Nah yaudah, kalo memang udah ngga ada ruang negosiasi, trus ngapain lu pada kecentilan datengin kampus ngaku-ngaku mau diskusi? Ya wajar lah kalo lu pada diusir. Karena mereka juga paham kalo lu cuma mau bela diri.
Cara pembayaran paling sulit di Indonesia adalah pembayaran pajak.
Cara pelaporan paling berbelit-belit di Indonesia adalah pelaporan pajak.
Dan sejak Januari 2025, Ditjen Pajak resmi menghapus semua sistem ruwet itu, lalu menggantinya dengan Coretax, yang sama ruwetnya.
Ajig nyambungnya dimari, pantesan ikut blusukan ternyata untuk "jualan" produk susu
Ikut Gibran Blusukan Uji Coba Makan Bergizi Gratis, Bos GOTO (Patrick Sugito Waluyo) Sebut Program Karya Anak Bangsa https://t.co/MHO9CA8Vss
Bagaimana Cara Tiongkok “Memperkosa” Dunia?
Negara Tiongkok yang dulu dikenal sebagai Negara Tirai Bambu, saat ini sudah berubah menjadi salah satu negara maju rival Amerika Serikat. Kemajuan yang saat ini diraih oleh Tiongkok tidak lepas dari ide-ide “gila” pemerintahnya. One Road One Belt atau bisa juga disebut dengan Belt and Road Initiative (BRI), atau yang dikenal juga sebagai Proyek Jalur Sutra Modern, merupakan salah satu mega proyek Tiongkok yang “gila” karena melebihi ekspektasi banyak negara.
BRI/OBOR adalah usaha monumental yang melibatkan pembangunan jalan raya, jalur kereta api, pelabuhan, dan pipa gas yang menghubungkan Asia, Eropa, dan Afrika, menciptakan jalinan yang lebih erat antara timur dan barat. Bayangkan sebuah dunia di mana jarak geografis bukan lagi penghalang, di mana barang dan jasa mengalir dengan leluasa dari satu benua ke benua lainnya, didukung oleh infrastruktur yang megah dan canggih.
Namun, di balik kemegahan dan janji kemakmuran, BRI juga membawa tantangan dan kontroversi. Ada pertanyaan tentang dampak lingkungan, keberlanjutan ekonomi, dan dinamika geopolitik yang berubah.
“Bagaimana Tiongkok akan menyeimbangkan kepentingan nasional dengan aspirasi global?”. “Bagaimana negara-negara yang dilalui oleh jalur ini akan beradaptasi dengan perubahan yang sangat mendasar ini?”.
Mari kita mulai perjalanan, menelusuri jejak proyek yang mungkin akan mengubah wajah dunia ini, menguraikan kompleksitas, dan melihat bagaimana masa depan bisa terbentuk dari rencana besar Tiongkok ini.
-Sebuah Esai-
Semarang gacor byanget. Tenan kota paling toleran.
Walikotane triple minority:
1. Katolik
2. Perempuan
3. Chinese
Unggul 61% versi quick count 🔥🔥🔥
Bangga banget cok warga Semarang joss. Biasane sing minoritas ngene kalahan mergo diserang isu agama 😭😭🙏🏻🙏🏻
naik 1% doang dari 11% ke PPN 12% kedengeran dikit?
yang biasa belanja 3jt/bulan:
naik 30rb = setara 3kg beras atau ongkos transport 3 hari 🚶♂️
kalau penghasilanmu gak naik artinya jumlah beras yang bisa terbeli berkurang. atau, ada alokasi pengeluaran lain harus dialihkan untuk beli beras 3kg.
yang biasa belanja 30jt/bulan:
naik 300rb = sekali brunch di cafe, posting story "Weekend mood" habis 300rb++ 📸
kalau penghasilanmu gak naik, sabar ya.. berkurang 1 story. pake stok foto lama aja biar tetep bisa update. 😅
sama-sama 1%, tapi buat si kecil lebih terasa banget dampaknya ke perut.
***
yang mapan cuma lewatin nongkrong estetik,
yang kecil kelewat buat beberapa kali makan.
@vianratulangi Salah, negara harusnya menjaga budaya nya, keberagaman justru dengan menjaga budaya dan agamanya. Jangan malah dengan alasan keberagaman terus mengikuti budaya agama lain
🌍✨ Asal-Usul Maarten Paes: Kisah Naturalisasi yang Menarik 🇮🇩⚽️
Kemarin, Maarten Paes resmi jadi WNI.
Namun hal uniknya adalah Paes tidak mempunyai darah Indonesia. Bagaimana bisa?
Apresiasi buat yg bantu Retweet & Like! #ThreadFaktaSepakbola
Thread 👇
Ave Neohistorian!
Dalam film 'Siksa Kubur' garapan Sineas ternama, Joko Anwar, kita menyaksikan eksistensi terowongan yang panjang nan gelap. Sejatinya, terowongan tersebut adalah peninggalan kolonial di bumi Pasundan yang bernama Terowongan Juliana.
Terowongan yang sudah tak digunakan itu terdapat di jalur rel kereta Banjar-Cijulang yang menghubungkan antara Stasiun Banjar di Kota Banjar dan Stasiun Cijulang di Pangandaran. Selain terowongan Juliana, terdapat pula terowongan lain yang diberi nama sesuai keluarga kerajaan Belanda di rute tersebut yakni terowongan Hendrik dan terowongan Willhelmina.
Terowongan Wilhelmina diambil dari nama Ratu Belanda keturunan Jerman, Wilhelmina Helena Pauline Maria von Oranien-Nassau. Ia terkenal karena di masanya, Pemerintah Kolonial menerapkan politik Etis dan di akhir hidupnya, ia harus menyaksikan Indonesia berjuang untuk merdeka dari Belanda.
Wilhelmina menikah dengan sepupunya yang juga berasal dari Jerman yakni Heinrich Wladimir Albrecht Ernst von Mecklenburg-Schwerin alias Pangeran Hendrik. Pernikahan mereka dikaruniai puteri tunggal yang kelak menggantikan Wilhelmina yakni Juliana Louise Emma Marie Wilhelmina yang mewakili Belanda dalam penyerahan kedaulatan Indonesia kepada RIS tanggal 27 Desember 1949.
Sesuai konteks zamannya, Terowongan dan rute kereta ini dibangun di era kekuasaan Wilhelmina pada awal abad 20 dimana ekonomi liberal digalakan dan tujuan pembangunan rute ini adalah demi menghubungkan akses ekonomi sekaligus pengembangan wilayah Priangan timur.
Penulis: Syifah Handayani
Editor: Ivan Fauzan
Referensi:
Gurnito Rakhmat Wirjokangko dkk. Sejarah Jalur Rel Kereta Api Banjar-Pangandaran-Cijulang 1916-2018. Direktorat Sejarah. Dirjen Kebudayaan kemendikbud, 2018
Suzanne Cornelisse. The Dutch Royal Family. De Bezige Bij, 1963