This male sumatran orangutan is Raku: he got a wound on his right cheek. Scientists were surprised to spot him applying a medicinal plant on his face: akar kuning (Fibranaurea tinctoria), a type of climbing vine that acts as an analgesic.
After about 8 days he applied the chewed stems and leaves of the plant, the wound began to heal and in approximately a month he completely recovered.
This series of observations undoubtedly constitutes the conclusive proof of the level of ingenuity that these majestic animals have.
Masyarakat Malagufuk di Sorong, Papua Barat Daya, menjaga hutan adat sebagai "tam sini"—ibu kehidupan. Dengan kearifan lokal seperti egek, mereka melindungi habitat cenderawasih dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan, menolak ekspansi sawit demi kelestarian alam.
Di masa kolonial, pengetahuan lokal tentang tumbuh2an dikuasai banyak penduduk pribumi.
Merekalah yang dulu membantu para penjelajah dan saintis 'barat' mengenali tumbuh2an lokal.
Misalnya Mantri Oedam dari Kebun Raya Bogor, yg punya "phenomenal knowledge of plants".
CATATAN DI BIDANG PERTANIAN 🌾
Pertanian Indonesia tidak kekurangan visi. Yang kurang adalah keberpihakan. Petani bukan objek pembangunan. Mereka adalah subjek utama.
Mereka bukan “masalah yang harus diberdayakan,” tapi penyelamat negeri yang terlalu lama ditelantarkan.
Utas 🪢
🐝 Daily Quick Fact;
tau ga hal paling ngeri dari tawon dan berbeda dari lebah?
sengatan lebah itu cuma sekali, setelahnya sengatan lebah akan copot dan lebah mati. selesai masalah.
tapi tawon, dia bisa menyengat kita berkali-kali karna sengatannya ga copot.
dan salah satu sengatan tawon terkuat di asia tenggara adalah sengatan tawon vespa atau biasa dikenal dengan nama tawon ndas.
sengatan tawon vespa mengandung neurotoksin, histamin dan zat-zat yang dapat menghancurkan jaringan.
kalau ketemu sama mereka, apalagi dalam jumlah banyak, lebih baik menghindar, karena kalau dia menyerang bareng koloni, kemungkinan kita bisa mati sangat tinggi.
google galeri rahmat, medan.
semua satwa liar di galeri itu bukan replika. yep, beneran semuanya satwa liar asli yang diawetkan.
fyi, bahkan BRIN mengisi Animalium dengan hewan replika, bukan aslinya.
Mau cerita soal Topeng Monyet yang sebenernya uda dilarang tapi ternyata masih banyak di beberapa kota. Jadi salah satu program JAAN, adalah Indonesia Bebas Topeng Monyet, konsisten dalam rescue, rehabilitation and release.
Proses yg panjang dan gw kagum sama para relawannya.
Anggaran negara jeblok. Nerbangin drone di kawasan konservasi sekarang bayar 2 juta. Tapi pakai alasan agar satwa gak terganggu.
Jadi boleh ganggu satwa, asal bayar. Apalagi pakai alat berat seperti di Suaka Margasatwa Rawa Singkil ini.
17 SURAT CINTA
https://t.co/v4xInHDJyr
📢 INFORMASI LPS CALL FOR RESEARCH 2025📢
Halo peneliti muda Indonesia, LPS Call for Research 2025 resmi dibuka! 🚀✨
Tahun ini, LPS Call for Research mengangkat tema:
"Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dalam Meningkatkan Produktivitas dan Memperkuat Struktur Perekonomian"
LPS mengajak seluruh peneliti di Indonesia untuk berkontribusi nyata dalam membangun ekonomi Indonesia dan memberikan masukan kebijakan di sektor keuangan berbasis riset yang berkualitas.
🏆 Total hadiah ratusan juta rupiah!
Segera daftar dan jadilah bagian dari perubahan!
Klik link berikut untuk info selengkapnya ➡️ https://t.co/Sif94UoTql
#LPSIndonesia #lpscfr2025 #riset2025 #research2025 #CallForResearch #ResearchCommunity 🚀📖
Video ini menjelaskan dengan baik mengapa harimau tidak ada di kalimantan, namun ada beberapa tambahan yg ingin saya berikan mengenai keberadaan harimau di kalimantan...
Sebuah🧵 penjelasan paleontologi dan arkeologi.
Rilis orangutan bareng anak Fahutan be like...
😺 Dimi, itu ketapang kan ya? Terminalia catappa?
👩🏻 Iya mbak. Percabangannya plagiotrof, horisontal membentuk sudut 90 derajat
Sugar rush effect
Karena gula langsung dipecah trus menyebabkan dopamin booster (efek senang)
Lama kelamaan sistem saraf dan hormonal akan adaptasi dan toleransi.
Sehingga akhirnya kita butuh lebih banyak gula untuk memunculkan dopamin booster effect
Banyak tempat dengan toponim atau nama yangberasal dari nama0nama tumbuhan di Jakarta dan sekitarnya. Kebanyakan warga Jakarta sudah tidak mengenal jenis-jenis ini. Saya akan coba perkenalkan beberapa dalam utas berikut.