Praktek MPLS Wajib Unggah Video Ancam Privasi Digital Siswa
• Banyak sekolah masih mewajibkan siswa baru (usia 12-13 tahun) mengunggah video perkenalan dan twibbon ke akun medsos publik demi promosi sekolah.
• Penyerahan identitas seperti nama lengkap, wajah, hingga lokasi sekolah secara terbuka berisiko tinggi memicu penipuan maupun stalking.
• Kontrol atas foto dan video pribadi hilang seketika saat diunggah ke medsos publik karena dapat direkam dan disebar ulang.
• Tugas perkenalan idealnya dihimpun via platform internal seperti Google Classroom atau grup tertutup, bukan kanal publik.
• Evaluasi metode MPLS sangat mendesak karena perlindungan data anak bawah umur adalah kewajiban mutlak.
• Penataan jejak digital sejak dini krusial demi mencegah risiko kejahatan siber di masa depan.
Hacker capek-capek phishing buat dapetin data orang,
Kita: "Nih kak, muka aku, nama aku, sekolah aku, upload sendiri, gratis pula"
Kerja sampingan yang menarik buatmu: Yuk kerjakan misi dengan benar!
Masukkan kode HAN1CA saat mendaftar akun Pintarnya supaya kamu dan aku dapat bonus reward setelah berhasil mengerjakan misi CariCuan! Yuk, cuan sekarang
https://t.co/4nM73KyUjz
@Hnirankara Ga akan lengser. Pendukung beliau banyak, kinerjanya jg bagus. Faktor apa yg bikin beliau dilengserkan oleh kalian para pembenci? Lu fans anis kah? Si org tolol yg pengen buka data pertahanan negara ke publik itu? 🤣🤣🤣
@mautauje@B4r4_Akb4r Diberi ilmu jg loh rakyat ini wkwk, ada yg namanya sekolah Rakyat, sekolah garuda jg sudah di bangun, belajar dlm keadaan lapar jg bikin susah mikir. Kolot amat pikiran lu wkwkw