Reminder jika kalian lupa kalau di tahun 2020 ada seorang youtuber bernama Ferdian Paleka, bikin konten prank sembako isi sampah ke transgender/boti/waria, u name it.
Dia jadi bahan hujatan netizen, jadi buron polisi, ditangkap, dibully, diplonco saat di dalam sel penjara.
Tapi coba lihat sekarang, seolah membenarkan diskriminasi terhadap minoritas. Kemana perginya akal sehat kalian 6 tahun lalu?
Benar untuk menerima perbedaan dan bukan penyimpangan, tapi apa yang membenarkan tindakan kekerasan yang kalian para "boti hunter" lakukan?
Gua yakin kalau Ferdian melakukan prank sampah hari ini, tidak ada dari kalian yang akan menyalahkannya, mungkin justru akan didukung.
Padahal ada isu yang lebih besar sedang terjadi dan butuh perhatian.
disiram air kencing, ditendang, dipukuli, ditelanjangi, transpuan juga manusia. ga ada satu alasanpun yang membenarkan tindakan kekerasan ke sesama manusia hanya karena identitas gender atau orientasi seksual. merasa berhak jadi polisi moral tapi moral lu aja gaada njing kesel gw
guys ini jahat bgt jujur aja, bukan karna gua mendukung lgbt, tp udah masalah pilihan hidup dan hak masing masing gasi? bawa bawa agama kalau dia ga punya agama gimana? agama apa yg mau jd landasan?
Giliran sama LGBT, kalian beringasnya minta ampun. Tapi begitu ada pemuka agama lecehin santri atau belasan laki-laki perkosa satu wanita, kalian mendadak bisu.
kejadian lama keulang lagi. lagu siapa yang punya, yang dikeluarin malah covernya :) sesusah itu kah ngehargain TXT sebagai artis aslinya?
gen ask, kalo udah kayak begini kasusnya siapa yg salah? panitia? atau agensi dc nya? :) capek bgt sumpah.