Ada yang terlihat baik-baik saja. Tidak apdet di sosial media. Terlihat tidak pernah mengeluh. Diam-diam ia menyembunyikan hidup yang nyaris hancur. Diam-diam dia berusaha agar tetap hidup. Diam-diam dia menelan semua pahitnya sendirian dan berharap masih kuat satu hari lagi. Diam-diam, sendirian, sepi.
cuma mau bilang;
lebaran kali ini, jangan lupa memaafkan diri sendiri untuk setiap kegagalan, ekspektasi dan janji yang diingkari. seenggaknya kamu mencoba melakukan yang terbaik. intinya, Tuhan dan kamu tau itu, meskipun orang lain ngga memandang demikian.
Sekian cerita saya. Kemungkinan besar enggak ada hikmah yang bisa dipetik. Tapi, semoga kisahnya masih bisa dinikmati. Akhir kata, orang tua kita mungkin jauh dari sempurna. Tapi, kita juga banyak kurangnya. Saling mengerti, kita semua newbie di dunia ini. Dadah, mwah