasi wilayah-wilayah yang terdampak.
Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian, empati, dan solidaritas yang tulus dari masyarakat Indonesia.
Setiap kontribusi adalah simbol persaudaraan dan nilai kemanusiaan yang luhur.
📍 Informasi rekening resmi:
Bank: BRI
Nama Rekening: Embassy of the Islamic Republic of Iran
Nomor Rekening: 020601002438302
#Donasi #KedubesIran #Iran #IndonesiaIran
Tragedi Alfin Maksalmina, Lapor Penipuan mobil ke Polisi militer 3 Hari Kemudian Hilang, Ditemukan T3was Terkubur di Cikeas
Sebuah kisah tragis dan penuh teka-teki mengakhiri hidup Alfin Maksalmina Windian (28). Pria asal Cibubur, Jakarta Timur ini dilaporkan hilang sejak 11 maret 2026. Dua pekan kemudian tepatnya Rabu (25/3), jasadnya ditemukan dalam kondisi mengemaskan terkubur sedalam tiga meter dilahan kosong kawasan Cikeas, Bogor.
Sebelum hilang, Alfin sempat membeli mobil dari TNI. Namun surat-surat kendaraan itu diduga palsu. Alfin merasa yang ditipu pun melapokan kasus ini ke Polisi Militer. tiga hari setelah laporan itu, alfin pun menghilang, Keluarga pun panik dan akhirnya melaporkan hilangnya Alfin ke Polres jakarta Timur. Selama 14 hari keluarga dan aparat mencari keberadaannya, melibatkan tim Resmob Polda Metro Jaya,upaya membuahkan hasil. Rabu 23/3 malam jenazah alfin ditemukan disebuah lubang sedalam 3 meter diwilayah Cikeas bogor jawa Barat
Wajib Lapor Setiap Minggu
Hari ini Sabtu, 14 Maret 2026
Hari libur bagi banyak orang, tetapi tidak bagi saya, karena Wajib Lapor saya harus datang ke POLDA setiap Minggu, hari Senin sampai Jumat karena saya sibuk menyelesaikan persiapan ujian Doktoral, sehingga yang tersisa adalah hari Sabtu ini.
WAJIB LAPOR menjadi kewajiban yang harus saya jalani sebagai Tersangka sejak ditetapkan tanggal 7 November 2025 lalu.
Tanpa terasa sudah empat bulan berlalu, tanpa ada tanda-tanda kapan kewajiban yang sesungguhnya adalah nama lain dari Tahanan Kota ini selesai saya jalani.
Ruang Pemeriksaan KAMNEG DITRESKRIMUM menjadi ruangan yang akrab buat saya.
Seperti hari Sabtu ini, ketika saya ketok ketok pintu yang sepi seperti kamar hantu, setelah lima hari hingar bingar dipenuhi Tahanan dan Polisi dan Reserse dan Pengacara.
Setelah pintu dibuka tampaklah sejumlah Polisi Muda yang wajah kuyu kucek kucek mata. Oh rupanya mereka lembur periksa tersangka dan baru tidur melepas lelah siang ini.
Ada satu hal yang mungkin tidak pernah saya bayangkan sebelumnya.
Bahwa pada suatu hari, setiap minggu, saya harus melangkah menuju kantor polisi untuk wajib lapor.
Seperti hari Sabtu ini,
Pagi-pagi sekali saya sudah bersiap. Jalanan Jakarta masih lengang. Banyak orang menuju tempat rekreasi, tempat ibadah, atau sekadar menikmati sarapan bersama orang yang mereka cintai.
Saya melangkah melalui gedung bertuliskan Tahanan Polda Metro Jaya setiap Minggu, dengan satu pikiran yang sama :
Ini bukan tentang saya.
Ini tentang harga dari sebuah keberanian untuk berbicara.
Saya tidak pernah mencari jalan ini.
Tetapi ketika kebenaran memanggil, kita tidak selalu diberi pilihan untuk hidup nyaman.
Ada rasa perih, tentu saja.
Ada rasa lelah, pasti.
