Sesakit apapun cobaannya
Sesakit apapun penderitaannya
Bahkan berkali-kali kekecewaan yang kamu terima saat ini, Tugasmu hanya satu
bagaimana melanjutkan sisa hidup.
Tuhan, apa lagi yang ingin kau ambil dariku,
Harta, orangtua, pekerjaan, bahkan nama yang sering kuselipkan dalam doa telah pergi begitu saja, entah kebahagiaan apa yang tengah kau siapkan, sehingga prosesnya kadang membuat ku menangis di saat sujud.
Selesaikan dulu masa lalumu sebelum ikrar itu diucapkan , sebab Yang lebih buruk dari perceraian adalah rumah tangga yang berjalan seolah-olah baik, padahal di dalamnya terdapat hati yang mati.
Puncak kesabaran yaitu ketika kamu terdiam sedangkan dalam hatimu ada luka yang berbicara, dan puncak dari kekuatan yaitu ketika kamu bisa tersenyum sedang di matamu ada seribu air mata.