Obsesi kalian terhadap Arsenal sebenarnya malah membuatku tersanjung. Kalian mendoakan kehancuran kami karena klub kalian sendiri terlalu membosankan untuk dibicarakan.
Kami adalah tokoh utama dalam sepak bola, kalian semua hanyalah aktor pendukung dalam film dokumenter kami.
Terus kenapa lo gak sebut alasan Yordania menganeksasi Tepi Barat dan jadikan Istana Musim Dingin Kerajaan? Menyerap ±700.000 warga disana ke Yordania. Lo gak sebut kenapa Gaza di duduki Mesir dan beri penduduk disana All Palestine Government yg ironisnya gak diakui Mesir sendiri dan Yordania. Gak satupun negara-negara Arab mendukung tindakan Mesir dan Yordania. Saat itu tidak ada satupun @IDF di Tepi Barat dan Gaza, 1967 Israel merebut melalui perang defensif, lalu lu sebut penjajahan? 19 tahun kesempatan mendirikan FvckLessTeenAh ada di tangan Arab tapi mereka buang sendiri
Lo sebut Nakhba penderitaan FvckLessTeenAh, tapi lo gak sebut +850.000 Yahudi Mizrahi di purge saat Progrom Arab sehingga mereka lari ke Israel tinggal di tenda Ma'abarot tanpa UNRWA, tanpa hak untuk kembali, lalu dengan mudah ngatain orang cherry picking?
Hampir setengah populasi dari Yahudi Israel adalah Mizrahi bukan Askenazi Eropa. Mereka datang dari Yaman, Irak, Basra, Fez, dan kota-kota asal leluhur Arab jauh sebelum nama Arabia ada di peta
Ada orang sekolah S3 sambil jadi menteri/setingkatnya aja udah aneh.
Ada kampus yang nerima pejabat kaya gitu yang jelas-jelas gak akan mungkin bisa ngerjain tugas akademiknya sendiri, lebih aneh lagi.
Ada guru besar yang jadi pembimbing, ngelulusin orang yang kaya gitu apalagi, lebih-lebih aneh lagi.
Telinga langit di jantung Teheran.
Ini bukan film James Bond. Ini nyata. Mossad telah mengubah Iran menjadi "rumah kaca". Semua terlihat dari luar. Semua bisa disentuh dari dalam.
Puncaknya terjadi pada 2018. Agen Mossad membobol gudang rahasia di Shorabad, Teheran. Mereka membawa kabur setengah ton dokumen nuklir. Bayangkan. Lokasinya di tengah ibu kota. Penjagaannya ketat.
Tapi agen-agen itu punya waktu 6 jam 29 menit. Mereka menggunakan alat potong las bersuhu 2.000 derajat Celsius. Dokumen itu tidak difoto. Tapi diangkut fisik. Dibawa lewat jalur darat ke Azerbaijan. Iran baru sadar besok paginya. Itu tamparan keras. Sangat keras.
Lalu ada peristiwa Mohsen Fakhrizadeh. Bapak nuklir Iran. Dia tewas di jalanan Teheran pada 2020. Bukan oleh penembak jitu yang bersembunyi di semak-semak. Dia dibunuh oleh senapan mesin pintar.
Senjata itu dikendalikan lewat satelit. Dipasang di atas mobil pikap Nissan menggunakan kecerdasan buatan (AI). Senjata itu bisa mengenali wajah Fakhrizadeh. Istrinya yang duduk di sampingnya tidak terluka sedikit pun.
Setelah tugas selesai, mobil itu meledak sendiri. Bagaimana bisa senjata seberat satu ton masuk ke Iran? Mossad menyelundupkannya lewat potongan-potongan kecil. Selama berbulan-bulan. Tidak ada yang curiga.
Penyusupan ini masuk ke level yang menakutkan: IRGC (Islamic Revolutionary Guard Corps). Pasukan elit paling setia di Iran. Tapi loyalitas bisa dibeli. Atau dikhianati. Mantan Menteri Intelijen Iran, Ali Younesi, pernah mengakui hal ini. Dia bilang, pejabat tinggi Iran harus takut pada nyawa mereka sendiri.
Lihat kasus tewasnya Ismail Haniyeh di Teheran, Juli 2024 lalu. Dia tamu negara. Menginap di wisma milik IRGC. Kawasannya sangat rahasia. Logikanya, tidak ada rudal yang bisa menembus radar Teheran tanpa terdeteksi.
Maka muncul teori yang lebih masuk akal: Bom sudah ditanam di kamar itu. Bukan kemarin sore. Tapi dua bulan sebelumnya. Bagaimana mungkin bom bisa mengendap dua bulan di kamar VVIP tanpa ketahuan?