Ada juga saat-saat ketika hati bertanya dalam diam:
Apakah semua ini akan dimengerti suatu hari nanti?
Tetapi setiap kali pertanyaan itu muncul, saya mengingat satu hal yang jauh lebih besar daripada rasa takut.
Bahwa sejarah selalu ditulis oleh mereka yang tetap berdiri ketika tekanan datang.
Setiap minggu bagi saya sekarang bukan lagi sekadar hari Wajib Lapor.
Setiap Minggu menjadi pengingat.
Pengingat bahwa jalan kebenaran tidak selalu mudah.
Pengingat bahwa suara hati kadang harus dibayar mahal.
Dan pengingat bahwa ketegaran sering lahir dari tempat yang paling sunyi.
Saya datang, saya melapor, saya pulang.
Lalu hidup berjalan lagi seperti biasa.
Karena pada akhirnya saya percaya satu hal:
Kebenaran mungkin bisa ditekan,
Tetapi tidak pernah bisa dihentikan.
Dan selama napas ini masih ada,
saya akan tetap berjalan.
Setenang mungkin.
Seteguh mungkin.
Setegar mungkin.
Karena banyak doa dan harapan bertaburan dan memberi saya kekuatan.
Hasbunallah wanikmal wakil.
Nikmal maula wanikman Nashir.
La haula wala quwwata ila billah.
Bayangkan, jarak selamat hanya tinggal beberapa langkah, tapi tertahan oleh tembok tebal bernama BPJS Beda Domisili. Di mana rasa empati? Di mana sumpah profesi?
Seorang mahasiswa, masa depan bangsa, harus pulang dalam peti jenazah karena sistem yang kaku dan tidak punya hati. Hancur hati ini melihat birokrasi lebih didahulukan daripada denyut nadi.
Solidaritas publik untuk Andrie Yunus sangat dibutuhkan untuk membantu mengungkap kebenaran.
Jika anda berada di sekitar Jalan Talang pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 dan memiliki foto, video, rekaman dashcam, atau CCTV yang mungkin merekam situasi di sekitar lokasi kejadian, dokumentasi Anda bisa menjadi potongan penting untuk mengungkap pelaku.
Silakan kirimkan dokumentasi melalui email: [email protected] atau melalui DM Instagram KontraS.
Identitas Anda akan dijaga kerahasiaannya.
Pada malam itu, Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal.
Serangan ini bukan hanya melukai satu orang, tetapi juga mengancam rasa aman kita bersama. Karena itu, setiap dokumentasi dari publik bisa membantu membuka jalan menuju keadilan.
Mari bantu ungkap kebenaran. #KeadilanUntukAndrieYunus #StopKekerasan
Buku belajar AI untuk SD, SMP, SMA, SMK & Guru bisa di ambil di https://t.co/sujN0MHFnd
Image Server Internet OFFLINE lengkap dengan ChatGPT lokal (Ollama) bisa di copy https://t.co/BYlfyqnOPG
Ebook AI dll
https://t.co/LgkpuxQ3UA
Rahasia Dibalik Ukuran Kertas A4 yang Selalu Bikin Penasaran! 📏
Kenapa harus tepat 29,7 cm × 21 cm?
Pernah nggak kamu mikir: “Kenapa nggak dibulatin aja jadi 30 × 20 cm? Kan gampang dihafal!”
Aku dulu juga gitu kok. Sini aku spill rahasia matematisnya! 👇
Saat massa aksi di Kediri (30 Agustus 2025) mulai membubarkan diri, seorang pria tak dikenal berpakaian hitam muncul dari barisan aksi dan berteriak agar massa melanjutkan aksi.
Selanjutnya, sebagian massa bergerak ke Gedung DPRD Kota Kediri. Tanpa penjagaan yang ketat, gedung tersebut kemudian dibakar dan dijarah. Kerusuhan terus meluas ke berbagai titik hingga larut malam.
Hasil penelusuran Komisi Pencarian Fakta menemukan provokator yang sama ternyata hadir di sidang Delpedro di PN Jakarta Pusat pada 23 Januari 2026.