TNI Untuk Perdamaian Dunia
Dalam pelaksanaan tugas patroli rutin di wilayah misi MONUSCO, Republik Demokratik Kongo, personel TNI Kontingen Garuda disambut hangat oleh masyarakat dan anak-anak setempat.
Mereka mengikuti rombongan TNI dengan penuh semangat dan keceriaan.
Momen sederhana ini menjadi bukti bahwa kehadiran TNI sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB diterima dengan baik oleh masyarakat.
Tugas kami bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga merajut persahabatan dan kemanusiaan.
#tniprima
#tnirakyatkuat
#indordb
Stephen Hawking was one of the longest-surviving ALS patients in history. He was diagnosed with amyotrophic lateral sclerosis (ALS), a degenerative disease that affects the nerves and muscles, when he was 21 years old. He was given only two years to live, but he defied the odds and lived for another 55 years.
10 Juli 2020 Papa T. Bob, pencipta lagu anak-anak, meninggal dunia. Awalnya dia menawarkan lagu rock, tetapi produser malah meminta lagu anak. Lagu-lagu anak ciptaannya laris di pasaran dan mengorbitkan banyak penyanyi anak.
https://t.co/Ltk6u1dNvn
Terima kasih informasinya. Pagi ini teman2 Satpol PP turun ke lapangan. Akan dilakukan pengawasan periodik memastikan tertib dan kondusivitas lapangan. Terima kasih teman2 @satpolppjakarta 😇🙏🏻
Terima kasih sudah menyampaikan informasinya.
Terkait laporan tersebut, sudah terdapat laporan serupa pada lokasi yang sama dengan nomor referensi IG260710ZPYN. Perkembangan laporan dapat dipantau melalui tautan berikut:
🔗 https://t.co/QoxOvETNz9
Untuk penyampaian laporan lainnya, Anda juga dapat menggunakan Aplikasi JAKI:
📱 Play Store: https://t.co/HvcART9n7w
📱 App Store: https://t.co/g130Zk8B2l
Terima kasih atas kepedulian Anda dalam menyampaikan informasi untuk Jakarta.
Sisi Lain dari Memaafkan yang Jarang Dibahas
Kita sering diajari bahwa memaafkan adalah puncak akhlak. Ayat demi ayat dikutip, hadis demi hadis dihafal, seolah orang yang tidak memaafkan adalah orang yang gagal secara spiritual. Tapi ada sisi yang jarang dibicarakan: memaafkan yang dipaksakan bisa menjadi bentuk penganiayaan baru, kali ini terhadap diri sendiri.
Islam memang menempatkan pemaafan sebagai keutamaan. Al-Qur’an menyebut orang-orang yang menahan amarah dan memaafkan manusia (QS Ali Imran: 134) sebagai golongan yang dicintai Allah. Tapi perhatikan susunannya. Menahan amarah disebut lebih dulu. Ini bukan perintah untuk berpura-pura tidak marah, melainkan pengakuan bahwa amarah itu ada, sah, dan boleh dirasakan.
Ada juga ayat yang lebih jarang dikutip, tentang balasan setimpal bagi yang dizalimi, dengan pengecualian bagi yang memilih memaafkan dan berdamai, yang pahalanya ditanggung Allah (QS Asy-Syura: 40). Kata kuncinya adalah pilihan.
Al-Qur’an membuka ruang untuk menuntut hak, dan menempatkan memaafkan sebagai opsi yang lebih utama, bukan kewajiban mutlak yang menghapus hak seseorang untuk merasa dirugikan.
Ini sejalan dengan apa yang dikenal sebagai decisional forgiveness versus emotional forgiveness. Seseorang bisa memutuskan untuk tidak membalas dendam, tanpa harus benar-benar merasa damai secara emosional.
Masalahnya, budaya religius kita sering mengaburkan dua hal ini. Orang dituntut memaafkan secara emosional, seketika, dan tuntas, padahal luka psikologis punya waktunya sendiri untuk sembuh. Memaksakan pemaafan emosional sebelum waktunya justru sering menghasilkan represi, bukan penyembuhan.
Ada tiga hal yang perlu diluruskan.
Pertama, memaafkan bukan berarti tidak mencintai diri sendiri. Justru cinta pada diri sendiri adalah yang memungkinkan pemaafan sejati terjadi, karena kita memaafkan dari posisi utuh, bukan dari posisi hancur yang terpaksa mengalah.
Memaafkan yang lahir dari rasa tidak berharga, dari keyakinan bahwa kita tidak pantas marah, bukan akhlak mulia. Itu luka yang dibungkus bahasa agama.
Kedua, memaafkan bukan tanda kelemahan, tapi juga bukan alat untuk membuktikan kekuatan pada orang lain. Begitu memaafkan dilakukan demi citra, agar dianggap lapang dada, ia berhenti menjadi ibadah dan berubah menjadi pertunjukan. Yang dituju bukan lagi Allah, tapi penilaian orang.
