Azafata: “Disculpe, ¿le importaría cambiar de asiento?”
Yo: “¿A dónde?”
Azafata: “A un asiento del medio, cuatro filas más atrás.”
Yo: “¿Un asiento del medio?”
Azafata: “Sí.”
Yo: “Yo pagué específicamente por este asiento de ventana.”
Azafata: “Lo entiendo. Es que el señor del otro lado del pasillo viaja con su hijo y quieren sentarse juntos.”
Miré al otro lado.
El niño tendría unos 12 años.
El padre me estaba mirando como si yo fuera el problema.
Yo: “¿Dónde está el asiento del padre?”
La azafata señaló hacia atrás.
Yo: “Entonces él no reservó un asiento al lado de su hijo.”
Azafata: “No.”
Yo: “Pero quiere que yo deje el asiento que sí reservé.”
Azafata: “Bueno, solo si no le importa.”
Yo: “¿Y su hijo ya tiene asiento aquí?”
Azafata: “Sí.”
Yo: “Entonces el problema no es que el niño esté solo.”
Azafata: “...”
Yo: “El problema es que el padre no quiso pagar o planificar bien.”
Azafata: “Entiendo.”
Yo: “Vale. Lo siento, pero me quedo con mi asiento.”
Azafata: “Por supuesto.”
Se fue.
A los pocos minutos vino el padre...
prabowo janji akan tindak tegas pelaku kebarakan:
- jika terbukti tindak secara hukum
- prabowo yakin indonesia mampu kendaliin dan atasi karhutla di kalimantan maupun provinsi lain
- keyakinan itu berkaca dari penanganan karhutla tahun tahun sebelumnya yang lebih parah tapi berhasil diatasi
Tadi pagi² diwasap salah satu direktur di kementrian.
Minta masukan ttg transformasi kehutanan.
Kujawab dengan pertanyaan singkat: Bisa atau tidak jika anggaran negara memfasilitasi prakondisi dan trust building agar masyarakat bersedia mengadopsi program?
Jawabannya: aduh, kalo memfasilitasi prakondisi dan trust building dlm waktu lama, anggaran negara sulit, Mas.
Jawaban itu saya respon dengan:
Kalau itu sulit, ya gak usah bermimpi utk transformasi pembangunan kehutanan. Program selama ini, kalau mau jujur kan banyak gagalnya.
Jadi, kalau melakukan hal yang sama, sama dan sama, jangan mengharapkan hasil yang berbeda.
Kalau melakukan hal yang biasa, biasa dan biasa saja, jangan mengharapkan hasil yang luar biasa.
Bareskrim Polri menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Basri Lewaimang (50), pengelola tempat hiburan malam HH Club, Planet 3.0 Pub & KTV Batam, Kepulauan Riau.
Tempat hiburan malam tersebut diduga menjadi tempat transaksi jual beli narkotika sebelum digerebek Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri pada Senin (10/8) dini hari.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 32 orang yang terdiri atas pengedar, penyuplai, dan pihak manajemen. Polisi juga menyita lebih dari 700 butir ekstasi dari berbagai merek serta uang lebih dari Rp 200 juta yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan Basri diketahui memiliki dua alamat tempat tinggal di Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Basri juga diduga memiliki sejumlah aset mewah, mulai dari kapal, kendaraan, rumah, ruko, hingga apartemen. Dalam kasus ini, Basri disangkakan dengan sejumlah pasal berlapis.
📸: Dok. Bareskrim Polri.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R073 | E164 | V160
#bicarafaktalewatberita #kumparan
TANGKAP ORANG INI🚨
Lu mau jadi ATEIS kek, LGBT kek terserah lu. Gak peduli awak, Tapi kalo lu udah main propaganda dan masuk diluar ruang lingkup lu. Ini yang awak tentang.
Ormas lintas agama harus turun Tangan sih menurut awak. Karna ini udah masuk pelecehan terhadap semua keyakinan.
analogi dari cara berpikir bapak ini
klu tak saya curi itu barang,kemungkinan orang lain yg mencuri.
bayangkan klu dia seorang dosen,berapa bnyak murid yg sesat pikir ulah dia.
begitulah ilmu klu tak dibarengi moral dan kredibilitas.
Susanah (38 tahun) asal Cileungsi, Bogor adalah buruh jahit kain perca dengan upah 700 rupiah/kg. Sehari rata-rata menjahit 20 kg kain alias menerima upah 14.000 rupiah.
Beliau bukan pengupas bawang dengan upah 700 ribu/kg. Semoga ekonomi keluarganya terus membaik.
Salah satu titik penggalangan donasi dan penyaluran bantuan darurat (sementara) untuk Flores.
@floresadotco adalah media independen berbasis di Labuan Bajo dan memiliki jaringan jurnalis dan kontributor di Pulau Flores.
ada bu susana upah kupas bawang 700 rb/kg.
ada yg bisa jelaskan secara rasional?
dari aspek mana masyarakat bisa merdeka,modelan presiden dpatnya segila itu.
Kenaikan harga pangan hanya satu bab dari perjalanan MBG di Batam.
Dalam pelaksanaannya, program ini juga menghadapi berbagai persoalan lain, mulai dari dugaan keracunan massal, temuan beling pada makanan, hingga pengelolaan limbah makanan oleh SPPG.
https://t.co/wGfGrBEM3F
Forum Masyarakat Indonesia di Australia (FMIA) siang ini nobar "Pesta Babi" di Melbourne.
Semalam film ini dianugerahi 2 penghargaan Udin Award dan Tasrif Award dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Organisasi profesi berumur 32 tahun.
Thanks semua 🙏🏽
https://t.co/fkFQdTQ8QY