Sebanyak 137 kepala dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Salah satunya, kepala dapur yang melayani makanan bergizi gratis (MBG) SMKN 6 Semarang, yang menyebabkan ratusan siswa keracunan hingga dilarikan ke rumah sakit.
https://t.co/Vh9sHbIBHz
[PERNYATAAN SIKAP]
Prabowo Harus Minta Maaf Sebut Wartawan Londo Ireng
Kami, kelompok organisasi jurnalis dan media, mengecam pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menabalkan jurnalis sebagai ‘Londo Ireng’.
-utas-
Dengan eksekutor seorang Kapten, dua orang Letnan Satu, dan seorang Sersan Satu sudah cukup menggambarkan adanya operasi terstruktur.
Kalo empat orang itu bergerakbdi luar struktur justru merusak nama baik institusi: INdomi TELor BUah jeRUK.
Disuruh pilih pemimpin yg cerdas dan memiliki rekam jejak yang baik, kalian pilih yang viral, gemoy, lucu dan joget-joget sambil tawarin makan gratis.
Sekarang yg terjadi, bahkan jika mati karena kelaparan pun dia tidak peduli, cukup dia mengatakan hanya sekian persen.
Kalian yg memilihnya dengan bercucuran air mata, kita semua yang rasakan akibatnya, apa kalian masih bisa joget?
Surat tulisan tangan itu menjadi saksi bisu tentang beratnya hidup yang harus ditanggung seorang anak berusia sepuluh tahun.
YBS, siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, NTT, menulis pesan perpisahan untuk ibunya, setelah keinginannya membeli buku dan pena tak bisa terpenuhi karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Kunjungi https://t.co/Ap3K2PUehD atau hotline Kementerian Kesehatan di 119 (ext 8) untuk mendapat pertolongan.
` #Ngada #Peristiwa #voice
Dua poster yang diterbitkan oleh Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PPIPNU) dan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), sama-sama di akun resmi mereka masing-masing.
PP IPNU mengajak seluruh kadernya untuk menyelenggarakan yasin-tahlil untuk Affan, menegaskan komitmennya untuk berjuang menegakkan demokrasi, dan memastikan hak-hak konstitusional rakyat agar dihormati.
Sementara GP Ansor menginstruksikan seluruh kadernya untuk beristigasah bersama serta mendukung sepenuhnya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dua poster yang membuat saya berpikir, bahwa kadang kita perlu untuk terus menjadi seorang pelajar, jangan cepet-cepet lulus.
Kalau sudah seperti ini rakyat harus lapor ke siapa? Polisi yang seharusnya melindungi dan mengayomi, malah melakukan tindak kekerasan yang sangat tidak perlu. Di mana para menteri yang saat ini kita butuhkan untuk bersuara? Dimana para anggota DPR yang seharusnya menemui rakyat?
Numpang tanya untuk orang-orang yang cuma mengutuk kekerasan dan penjarahan pasca kematian Affan tapi diam saat MK dijarah, konstitusi dibegal, bikin UU diam-diam, media dibungkam, kampus ditekan, pemberantasan korupsi dikorupsi, penguasa jejogedan, dll:
Kalian terbuat dari apa?
@kegblgnunfaedh Nih yg katanya mengayomi rakyat, tau2nya malah ketawa ketiwi disaat kondisi carut marut begini. Gws deh parcok. Bener2 dzalim banget lu pada.
Kekejaman polisi bukan hari ini saja terjadi. Keberingasannya seolah telah jadi tradisi. MANTRA BERBENAH merekam bagaimana institusi yang semestinya menjaga hukum justru jadi perusak hukum!
https://t.co/U0LWVyvlcw
ACC Sulawesi : Surat edaran tdk bisa jadi rujukan untuk menarik dana dari Dana Desa tanpa mekanisme anggaran resmi. Harus melalui Musyawarah Desa, dituangkan dalam RKPDes dan disahkan dlm APBDes Jika tidak, ini bisa tergolong pungutan liar
@kemendespdt
https://t.co/X8O8E8ts7C
ACC Sulawesi : kasus-kasus korupsi di sektor legislatif kerap luput dari perhatian karena menyangkut aktor-aktor politik yang memiliki kedekatan dengan kekuasaan daerah
https://t.co/6tqddvZLyw