Ketiga, memaafkan tidak wajib bila memang belum menyelesaikan persoalan. Luka yang belum selesai, kemarahan yang belum tuntas diproses, adalah bagian dari perjalanan itu, bukan penyimpangan darinya. Memaksa diri memaafkan sebelum siap sama saja menutup luka dari luar sementara infeksinya masih di dalam.
Yang lebih sehat, baik secara syariat maupun secara psikologis, adalah menempatkan pemaafan sebagai proses, bukan status yang harus segera dicapai.
Marah boleh. Menuntut hak boleh. Berjarak dari orang yang menyakiti, bahkan setelah memaafkan, juga boleh. Sebab memaafkan menyangkut hati, sementara menjaga diri menyangkut akal sehat. Keduanya tidak saling meniadakan.
Pada akhirnya, pemaafan yang paling jujur bukan yang datang karena tekanan untuk terlihat baik, melainkan yang tumbuh ketika hati benar-benar sudah selesai dengan lukanya sendiri. Sampai saat itu tiba, tidak memaafkan bukan dosa. Itu kejujuran.
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Hai, Kak.
Apakah yang dimaksud adalah EFIN Orang Pribadi? Apabila Kakak sebelumnya sudah pernah melakukan Aktivasi EFIN, tetapi lupa EFIN-nya, maka Kakak dapat memilih beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu:
1. Permohonan lupa EFIN melalui email [email protected], silakan ikuti panduan pada laman berikut: https://t.co/0uWYqI1G6t.
2. Permohonan lupa EFIN melalui layanan Livechat di laman https://t.co/Msi890iUJf;
3. Permohonan lupa EFIN dengan menghubungi Call Center Kring Pajak di nomor 1500200; atau
4. Mengajukan permohonan lupa EFIN (cetak ulang EFIN) dengan datang langsung ke KPP atau KP2KP Terdekat atau Tempat Tertentu di Luar Kantor sesuai dengan kewenangannya.
Jika Kakak belum aktivasi EFIN, silakan sampaikan permohonan aktivasi EFIN terlebih dahulu ke KPP atau KP2KP Terdekat. Bagi NPWP Orang Pribadi, syarat dan ketentuan permohonan aktivasi EFIN bagi WP OP dapat dilihat di pasal 4 ayat (3) PER-06/PJ/2019.
Sebagai tambahan informasi, EFIN diperlukan untuk registrasi dan/atau ubah kata sandi akun DJP Online, misalkan untuk keperluan pelaporan SPT untuk Tahun Pajak 2024 dan Tahun sebelumnya. Untuk pelaporan SPT Tahun Pajak 2025 dan seterusnya, tidak memerlukan EFIN karena sudah menggunakan Coretax ya, Kak.
Tks*Paya
Turut berduka cita atas gugurnya personel Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah atas nama Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra, S.Sos., M.A.P., Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana, Ipda (Anumerta) Sumariyanto, saat bertugas menjalankan operasi penegakan hukum terhadap jaringan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Kepergianmu meninggalkan duka yang mendalam, namun pengabdianmu akan selalu hidup dalam setiap jejak tugas yang telah kau tunaikan. Terima kasih atas dedikasi, keberanian, dan ketulusan dalam menjaga keamanan serta melayani masyarakat.
Pohon hujan yang dimaksud di sini adalah trembesi, yang dalam dokumen-dokumen peninggalan Belanda di Jawa, sering disebut "regenboom" (regen: hujan, boom: pohon).
Yuk baca artikel saya Hikayat Pohon Hujan, sejarah tentang trembesi, di HISTORIA (premium, ya😁). Bagian pertama.
Indonesia Timur tidak pernah kehabisan cara untuk membuat kita terpukau. Bergeser sekitar 227 km dari Labuan Bajo, ada sudut Flores yang sedang menampilkan warna terbaiknya.
📹 : @/reza.alfrizi
Inilah pesona Sabana Mausui di musim hijau yang hadir selepas musim hujan, lanskap keindahan Ibu Pertiwi yang menyejukkan pikiran, hati, dan mata.
Seorang mantan pekerja di Karawang mengaku dana Jaminan Hari Tua (JHT) miliknya di BPJS Ketenagakerjaan tak kunjung cair meski sudah 9 bulan menunggu. Ia terkena PHK dan status kepesertaannya sudah dinonaktifkan perusahaan, namun sistem mencairkan dana terkunci karena proses split account dari pihak pembayar 10% wilayah Jepara yang belum selesai. Selama ini ia sudah berulang kali mendatangi Kantor Cabang Karawang, tapi hanya diminta menunggu tanpa pernah diberikan nomor tiket pengaduan resmi. Kini ia hamil 8 bulan dan dana JHT menjadi satu-satunya harapan untuk biaya persalinan.