Jawabannya satu: Orang dalam. Mossad merekrut agen dari unit perlindungan "Ansar al-Mahdi". Itu unit elit IRGC. Mereka yang tahu jadwal. Mereka yang punya kunci akses.
Pasca rentetan kegagalan memalukan itu, Iran melakukan perombakan besar-besaran. Kini, sosok yang memegang kendali keamanan internal adalah Mohammad Kazemi. Dia Kepala Organisasi Intelijen IRGC yang baru, menggantikan Hossein Taeb yang dicopot.
Mossad tidak hanya mencuri data. Mereka merusak mental. Mereka membuat para pejabat Iran saling curiga. Siapa kawan, siapa lawan, tidak ada yang tahu. Teheran sedang bersih-bersih besar. Ratusan perwira diperiksa. Tapi terlambat. Mossad sudah punya peta saraf di sana.
Ah, tapi apakah benar Mossad sehebat itu?
Jawabannya:
Next 👇
Strategi Iran (3): cukup dengan ancaman, perusahaan asuransi yang bergerak
Kapal-kapal pengangkut minyak tidak lagi melewati Selat Hormuz.
Bukan karena Iran memasang ranjau di perairan. Bukan karena sebuah kapal tanker tertabrak. Tetapi karena Lloyd’s of London mengangkat telepon.
Penanggung risiko perang mulai membatalkan polis untuk transit selat beberapa jam setelah Operasi Epic Fury diluncurkan. Financial Times mengkonfirmasi premi melonjak 50 persen. Risiko perang dasar berada pada 0,25 persen dari nilai lambung kapal.
Untuk kapal tanker senilai seratus juta dolar, itu berarti 250.000 dolar per pelayaran. Pada tingkat eskalasi puncak, satu juta dolar per transit. Kapal-kapal yang terkait dengan kepentingan Amerika atau Israel menjadi tidak dapat diasuransikan sama sekali. Tidak ada harga. Tidak ada polis. Tidak ada pelayaran.
KHK Empress sedang memuat minyak mentah Oman menuju Basra ketika melakukan putar balik di tengah selat dan dialihkan ke India. Eagle Veracruz berhenti di jalur masuk barat membawa dua juta barel minyak mentah Saudi yang menuju China. Front Shanghai singgah di Sharjah dengan minyak mentah Irak yang ditujukan untuk Rotterdam.
Nippon Yusen memerintahkan seluruh armadanya untuk menghindari Hormuz. Yunani memberi tahu armada dagangnya untuk menilai kembali jalur pelayaran. Hapag-Lloyd menangguhkan semua transit.
Tidak satu pun dari mereka yang ditembaki. Setiap dari mereka menerima telepon yang sama.
Lebih dari lima puluh juta tahun yang lalu, lempeng Arab bertabrakan dengan lempeng Eurasia dan memampatkan Teluk Persia menjadi cekungan yang mengalir melalui satu penyempitan geologis selebar dua puluh satu mil. Dua puluh satu persen dari minyak bumi global. Dua puluh persen dari semua LNG yang diangkut melalui laut.
Seperlima dari pasokan energi peradaban industri dipaksa melalui kecelakaan tektonik yang lebih sempit daripada Selat Inggris, yang berbatasan di satu sisi dengan negara yang pemimpin tertingginya terbunuh kemarin pagi.
USS Abraham Lincoln membawa cukup rudal Tomahawk untuk menenggelamkan setiap kapal patroli IRGC dalam 48 jam. Operasi Praying Mantis melumpuhkan kekuatan angkatan laut operasional Iran dalam delapan jam pada tahun 1988. Armada Kelima telah melatih skenario ini selama beberapa dekade.
Namun semua itu tidak penting. Kapal induk tidak dapat memaksa penanggung asuransi untuk menulis ulang polis. Rudal Tomahawk tidak dapat menurunkan premi. Angkatan laut terkuat dalam sejarah manusia tidak dapat membuat sindikat Lloyd's memutuskan bahwa kapal tanker super besar (VLCC) yang melintasi perairan pesisir Iran merupakan risiko yang dapat diterima pada Sabtu sore ketika rudal mendarat di Dubai.
Goldman Sachs memperkirakan harga Brent bisa mencapai puncaknya pada 110 dolar per barel. JP Morgan memproyeksikan 120 hingga 130 dolar. Pada level tersebut, setiap maskapai penerbangan akan merugi. Setiap bank sentral menyaksikan tiga tahun perjuangan melawan inflasi kembali berkobar dalam semalam. Pipa bypass dari Arab Saudi dan UEA menangani sekitar tiga juta barel. Selat Hormuz menangani dua puluh juta barel. Perhitungannya tidak masuk akal.
