Meskipun terombang-ambing di lautan duka
Aku takkan menyerah, aku akan terus melangkah
Menuju masa depan yang lebih baik, bersama kasih Tuhan
Yang selalu menuntun dan memberi kekuatan.
Lagi mau up pu’isi hati
“Di Ujung Jurang”
Gelap menyelimuti jiwa, bagai malam tanpa rembulan
Luka di hati menganga, perih bagai disayat pedang
Terasa sendiri, jauh dari kasih Tuhan
Bayangan hitam menggoda, ajak melompat ke jurang keputusasaan
Aku ingin hidup, meski penuh dengan luka
Aku ingin mencintai, meski hati terasa hampa
Aku ingin berjuang, demi masa depan yang cerah
Demi keluarga tercinta, dan harapan yang tak pernah padam