@Ariodillahson Orang-orang sebelum ngejudge BACA DULU link yang udah dikasih kak rayhan, secara keseluruhan foto diatas gak mewakili bacaan seluruhnya, kalian seolah-olah jadi kayak nabi semua disini, pantesan indonesia tolol literasi nya
Bayangkan tinggal di gedung 45 lantai yang nggak pernah selesai dibangun.
Nggak ada lift. Nggak ada PLN. Nggak ada PDAM. Tiap hari harus naik-turun tangga puluhan lantai.
Tapi anehnya: lingkungannya tetap aman.
Ada warung, gym, gereja. Punya "RT" sendiri dan iuran bulanan.
Dari proyek mangkrak disulap jadi kampung vertikal oleh warga lokal.
Dulu saat masih jadi mahasiswa arsitektur, aku sempat mewawancarai Iwan Baan, fotografer Belanda yang bertahun-tahun mendokumentasikan gedung bernama TORRE DAVID ini.
Kisahnya mengubah caraku memandang desain.
A thread 🧵 by Narasi Visual
pernah ga, ada org main basket di lapangan umum dinyinyirin?
pernah ga, ada org main sepakbola/futsal di lapangan umum dinyinyirin?
pernah ga, ada orang lari di running track umum dinyinyirin?
yang dinyinyirin bukan olahraganya, tapi eksklusivitasnya.
finally, ada yang jelasin privacy terkait whatsapp username ini.
udah banyak yang nge-share tapi nggak detail jadi agak panik dikit (lol).
udah setup username belum?
Mbahkung Didik, tiap pagi setelah Subuh lari 7-10 km. Konsisten. Sejak 2017! 😲
Saya yg masih muda, sering kalah sama mager. Malu rasanya. Mbahkung ngajarin: Konsisten itu bukan soal umur, tapi tekad dan disiplin.
Semangat buat semua yg lagi bangun kebiasaan 🙌🏻
ini debunked alias terbantahkan ya gaes, perkara Tuhan itu sudh ada jauh sblm Alkitab masuk ke kebudayaan Nusantara, salah satuny tercatat pd prasasti Meunyè Tujôh (Minye Tujoh) pd tahun 1380~1839 M
Bukan:
Hate seeing people exercise.
Tapi:
Just hate seeing rich people.
Karena kalau yang diposting itu jogging keliling kompleks, lari CFD, atau futsal tiap Jumat, hampir gak ada yang ribut.
Orang bereaksi bukan karena aktivitasnya.
Tapi simbol yang ikut nempel di aktivitas itu.
Pilates.
Padel.
Membership jutaan.
Outfit olahraga belasan juta.
Brunch setelah workout.
Story estetik jam 10 pagi di hari kerja.
Olahraganya cuma 1 jam.
Lifestyle-nya yang dipamerin seharian.
Dan ketika sesuatu terasa seperti penanda kelas sosial, komentar sinis pasti lebih gampang muncul.
Lucunya, kalau besok pilates bisa dilakukan gratis di lapangan dekat rumah, kemungkinan besar separuh nyinyirnya langsung hilang.
Jadi masalahnya bukan exercise.
Tapi privilege yang kelihatan lewat exercise.
Mau hyrox, padel, tenis, lari, kalistenik, sepakbola, renang, sepeda dsb intinya tu olahraga rutin.
Membuat orang mager ke olahraga rutin itu sulit.
Mau dia abisin uangnya kek, itu uang dia. Bukan uangmu.
Jadi, daripada berdebat mending waktunya buat olahraga saja