Iran telah menemukan sesuatu yang belum ditemukan Pentagon.
Anda tidak perlu menutup selat. Anda hanya perlu membuatnya tidak dapat diasuransikan.
Translated from @shanaka86
Rugi kalau cuma baca twit singkat dari perjalanan epik yang dideskripsikan dengan begitu apik oleh Junghuhn.
Ini adalah catatan zaman yg sangat rinci, yg seolah membawa kita ke dalam kapsul waktu.
Silakan pesan bukunya sebelum kehabisan.
HC Rp245.000
SC Rp185.000
17/end
Pernah gak kepikiran jaman dulu sebelum era pesawat orang dari Belanda ke Jawa perjalanannya kayak gimana? Ada catatan cukup panjang dari Franz Junghuhn yg menuliskan pengalamannya naik kapal tahun 1835. Yuk kita bahas.
A thread
Tidak ada hal baru yang belum diketahui publik tentang Pak Prabowo. Lima kali Pemilu, dia diserang dan dikuliti -- bahkan oleh pihak-pihak yang dulu mendukung atau didukungnya.
PDIP, misalnya: pernah menyandingkannya dengan Megawati dalam Pilpres 2009, bahkan menyebutnya "Putra Terbaik Bangsa".
Atau PKS, partai pengusung Anies Baswedan saat ini: dua kali mengusung Prabowo dalam Pilpres 2014 dan 2019.
Anies sendiri pernah didukung Prabowo ketika maju menjadi Gubernur DKI. Saat itu, ia tak terdengar menyoal luas tanah yang dikuasakan negara pada Prabowo. Anies berubah menyerang Prabowo saat memiliki kepentingan lain. Seolah ia telah berubah jadi juru bicara masyarakat sipil yang paling gigih.
Tak ada hal baru tentang Prabowo. Sebaliknya, perlu lebih banyak sorotan terhadap mereka yang menggunakan teriakan keadilan rakyat cuma sebagai bahan permainan politik lima tahunan, lalu segera melupakannya saat kompetisi usai.
Atau saat kepentingan baru dimulai.
Menolak dicalonkan menjadi Sekjen PBB, Adam Malik kemudian terpilih menjadi Ketua Sidang Umum PBB. Berperan dalam meloloskan Republik Rakyat China menjadi anggota PBB.
https://t.co/fcxqM8YmYv
Kaesang Pangarep - Boston 2021
Saya mendapat kesempatan untuk menghadiri Boston Seafood Show 2021 bersama Mas Kaesang.
Ada insiden yang membekas di hati saya ketika kami serombongan mau boarding pulang ke Jakarta lewat Boston Logan Airport.
Sepinya massa saat anak nepo berkunjung ke Toraja membuka mata kita bahwa hasil survei tidak sesuai dengan yang ada di lapangan..
Sekarang lagi bergerak untuk bilang itu hoax dan fitnah..
Padahal sudah dibilang sama anak nepo kalau hoax dan fitnah tidak usah dipedulikan..
Bukti bahwa fakta ini menganggu strategi survei dan framing menang satu putaran..
Penambang seng yang terjebak selama 221 jam (9 hari) sedalam 190 meter di Bonghwa-gun, Gyeongsangbuk-do pada tahun 2022 menceritakan kisahnya.
Termasuk berterimakasih ke kopi sachet yang menyelamatkan nyawanya.
Mereka ngemilin 30 bungkus paket kopi sachet yang memiliki cukup kalori untuk bertahan hidup selama 9 hari.
Apa benar merk "culun" seperti Starbucks, L'oreal, Unilever, dll. menyumbang banyak untuk Israel?
Kenapa saya bilang merk culun? Ya karena memang culun, beda dengan merk-merk yang sebenarnya jauh lebih vital bagi Indonesia maupun Israel, tapi nggak ikutan diboikot 👇 -Thread-
ada 4 syarat Negara :
1. Penduduk
2. Wilayah
3. Pemerintah
4. hubungan dg negara lain.
Thn 1948,
Palestina cuma pny No 1.
Dia tdk pny No 2 (kalah berantem sama Israel) dan No 3 (msh diurus keroyokan Negara Arab yg lain)
Krn tdk ada nomor 3 maka tdk mungkin pny No 4
Kalo saya kasitau disini, nanti kalian malu 😪
Trus nanti kasian dia, takut dipecat karena udah bikin geger.
Mending kalian saling koordinasi di dalam dulu deh. Jangan langsung nyerang anak orang 🥰