"Mengekang" tak akan menghasilkan kesetiaan. Pada akhirnya, waktu akan terus mempertemukan kita dengan jutaan mata dan ribuan uluran tangan. Orang-orang terus berdatangan. Justru, jadilah yang terbaik dan terpantas. Agar kemana pun dia pergi, kepadamu lah dia selalu kembali.
Jika banyak yang datang tapi tak kunjung tinggal; banyak yang menepi tapi memilih pergi lagi, cobalah mulai tanyakan kepada dirimu sendiri.
Kenapa orang-orang merasa tidak nyaman untuk menjadikanmu tempat satu-satunya untuk pulang?
Kamu urus dulu egomu, barulah ajak diskusi. Jika egomu saja gagal kau hadapi, bagaimana mungkin kamu mampu menghadapi ego dari orang lain? Sekalipun dihatimu dirinya hidup~