Xabi Alonso — Chelsea
Mikel Arteta — Arsenal
Michael Carrick — Manchester United
Frank Lampard — Coventry
Kalau dipikir-pikir, cepet banget waktu berlalu. Keempat orang ini tumbuh di era yang sama. Medio 2000an, waktu Premier League lagi benar-benar berada di puncak popularitasnya. Gue, elu, hampir kita semua nontonin mereka main pas masih aktif dulu, dan sekarang mereka udah pada level up, pegang tim, jadi Manajer di tim-tim top Premier League.
Arteta murid langsungnya Guardiola. Alonso mulai dari tim cadangan Real Sociedad sebelum pegang Leverkusen dan nyaris bikin mereka tak terkalahkan sepanjang musim. Carrick langsung masuk coaching staff MU setelah pensiun, sempat jadi caretaker, keluar buat ngelatih Middlesbrough, dan akhirnya balik lagi ke Old Trafford sebagai Manajer. Lampard ini jalannya paling berliku, dari Chelsea ke Everton, ke Chelsea lagi, dipecat lagi, sampai akhirnya nemu jalan di Coventry untuk balik ke level atas lagi.
Beda semua caranya, tapi satu hal yang sama: mereka semua udah pada ngerasain tekanan di level tertinggi dari dalam lapangan. Dan mungkin itu yang bikin mereka lebih ngerti dari kebanyakan.
Dari keempat ini, siapa yang lo pikir bakal ninggalin jejak paling panjang sebagai manajer? 👇
#utdfocusid
Pemain muda Manchester United, Kai Rooney (16), tampil luar biasa dalam laga akademi akhir pekan ini melawan Blackburn Rovers.
Di babak pertama, Kai turun bersama tim U16s, dan langsung mendominasi dengan mencetak 2 gol sekaligus membukukan 2 assist. Ketika ia meninggalkan lapangan saat turun minum, United U16s unggul 5-2.
Belum cukup sampai di situ. Di babak kedua, ia naik level, langsung bergabung dengan tim U18s untuk laga berbeda, juga melawan Blackburn Rovers. Dan hasilnya? Gol lagi. 🎯
Gila ni bocah 😰
#utdfocusid
Karena MU abis menang, dan hari ini gue full senyum, gue mau bagi-bagi THR giveaway image IPhone 13 Pro 256gb buat salah satu dari lo yang ngeliat postingan ini, syaratnya cuma komen dan retweet aja, tambahin like juga boleh, gue umumin pemenangnya besok malam.
Semoga beruntung ❤️
Michael Carrick datang sebagai caretaker tanpa pemanasan.
Debut langsung vs Manchester City (peringkat 2), lanjut minggu berikutnya vs Arsenal (pemuncak klasemen). Dua tim teratas, dua lawan terberat, dalam dua minggu beruntun. Minim persiapan, minim adaptasi, semua serba mendadak.
Hasilnya? Dua kemenangan, 6 point. Remember the name: Michael Carrick! 👏❤️
#utdfocusid
Gol Timnas era STY dan Kluivert (WCQ only)
Era STY
Ragnar vs Arab (open play)
Haye vs China (throw in)
Ragnar vs Bahrain (open play)
Struick vs Bahrain (open play)
Marselino vs Arab (open play)
Marselino vs Arav (open play)
Era PK (Palkon)
Romeny vs Aussie (open play)
Romeny vs Bahrain (open play)
Romeny vs China (penalty)
Diks vs Arab (penalty)
Diks vs Arab (penalty)
Apa yang bisa kalian lihat?
Permintaan maaf saja ga cukup. Jujur aja.
Karena mengendarai mobil baja gitu, dengan kecapatan tinggi ke arah kerumunan itu sudah sangat2 ga masuk "akal sehat"
Bukti videonya jelas.
Ga mngkin itu masuk blindspot.
Gara-gara mereka seluruh SUporter Indonesia dilarang Away ama PSSi,
Dan malam ini mereka boleh away diacaranya PSSi.
Kimakkkkkk kimakkkkk….
Ra nduwe utek!!