🟡 HAPPENING NOW: Police are cracking down on protests in Jakarta and other parts of Indonesia, where people are demanding the repeal of a controversial military law. In the capital, crowds have once again gathered outside the national parliament. Reports say officers have searched and disbanded street medics and damaged medical supplies. Water cannons were used against demonstrators.
Protesters also report that plainclothes intelligence agents are carrying firearms. Police have begun dispersing the crowd, arresting several people as tensions escalate. The law, passed behind closed doors, allows active-duty military officers to hold civilian posts across key state institutions.
#Indonesia police blocked and stopped several ambulances on their way to help protesters.
Stopping medical aid like this is a serious violation and should never happen in any situation.
UPDATE🚨🚨🚨
Polisi membubarkan demonstrasi tolak RUU TNI di depan DPR, Jakarta. Massa melawan dengan melempar petasan, batu, dan molotov.
Sementara polisi merespons dengan water cannon dan strategi maju perlahan. Situasi masih memanas di Jalan Gatot Subroto.
— to make (𝘎𝘺𝘶) feel my love 💌
a seventeen Mingyu birthday photobooth frame event
by @46CHZ
🗓️ snaplab : 4 - 17 April 2025
🗓️ photomatics: 15 - 21 April 2025
🛋️ hashtag: ♡ #To_make_GYU_feel_my_love ♡
kindly use the hashtag and mention me if you use the frame <3
Alasan fangirl harus aware dan kritis soal politik dan pemerintahan :
- Adanya konser bias lu kesini perlu regulasi pemerintah
- Export Import merch bias lu juga perlu regulasi pemerintah
- Pandangan artis/idol luar ke indo makin buruk karena pemerintahan lebih dikuasai aparat > bisa dicap negara konflik dan dirasa gak secure
- Hak tayang konten bias lu di segala platform bisa aja terancam, semakin dibatasi apalagi kalau mengandung unsur LGBTQ+ karena pemerintah gak suka
- Dari tahun ke tahun penjualan buku/merch export import makin direcokin sama oknum (contoh: peri+ udah gak boleh jualan buku lgbtq+)
- Harga tiket dan birokrasi makin dipersulit dari oknum ke oknum itu juga salah pemerintah
- Pungli dimana-mana, PPN naik, gak ada solusi
- Mau nonton konser ke luar negri? Juga bakal susah kalau masi kaya gini, lo liat aja sekarang gimana ketentuan passport dll
- Cari kerja susah > cari duit makin susah > makin minim kesempatan ketemu bias
- Kebebasan berekspresi dan berpendapat makin dipersulit karena pemerintah
Mungkin sekarang belum ngerasain, tapi bisa aja nanti ngerasain dan gak cuma lapisan bawah tapi yang paling atas juga bakal terdampak.
to my non-indonesian moots: today we are grieving over the death of the hardly-built reformation. the current gov rezime has expanded military authority in civilian domains and the legislative has ratified that evil regulation despite the civil protest.
simply put: we are fucked
rangkuman berita indo yang gua inget taun 2025 ini:
- presiden anti kritik, omon2, ketinggalan jaman
- mantan presiden kita finalis occrp
- wapres planga-plongo, jadi juri lomba AI pula
- korupsi dimana-mana (paling tinggi nyentuh 5,9 kuadrilliun)
- koruptor hukuman nya lemah dan beberapa bahkan menjabat lagi
- sistem meritokrasi bullshit
- PHK dimana-mana
- dana pendidikan dan kesehatan dipangkas, dana kementrian malah ditambah
- program MGB ga bergizi
- efisiensi bullshit (rapat di fairmont, minum equil, tunjangan jabatan kelas atas kaga dipangkas, celana dalem tni bayarnya pake uang pajak rakyat)
- RUU TNI udah disahkan bahkan belom dipublikasi draft akhirnya (kemarin2 sulit di akses kita yg digaslight)
- danantara macem judi
- coretax bermasalah
- rupiah melemah, IHSG turun, saham anjlok, investor kabur
- IKN mangkrak (pernah tutup sehari macem dufan)
- deforestasi semakin tinggi, ujan dikit langsung banjir
- subsidi dicabut, bansos 1 taun ke depan ditiadakan
- polisi pedofil, pembunuh, pemalak
- opresi militer di papua yang ga kunjung kelar
- banyak nya ormas dan pungli gajelas
- PPN naik 12% (walopun akhirnya gajadi karena demo)
🚨 PANGGILAN DARURAT! 🚨
📢 RUU TNI Diam-Diam Mau Disahkan!
📣 Desak DPR SEKARANG!
🔹 Banjiri media sosial mereka.
🔹 Serukan #TolakRUUTNI di semua platform.
🔹 Pantau dan ikuti aksi protes!
🚨 PANGGILAN DARURAT! 🚨
📢 RUU TNI Diam-Diam Mau Disahkan!
DPR berencana membawa RUU TNI ke rapat paripurna pada 20 Maret 2025, tinggal 2 hari lagi!
Jika ini lolos, kita akan menghadapi:
⚠️ Kembalinya Dwi Fungsi ABRI – Militer bakal masuk lagi ke jabatan sipil & BUMN.
⚠️ Ancaman Demokrasi & HAM – Ruang gerak masyarakat sipil makin dipersempit.
⚠️ Impunitas Militer – Pelanggaran HAM oleh TNI makin sulit diadili.
⚠️ Saingan Kerja Bertambah! – Perwira TNI bisa masuk ke sektor sipil & rebut lapangan kerja anak muda.
⏳ Kita cuma punya 48 jam untuk menghentikan ini!
📣 Desak DPR SEKARANG!
🔹 Banjiri media sosial mereka.
🔹 Serukan #TolakRUUTNI di semua platform.
🔹 Pantau dan ikuti aksi protes!
Makasih ya temen temen @KontraS kita jadi tau DPR rapat diem-diem di hotel mewah, sekarang gantian kami warga sipil yang yg jaga ✊
Yang mau mampir sokin kita tongkrongin dan sahur bareng yaaa #TolakRUUTNI
Call for International Attention!
This evening, @KontraS along with the Civil Society Coalition, expressed our strong objection to the continued discussion of the problematic and non-transparent revision of the TNI Law.
The TNI Bill contains problematic provisions that threaten democracy and human rights. Its revision risks undermining military professionalism and reviving the TNI’s Dual Function, allowing active military personnel to hold civilian positions—potentially leading to civilian exclusion, increased military dominance, and dual loyalty.
#TolakRUUTNI!
Members of KontraS and the Civil Society Coalition protested against the non-transparent discussion of the revision of the TNI Law, held at a luxury hotel, through the nonviolent invasion and speak-in method (method #170 and #177). #TolakRUUTNI